Showing posts with label Social. Show all posts
Showing posts with label Social. Show all posts

May 07, 2012

May 07, 2012

Kesehatan : Urine berwarna kuning ?

Warna air kencing yang normal adalah kuning cerah, warna ini disebabkan oleh karena zat yang bernama Bilirubin, apabila kencing berwarna kuning tua seperti air teh, harus dicurigai adanya gangguan pada metabolisme bilirubin tadi. Keadaan ini disebut sebagai Jaundice / Ikterus yaitu keadaan dimana kadar bilirubin didalam darah meningkat melebihi kadar normal. Kondisi ini ditandai dengan warna kulit yang menguning, putih mata (Sclera) menguning, dan kencing berwarna coklat tadi. Bisa juga kencing berwarna seperti teh padahal minum air putih banyak, biasanya keadaan ini terjadi akibat mengonsumsi zat karoten berlebihan (zat ini paling banyak terkandung dalam buah tomat dan wortel), kulit juga bisa menguning tetapi untuk membedakannya dengan ikterus bisa dengan melihat putih matanya (sclera), karena putih matanya tetap putih. Warna kuning agak tua bisa juga diakibatkan meminum vitamin B kompleks, tetapi kuningnya agak terang dan muda dibandingkan ikterus.

Apakah ikterus ini sama dengan penyakit kuning yang sering disebut masyarakat itu ?
Memang yang dimaksud sakit kuning yaitu ikterus tadi (penyakit pada organ hati atau sakit liver ). Sedangkan menurut opini masyarakat, sakit liver adalah penyakit hati yang sudah berat atau tingkat akhir.

Kadar bilirubin yang meningkat dapat disebabkan oleh karena produksi yang meningkat (pada keadaan dimana pemecahan sel darah merah/erytrocite yang berlebihan), adanya gangguan fungsi hati, dan gangguan pengeluaran bilirubin. Penyebab paling banyak adalah gangguan fungsi hati contohnya Hepatitis, Sirosis hati, Perlemakan hati, Kanker hati, dan gangguan lainnya. Penyebab lainnya adalah sumbatan pada saluran empedu (bisa oleh batu atau tumor), sehingga bilirubin tidak bisa keluar dan mengakibatkan kadar bilirubin meningkat.
Hepatitis adalah penyebab terbanyak ikterus/jaundice. Hepatitis sendiri adalah keadaan peradangan pada hati yang dapat disebabkan oleh berbagai hal. Misalnya infeksi virus, keracunan obat, dan alkohol. Peradangan ini membuat fungsi hati menurun dan salah satu akibatnya adalah jaundice.

Gejala Hepatitis meliputi :

Mual sampai muntah, lemah -lesu, dan kadang kadang ada demam, penurunan nafsu makan, terasa nyeri di ulu hati kanan atas, juga gejala yang telah disebutkan diatas tadi yaitu warna kencing yang seperti teh, kulit dan putih mata kuning tadi.

Tetapi pada keadaan tertentu hepatitis tidak disertai jaundice atau gejala diatas tadi, ini lebih berbahaya karena sukar untuk mengetahui gejalanya.

Untuk memastikan dapat diperiksakan kadar bilirubin, tes fungsi hati ( SGOT/SGPT ), dan pada keadaan tertentu diperlukan pemeriksaan USG.
Pengobatan pada hepatitis ditujukan untuk memulihkan fungsi hati yang terganggu. Jadi penderita sebaiknya menjaga kondisi badannya agar tidak terlampau letih, makan teratur, istirahat cukup agar daya tahan tubuh cukup kuat untuk mencegah infeksi oleh virus. Beberapa obat yang sering digunakan adalah Hepasil, Curcuma, Hp Pro, Methicol, Lesichol, dll.

Info tambahan :

Mungkin sebagian dari kita tidak pernah memperhatikan jika tubuh kita ternyata memiliki zat perwarna, pada air kencing misalnya. Pernahkah sejenak terlintas dibenak kita kenapa air kencing kita berwarna kuning ?. Sebagian besar dari kita pasti tidak mengetahuinya...
Mari sama – sama kita belajar, kita ungkap rahasia kebesaranNya dibalik air kencing kita.


Menurut teori Ibnu Sina (dokter dalam sejarah islam):
Pencernaan berawal dari mulut,gaster (lambung), usus halus, usus besar. Dengan bantuan enzim makanan dicerna didalam lambung, menjadi sari2 makanan dan sisanya dibuang melalaui usus besar. Makanan yang menjadi sari makanan diedarkan oleh darah keseluruh tubuh.Sedangkan sisanya tidak langsung dibuang tapi disaring dulu melalui ginjal.


Tau kah anda darah mengandung banyak nutrisi penting yang berguna untuk tubuh, yaitu ;
- Darah, yang merupakan nutrisi untuk otak
- Kahak, nutrisi untuk otak dan sendi berrfungsi sebagai pelumas
- Empedu kuning, nutrisi untuk paru2
- Empedu hitam , nutrisi untuk limpa dan tulang


Di dalam ginjal inilah proses pewarnaan terjadi, mengapa begitu?.


Nutrisi darah yang berupa empedu kuning akan banyak tersaring dalam ginjal. Setelah penyaringan, darah yang bersih diedarkan ketubuh sedangkan sisanya dibuang berupa air kencing. Maka dari itu kencing kita berwarna kuning.


Demikan sekedar ilmu, semoga bermanfaat...

Sumber : Satu, Dua

June 11, 2009

June 11, 2009

Menerima Apa Adanya

Ketika check email tadi, ada email yang berkesan dan layak untuk di-share.
Silahkan dibaca.

Menerima Pendamping Apa Adanya

By : Unknown

Kiriman: Made Dewi

Menerima pendamping apa adanya dengan tidak berharap terlalu banyak, merupakan bekal untuk mencapai kemesraan dan keharmonisan dalam hidup berumah-tangga. Sebagai umat manusia yang dianugerahi, kita memang perlu menyeimbangkan harapan. Tak salah kita berdoa memohon pasangan yang sempurna, tetapi pada saat yang sama kita juga harus melapangkan dada untuk menerima kekurangan. Kita boleh memancangkan harapan, tapi kita juga perlu bertanya apa yang sudah kita persiapkan agar layak mendampingi pasangan idaman. Ini bukan berarti kita tidak boleh mempunyai keinginan untuk memperbaiki kehidupan kita, rumah tangga kita, serta pasangan kita. Akan tetapi, semakin besar harapan kita dalam pernikahan semakin sulit kita mencapai kebahagiaan dan kemesraan. Sebaliknya, semakin tinggi komitmen pernikahan kita (marital commitment) akan semakin lebar jalan yang terbentang untuk memperoleh kebahagian dan kepuasan.

Apa bedanya harapan dan komitmen?

Apa pula pengaruhnya terhadap keutuhan rumah tangga kita? Harapan terhadap perkawinan menunjukkan apa yang ingin kita dapatkan dalam perkawinan. Bila kita memiliki harapan perkawinan yang sangat besar, sulit bagi kita untuk menerima pasangan apa adanya. Kita akan selalu melihat dia penuh kekurangan.

Jika kita menikah karena terpesona oleh kecantikannya, kita akan segera kehilangan kemesraan sehingga tidak bisa berlemah lembut begitu istri kita sudah tidak memikat lagi. Betapa cepat dan berlalu dan betapa besar nestapa yang harus ditanggung.

Sementara itu, komitmen perkawinan lebih menunjukkan rumah tangga seperti apa yang ingin kita bangun. Kerelaan untuk menerima kekurangan, termasuk mengikhlaskan hati menerima kekurangannya membuat kita lebih mudah mensyukuri perkawinan.

Orang yang melapangkan hati untuk menerima perbedaan, cenderung akan menemukan banyak kesamaan. Perbedaan itu bukan lantas tidak ada, tetapi kesediaan untuk menerima perbedaan membuat kita mudah untuk melihat kesamaan dan kebaikannya.

Sebaliknya, kita akan merasa tidak nyaman berhubungan dengan orang lain, tidak terkecuali pendamping hidup kita, bila kita sibuk mempersoalkan perbedaan. Apalagi jika kita sering menyebut-nyebutnya, semakin terasa perbedaan itu dan semakin tidak nyaman membina hubungan dengannya. Semoga Tuhan melindungi kita dari mempersoalkan perbedaan tanpa mengilmui. Semoga Tuhan menjauhkan kita dari kesibukan yang menghancurkan. Semoga Tuhan pula kelak mengukuhkan ikatan perasaan di antara kita dengan kasih sayang, ketulusan, dan kerelaan menerima perbedaan. Sesungguhnya telah berlalu sebelum kita yang sibuk mempersoalkan perbedaan dan memperdebatkan hal-hal yang menjadi rahasia Allah. Nah, jika mempersoalkan perbedaan, menyebut-nyebutnya, dan mengeluhkannya akan membuat hubungan renggang, mengapa tidak melapangkan hati untuk menerimanya?

Sesungguhnya menerima perbedaan akan menumbuhkan kasih sayang dan kemesraan yang hangat. Ada perasaan mengharukan yang sekaligus membahagiakan jika kita memberikan untuknya apa yang ia sukai. Untuk itu, ada tiga hal yang perlu kita pahami agar ia mempercayai ketulusan kita.

Pertama, berikanlah perhatian yang hangat kepadanya. Besarnya perhatian membuat dia merasa kita sayang dan kita cintai.

Kedua terimalah ia tanpa syarat. Penerimaan tanpa syarat menunjukkan bahwa kita mencintainya dengan tulus. Tidak mungkin menerima dia apa adanya jika kita tidak memiliki ketulusan cinta dan kebersihan niat.

Ketiga, ungkapkanlah dengan kata-kata yang tepat. Berkaitan dengan ungkapan ini, ada sebuah tips yakni terminologi "aku" dan kamu". Saat kita mendapatkan bahwa masakan yang dibuat pasangan kita keasinan misalnya, maka gunakanlah kata ganti "aku." "Aku lebih suka kalau sayurnya lebih manis, sayang."

Tapi saat kita mendapatkan suatu kelebihan pada diri pasangan, ia sukses menggoreng telor dadar misalnya (biasanya ia menggoreng berkerak), maka kita gunakan kata ganti "kamu." "Kamu memang pintar, istriku."

Kita gunakan kata "aku" untuk sesuatu yang sifatnya negatif dan "kamu" untuk sesuatu yang sifatnya positif untuk semua hal.

Tampaknya memang benar, karena penggunaan kata ganti "kamu" untuk sebuah kesalahan yang telah dilakukan oleh pasangan kita cenderung menyaran pada arti memvonis lebih2 memosisikan pasangan kita sebagai tertuduh.

Dalam perspektif pragmatik (linguistik) , terminologi ini merupakan sebuah upaya penggunaan "kesopanan" dengan tetap mempertahankan "kerja sama." Dengan tujuan agar tidak terjadi konflik pada keduanya.

Berangkat dari petunjuk Tuhan ini tidak layak bagi kita untuk sibuk mempersoalkan kekurangan ataupun kesalahan, apalagi kekurangan yang sulit dihilangkan, sepanjang ia tidak melakukan kekejian yang nyata. Betapa pun banyak yang tidak kita sukai darinya, kemesraan dengannya tak akan pudar jika kita mencoba untuk berbaik sangka kepada Tuhan, barangkali di balik itu Tuhan berikan kebaikan yang sangat besar. Sebaliknya, sesedikit apa pun keburukannya, bila kita sibuk menyebut-nyebut dan mengingatnya, akan sangat memberatkan jiwa. Dampak selanjutnya tidak hanya bagi hubungan suami istri, tetapi merembet pada hubungan kita dan si kecil.

Terimalah ia apa adanya. Terimalah kekurangannya dengan keikhlasan hati maka akan kita temukan cinta yang bersemi indah. Sesudahnya berupaya memperbaiki dan bukan menuntut untuk sempurna.

Bukankah kita sendiri mempunyai kekurangan, mengapa kita sibuk menuntut istri untuk sempurna? Ada amanat yang harus kita emban ketika kita menikah. Ada ruang untuk saling berbagi. Ada ruang untuk saling memperbaiki. Dan bukan saling mengeluhkan, apalagi menyebut-nyebut kekurangan.

Pahamilah kekhilafannya agar ia merasa ringan dalam memperbaiki, meski bukan berarti kita lantas membiarkan kesalahan. Berikanlah dukungan dan kehangatan kepadanya sehingga ia berbesar hati menghadapi tantangan-tantangan yang ada di depan.

Tunjukkanlah bahwa kita memang sangat menghargainya, menerimanya dengan tulus, mau mengerti dan bersemangat mendampinginya. Disini memang tidak hanya membahas seputar keikhlasan menerima pasangan kita apa adanya. Namun tampaknya memandang masalah yang remeh temeh ini dalam beberapa hal telah menjadi batu karang yang cukup terjal yang kemudian melahirkan benih-benih konflik dan alih-alih perceraian.

Pada bagian akhir ini, menjelaskan bagaimana upaya belajar itu tidak sebatas menerima apa adanya, tetapi juga diikuti dengan belajar mendengar dengan sepenuh hati. Karena tidak jarang kita bukan tidak paham jawaban yang sesungguhnya diinginkan di balik pertanyaan pasangan. Cukup banyak hal sepele yang tampaknya kita anggap telah kita berikan tetapi ternyata hal itu jauh meleset dari dugaan. Kita bukan mendengar pasangan tetapi mendengar diri sendiri. Kta bukan memberi solusi tapi malah menambah materi. Kita bukan memberi jalan keluar malah menghakimi. Kita bukan memberikan jawaban, tetapi malah memberikan pertanyaan. Kita bukan meringankan tetapi malah memberatkan. Benarkan?

Kekayaan itu ada di jiwa. Dan keping kekayaan itu dimulai dari ketulusan menerima. Dengan kekayaan jiwa kita akan lebih mudah memberikan empati, lebih mudah untuk memahami, lebih mudah untuk berbagi dan lebih mudah mendengar dengan sepenuh hati.

Hari ini, ketika kita bermimpi tentang sebuah pernikahan yang romantis sementara ikatan batin di antara kita dan pasangan begitu rapuh, sudahkah kita berterima kasih kepadanya? Sudahkah kita meminta maaf atas kesalahan kesalahan kita? Jika belum, mulailah dengan meminta maaf atas kesalahan-kesalahan kita dan ungkapkan sebuah panggilan "sayang" untuknya. Mulailah dari yang paling mudah, "kalimat/kata " yang paling remeh atau kecil sekalipun. Mulailah dari yang paling kecil, "Little things mean a lot" Agar cinta bersemi dalam keluarga kita, agar cinta senantiasa berbunga dalam kehidupan kita.

June 09, 2009

June 09, 2009

Ilmiah, Perlu Kamu Ketahui

Terungkap, 10 Misteri pada Tubuh

Di sekitar kita terdapat banyak misteri yang menyangkut tubuh kita. Misalnya, kenapa ya kita ikut menguap ketika teman menguap? Atau, mengapa kita bisa merinding? Selama ini kita menerimanya saja, karena menganggap hal ini adalah banyak hal yang diciptakan Tuhan untuk kita. Ternyata, semua ini ada penjelasan ilmiahnya. Anda ingin tahu? Simak jawabannya berikut ini.

Mengapa kita cegukan?

Kelebihan makan, alkohol, rasa senang, atau stres, dapat menstimulasi saraf phrenic, yang mengontrol diafragma (lapisan otot yang mengontrol pernafasan). Diafragma ini lalu berkontraksi. Pada waktu yang sama, glotis (bagian dari pangkal tenggorokan dimana terdapat pita suara) menutup sehingga menutupi jalannya udara, demikian menurut Patricia Raymond, M.D., gastroenterologist di Chesapeake, Virginia. Saat itulah terjadi cegukan setiap beberapa detik. Cegukan yang normal terjadi beberapa menit saja, namun dalam kasus lain juga lebih lama. Cara mengatasinya antara lain dengan menahan napas sambil menelan ludah, atau bernafas di dalam kantong kertas.

Mengapa beberapa orang memiliki gigi yang sangat putih?

Seperti juga warna mata dan rambut, warna alami dari gigi diwariskan dari orangtua. "Beberapa orang memiliki enamel -lapisan tipis pada permukaan gigi- yang sangat putih, sementara enamel orang lain memiliki warna yang lebih kuning," ujar Richard Price, juru bicara American Dental Association. Mengonsumsi obat-obatan antibiotik seperti tetracycline atau amoxicillin sewaktu kecil juga mempengaruhi proses pengapuran yang menyebabkan perusakan warna. Beberapa jenis makanan tertentu juga menggelapkan gigi. Kopi, teh, cola, dan red wine adalah beberapa di antaranya. Jika hal ini yang terjadi, Anda harus menggunakan produk pemutih gigi atau menjalani perawatan tertentu.

Mengapa menguap itu menular?

Sebuah studi yang dipublikasikan dalam edisi terakhir jurnal Cognitive Brain Research menyatakan bahwa jika Anda menguap karena ketularan orang yang ada di dekat Anda sebenarnya merupakan bentuk empati Anda padanya. Hal ini sama dengan jika Anda tertawa, dan teman Anda ikut tertawa. “Menguap tidak hanya dipicu karena melihat seseorang menguap, tetapi juga karena mendengar, membaca, atau bahkan hanya karena berpikir tentang menguap," kata Steven Platek, Ph.D., profesor psikologi di Drexel University, Philadelphia, yang memimpin studi tersebut. Platek dan timnya meyakini bahwa ketularan menguap merupakan cara primitif dalam mengekspresikan perasaan orang lain terhadap diri kita.

Mengapa kepala kita pusing ketika meminum es?

Pusing terjadi ketika saraf pada langit-langit mulut distimulasi secara besar-besaran oleh makanan atau minuman dingin. Saraf-sarafnya memang ada pada mulut, namun pusat saraf ada di otak, sehingga di situlah Anda merasa ngilu. Lalu mengapa orang merasakan sakit di satu tempat, padahal stimulusnya di tempat lain? Seymour Diamond, M.D., executive chairperson dari National Headache Foundation, mengatakan, "Makan atau menyesap minuman dengan lambat tampaknya mengurangi efek dingin. Begitu mulai pusing, cara tercepat untuk menghilangkannya adalah minum sesuatu yang hangat."

Apakah wortel memang baik untuk mata?

Menurut Michael F. Marmor, seorang profesor ophthalmology di Stanford University School of Medicine, wortel dan semua makanan yang mengandung vitamin A memang baik untuk mata. Misalnya sayuran berwarna merah, kuning, oranye, dan hijau, termasuk ketela, mangga, dan pepaya, serta telur dan liver. Tubuh menggunakan vitamin A untuk mendukung sel saraf di dalam retina yang membantu memelihara penglihatan yang normal. Orang yang kekurangan vitamin A umumnya mengalami problem penglihatan, seperti rabun senja.

Mengapa ada kotoran di dalam telinga?

Membersihkan telinga dilakukan untuk mencegah benda asing masuk ke dalam saluran telinga. Kotoran telinga diproduksi oleh kelenjar-kelenjar di telinga bagian luar untuk melindungi telinga bagian dalam dari infeksi. Substansi yang lengket ini justru mencegah debu, kotoran, atau serangga masuk ke dalam telinga. Telinga dapat membersihkan diri sendiri. Kotoran itu akan bergerak perlahan ke atas dan keluar dari telinga, mengering, lalu rontok, atau tercuci ketika Anda keramas. Jika Anda mandi, bersihkan saja bagian luar telinga. "Saluran telinga itu seperti jalan buntu," kata Andrew Cheng, M.D., seorang spesialis THT di Manhattan Eye, Ear and Throat Hospital. "Membersihkan kotoran dengan cotton bud hanya membuat kotoran lebih masuk ke dalam." Anda juga bisa menggores saluran telinga, atau membocorkan gendang telinga.

Mengapa kita bisa merinding?

Merinding terjadi saat kita kedinginan, atau ketakutan. Ketika kita kedinginan, otot-otot di sekitar pori-pori berkontraksi, menyebabkan bulu tangan berdiri untuk menciptakan lapisan pengasingan, demikian menurut Richard Potts, Ph.D., anthropolog dan direktur Human Origins Program di Smithsonian Institution’s National Museum of Natural History, Washington, D.C. Semua mamalia juga mengalami hal ini. Namun, "Manusia tidak memiliki cukup banyak bulu tubuh untuk merespons; hal itu merupakan sesuatu yang tertinggal saat kita mengenakan mantel yang berbulu," paparnya. Potts dan timnya berteori, bahwa berabad-abad yang lalu, ketika rambut pada nenek moyang kita cukup banyak, mereka tampak jauh lebih menakutkan. "Binatang buas pun akan mundur untuk mencari mangsa yang tidak begitu menakutkan," lanjutnya.

Mengapa remaja senang bangun siang? (it's most important for teenagers)

Hal ini bukan disebabkan mereka malas. Saat masih kecil, melatonin -hormon yang mengatur siklus tidur-bangun- dikeluarkan kelenjar pada sore hari. Memasuki masa puber (dari usia 10-14 tahun), hormon melatonin dilepaskan lebih lambat, sekitar pukul 21.00-22.00. "Shift ini sering membuat remaja tidak mampu tertidur sebelum pukul 23.00," ujar pakar tidur remaja, Mary A. Carskadon, Ph.D., yang juga direktur Bradley Hospital Sleep and Chronobiology Research Laboratory, di Providence. “Karena remaja masih butuh tidur sembilan jam atau lebih, mereka berusaha 'membayar' waktu tidur yang terbuang malam sebelumnya dengan tidur sampai siang."

Mengapa tangan dan kaki kita sering dingin?

“Saraf-saraf yang mengontrol aliran darah ke tangan dan kaki lebih sensitif pada wanita daripada pria," jelas Mark Eskandari, M.D., ahli bedah vaskuler di Northwestern Memorial Hospital, Chicago. “Jadi begitu suhu turun, pembuluh darah mengkerut, membuat aliran darah lebih pelan." Wanita juga memiliki tekanan darah lebih rendah daripada pria. Ketika Anda kedinginan atau stres, dan tekanan darah menurun, darah diarahkan ke jantung, menjauh dari tangan dan kaki.

Mengapa sendi bisa retak?

Ketika Anda meregangkan sendi dengan, misalnya, menekan-nekan ruas jari atau memutar tulang belakang Anda sehingga terdengar suara gemeretak, Anda dapat menyebabkan gelembung udara yang terbentuk antara kantong di dalam sendi meletus. Kantong-kantong ini membantu bantalan udara di antara tulang dan menjaganya tetap licin. Retaknya sendi sebenarnya tidak terlalu membahayakan. “Menggeretakkan jari, engkel, lutut, atau sendi-sendi lain tidak menyebabkan arthritis, namun juga bukan kebiasaan yang baik. Rasa enak yang didapatkan orang saat menggeretakkan badan sangat psikologis sifatnya," kata James Applegate, seorang dokter keluarga di Grand Rapids, Michigan.

Tetap dalam perjoeangan..

Araditiya
araditiya@gmail.com
http://araditiya.blogspot.com

December 24, 2008

December 24, 2008

Evaluasi dan Resolusi 1430 / 2009


Saat menulis ini adalah 25 Dzulhijah 1430 Hijriah. Ini equivalen dengan December 24, 2008. Tepatnya memasuki pekan keempat di bulan keduabelas di tahun 2008. Mungkin untuk dunia kerja pekan ini disebut dengan pekan laporan. Ya, laporan dari semua kegiatan yang telah berlangsung selama 2008 atau juga bisa kumulatif dari tahun sebelumnya untuk mengetahui perkembangan dari tahun ke tahun dalam suatu instansi.

Evaluation is the systematic collection and analysis of data needed to make decisions
(Adapted from wikipedia)

Evaluasi adalah kumpulan sistematis dan analisis dari data yang dibutuhkan untuk membuat keputusan.

Menafsirkan dari pernyataan di atas adalah metode yang digunakan dalam membuat suatu keputusan atau tindakan yang didahului dengan berbagai data atau sumber. Sebuah evaluasi mutlak diperlukan dalam perjalanan hidup seseorang, karena dengan evaluasi perjalanan hidup seseorang akan mendapatkan rambu-rambu yang jelas dalam melangkah ke depan. Sebagai seorang muslim, evaluasi dikenal dengan muhasabah. Amirul mu'minin Umar Ibnu Khatab mengatakan hisablah dirimu sebelum dirimu dihisab. Kalau memaknai dari ucapan Umar r.a, hal ini mengisyaratkan pada kita agar terus mengevaluasi setiap tindakan sekecil apapun. Karena setiap tindakan akan diganjar dengan imbalan yang setimpal. (Qs. 99:7-8)
Barangsiapa yang mengerjakan kebaikan seberat dzarrahpun, niscaya dia akan melihat (balasan)nya. Dan barangsiapa yang mengerjakan kejahatan sebesar dzarrahpun, niscaya dia akan melihat (balasan)nya pula.

Dalam tafsir Ibnu Katsir, Imam Syafi'i menyebutkan kehebatan surat Al Ashr (Surat ke-103) bahwa surat ini sudah cukup mewakilkan surat lainnya kepada manusia.
Ah betapa meruginya manusia jika memanfaatkan waktu dengan sia-sia. Ah betapa celakanya manusia jika memakai nikmat yang telah diberikan dengan kezaliman.
Ah...

Setelah evaluasi dilakukan maka dihasilkan keputusan atau informasi yang bersifat solusi. Di penghujung tahun 1429 H dan 2008 ini marilah kita ber-evaluasi ria. Betapa meruginya jika kita menutup tahun dengan tindakan hura-hura atau tindakan sia-sia dimana fungsi keburukan (mudharat) lebih besar dari fungsi manfaat. Seringnya di negeri ini berbagai kegiatan diselenggarakan dengan pedoman "Syukuran Menyambut Tahun Baru". TIDAK..sekali TIDAK seperti itu refleksi dari syukur. Tindakan yang seperti itu justru tindakan yang boros.

Sesungguhnya pemboros-pemboros itu adalah saudara-saudara syaitan dan syaitan itu adalah sangat ingkar kepada Tuhannya (Qs. 17:27)

Semoga tulisan yang dibuat dalam waktu dekat ini berguna bagi kita semua.
Alhamdulillah saya dapat cuti pertama selama 3 tahun berkarya disini. Semoga selama 11 hari ke depan saya dapat hikmah dan oleh-oleh yang dapat saya berikan.
Wallohu'alam bishowab

December 19, 2008

December 19, 2008

Lowongan Kerja Untuk Endah

Ndah, saya uda coba ngebrowse nyari lowongan jurusan lo ternyata susah-susah gampang.
Apalagi dengan lokasi yang di Bogor. Tapi jangan khawatir saya uda ketemu, coba klik disini.

kalo dilihat kebanyakan perusahaan meminta "sesajen" pengalaman. Tapi don't worry cause I've found it. Coba lagi disini. Setelah dicek expired

Saran saya, ambil aja yang ada lowongan yang mensyaratkan "lunak". Contoh, ada perusahaan membuka lowongan min D3 untuk ekonomi atau semisalnya. Nah, lo ambil aja tuh kalo ga ada persyaratan experience. Memang untuk menyiasati kerjaan saat ini selain kemampuan akademik tapi harus diakali juga dengan "jam terbang" alias pengalaman. Mudah-mudahan berhasil, sekalian dispensasi dari nyetrika, he..he..he Seperti peribahasa yang menyebutkan "Sambil Menyelam Minum Air" artinya "Tenggelam". Maksudnya sambil kerja ngumpulin modal, ha..ha..haa.

Berikutnya ada lowongan dengan deadline Januari 2009, klik disini.

Terakhir yang saya browse, ada disini. Nah silahkan di explore.

Good Luck.

December 18, 2008

December 18, 2008

Fatwa MUI tentang Natal

FATWA
Majelis Ulama Indonesia



TENTANG PERAYAAN
NATAL BERSAMA

FATWA
MAJLIS ULAMA INDONESIA
Tentang Perayaan Natal Bersama

Memperhatikan :
Perayaan Natal Bersama pada akhir-akhir ini disalah-artikan oleh sebagian ummat Islam dan disangka sama dengan ummat Islam merayakan Maulid Nabi Besar Muhammad saw.
Karena salah pengertian tersebut ada sebagian orang Islam yang ikut dalam perayaan Natal dan duduk dalam kepanitiaan Natal.
Perayaan Natal bagi orang-orang Kristen adalah merupakan ibadah.

Menimbang:
Ummat Islam perlu mendapat petunjuk yang jelas tentang Perayaan Natal Bersama.
Ummat islam agar tidak mencampur-adukkan Aqidah dan ibadahnya dengan Aqidah dan ibadah agama lain.
Ummat Islam harus berusaha untuk menambah Iman dan Taqwanya kepada Allah SWT.
Tanpa mengurangi usaha ummat Islam dalam Kerukunan Antar Ummat Beragama di Indonesia.

Meneliti kembali: Ajaran-ajaran agama Islam, antara lain:
Bahwa ummat Islam diperbolehkan untuk bekerja sama dan bergaul dengan ummat agama-agama lain dalam masalah-masalah yang berhubungan dengan masalah keduniaan, berdasarkan atas:

Al-Qur’an surat Al-Hujurat ayat 13:

"Hai manusia, sesungguhnya Kami menciptakan kamu sekalian dari seorang laki-laki dan seorang perempuan dan Kami menjadikan kamu sekalian berbangsa-bangsa dan bersuku-suku supaya kamu saling kenal mengenal. Sesungguhnya orang yang paling mulia di antara kamu di sisi Allah adalah orang yang paling bertaqwa (kepada Allah), sesungguhnya Allah Maha Mengetahui lagi Maha Mengenal"


Al-Qur’an surat Lukman ayat 15:

"Dan jika kedua orang tuamu memaksamu untuk mempersekutukan dengan Aku sesuatu yang kamu tidak ada pengetahuan tentang ini, maka janganlah kamu mengikutinya, dan pergaulilah keduanya di dunia ini dengan baik. Dan ikutilah jalan orang yang kembali kepada-Ku, kemudian kepada Ku-lah kembalimu, maka akan Ku-beritakan kepada-mu apa yang telah kamu kerjakan".

Al-Qur’an surat Mumtahanah ayat 8:

"Allah tidak melarang kamu (ummat Islam) untuk berbuat baik dan berlaku adil terhadap orang-orang (beragama lain) yang tidak memerangi kamu karena agama dan tidak pula mengusir kamu dari negerimu. Sesungguhnya Allah menyukai orang-orang yang berlaku adil".

Bahwa ummat Islam tidak boleh mencampur-adukkan agamanya dengan aqidah dan peribadatan agama lain berdasarkan:

Al-Qur’an surat Al-Kafirun ayat 1 – 6:

"Katakanlah hai orang-orang kafir, aku tidak akan menyembah apa yang kamu sembah. Dan kamu bukan penyembah Tuhan yang aku sembah. Dan aku tidak pernah menjadi penyembah apa yang kamu sembah. Dan kamu tidak pernah pula menjadi penyembah Tuhan yang aku sembah. Untukmulah agamamu dan untukkulah agamaku".

Al-Qur’an surat Al-Baqarah ayat 42:

"Janganlah kamu campur-adukkan yang hak dengan yang bathil dan janganlah kamu sembunyikan yang hak itu, sedangkan kamu mengetahuinya".

Bahwa ummat Islam harus mengaruku ke-Nabian dan ke-Rasulan Isa Almasih bin Maryam sebagaimana pengakuan mereka kepada para Nabi dan Rasul yang lain, berdasarkan atas:

Al-Qur’an surat Maryam ayat 30 – 32:

"Berkata Isa: Sesungguhnya aku ini hamba Allah. Dia memberikan Al Kitab (Injil) dan Dia menjadikan aku seorang Nabi. Dan Dia menjadikan aku seorang yang diberkahi dimana saja aku berada, dan Dia memerintahkan kepadaku mendirikan shalat dan menunaikan zakat selama aku hidup (Dan Dia memerintahkan aku) berbakti kepada ibuku (Maryam) dan Dia tidak menjadikan aku seorang yang sombong lagi celaka"

Al-Qur’an surat Al-Baqarah ayat 285:

"Rasul (Muhammad) telah beriman kepada Al-Quran yang diturunkan kepadanya dari Tuhannya, demikian pula orang-orang yang beriman; semuanya beriman kepada Allah, Malaikat-malaikat-Nya, Kitab-kitab-Nya dan Rasul-rasul-Nya (Mereka mengatakan): Kami tidak membeda-bedakan antara seseorangpun (dengan yang lain) dari Rasul-rasul-Nya dan mereka mengatakan: Kami mendengar dan kami taat. (Mereka berdoa) Ampunilah Ya Tuhan kami dan kepada Engkaulah tempat kembali.

Bahwa barangsiapa berkeyakinan bahwa Tuhan itu lebih dari satu, Tuhan itu mempunyai anak dan Isa Almasih itu anaknya, maka orang itu kafir dan musyrik, berdasarkan atas:

Al-Qur’an surat Al-Maidah ayat 72:

"Sesungguhnya telah kafir orang-orang yang berkata: Sesungguhnya Allah itu ialah Almasih putera Maryam. Pada hal Almasih sendiri berkata: Hai Bani Israil, sembahlah Allah Tuhanku dan Tuhanmu. Sesungguhnya orang yang mempersekutukan (sesuatu dengan) Allah, maka pasti Allah mengharamkan kepadanya sorga dan tempatnya ialah neraka, tidak adalah bagi orang zalim itu seorang penolong pun".

Al-Qur’an surat Al-Maidah ayat 73:

"Sesungguhnya kafirlah orang-orang yang mengatakan: Bahwa Allah itu adalah salah satu dari yang tiga (Tuhan itu ada tiga), pada hal sekali-kali tidak ada Tuhan selain Tuhan Yang Esa. Jika mereka tidak berhenti dari apa yang mereka katakan itu, pasti orang-orang kafir itu akan disentuh siksaan yang pedih".

Al-Qur’an surat At Taubah ayat 30

"Orang-orang Yahudi berkata" Uzair itu anak Allah, dan orang-orang Nasrani berkata Almasih itu anak Allah. Demikian itulah ucapan dengan mulut mereka, mereka meniru ucapan/perkataan orang-orang kafir yang terdahulu, dilaknati Allah mereka, bagaimana mereka sampai berpaling".

Bahwa Allah pada hari kiamat nanti akan menanyakan Isa, apakah dia pada waktu di dunia menyuruh kaumnya agar mereka mengakui Isa dan Ibunya (Maryam) sebagai Tuha. Isa menjawab: Tidak. Hal itu berdasarskan atas Al-Quran surat Al-Maidah ayat 116 – 118:

"Dan (ingatlah) ketika Allah berfirman: Hai Isa putera Maryam, adakah kamu mengatakan kepada manusia (kaummu): Jadikanlah aku dan ibuku dua orang Tuhan selain Allah? Isa menjawab: Maha Suci Engkau (Allah), tidaklah patut bagiku mengatakan apa yang bukan hakku (mengatakannya). Jika aku pernah mengatakannya tentu Engkau telah mengetahuinya. Engkau mengetahui apa yang ada pada diriku sedangkan aku tidak mengetahui apa yang ada pada diri Engkau. Sesungguhnya Engkau Maha Mengetahui perkara yang ghaib. Akut tidak pernah mengatakan kepada mereka kecuali apa yang Engkau perintahkan kepadaku (mengatakannya), yaitu: Sembahlah Allah Tuhanku dan Tuhanmu dan aku menjadi saksi terhadap mereka selama aku berada di antara mereka. Tetapi setelah Engkat wafatkan aku. Engkau sendirilah yang menjadi pengawas mereka. Engkaulah pengawas dan saksi atas segala sesuatu. Jika Engka menyiksa mereka, maka sesungguhnya mereka adalah hamba-hamba-Mu dan jika Engka mengampunkan mereka, maka sesungguhnya Engkau Maha Kuasa lagi Maha Bijaksana.

Islam mengajarkan bahwa Allah SWT itu hanya satu, berdasarkan atas Al-Qur’an surat Al-Ikhlas:

"Katakanlah: Dialah Allah Yang Maha Esa. Allah adalah Tuhan yang segala sesuatu bergantung kepada-Nya. Dia tidak beranak dan tidak pula diperanakkan. Dan tidak seorang pun/sesuatu pun yang setara dengan Dia".
Islam mengajarkan ummatnya untuk menjauhkan diri dari hal-hal yang syubhat dan dari larangan Allah SWT serta untuk mendahulukan menolak kerusakan daripada menarik kemaslahatan, berdasarkan atas:
Hadits Nabi dari Nu’man bin Basyir:
"Sesungguhnya apa-apa yang halal itu telah jelas dan apa-apa yang haram pun telah jelas, akan tetapi di antara keduanya itu banyak yang syubhat (sebagian halal, sebagian haram), kebanyakan orang tidak mengetahui yang syubhat itu. Barangsiapa yang memelihara diri dari yang syubhat itu, maka bersihlah agamanya dan kehormatannya, tetapi barangsiapa jatuh pada yang syubhat maka berarti ia telah jatuh kepada yang haram, misalnya semacam orang yang menggembalakan binatang di sekitar daerah larangan maka mungkin sekalin binatang makan di daerah larangan itu. Ketahuilah bahwa setiap raja mempunyai larangan dan ketahuilah bahwa larangan Allah ialah apa-apa yang diharamkan-Nya (oleh karena itu yang haram jangan didekati)".

Kaidah Ushul Fikih
"Menolak kerusakan-kerusakan itu didahulukan daripada menarik kemaslahatan-kemaslahan (jika tidak demikian sangat mungkin mafasidnya yang diperoleh, sedangkan mushalihnya tidak dihasilkan)".

Majelis Ulama Indonesia memfatwakan:
Perayaan Natal di Indonesia meskipun tujuannya merayakan dan menghormati Nabi Isa as, akan tetapi Natal itu tidak dapat dipisahkan dari soal-soal yang diterangkan di atas.
Mengikuti upacara Natal bersama bagi ummat Islam hukumnya haram.
Agar ummat Islam tidak terjerumus kepada syubhat dan larangan Allah SWT dianjurkan untuk tidak mengikuti kegiatan-kegiatan perayaan Natal.
Jakarta,

KOMISI FATWA
MAJELIS ULAMA INDONESIA
Ketua
( K.H. SYUKRI GHOZALI ) Sekretaris
( DRS. H. MAS’UDI )
MAJELIS ULAMA DAERAH KHUSUS IBUKOTA JAKARTA
Jalan Medan Merdeka Selatan 8-9 Jakarta Blok G Lantai I Telp. 358521, 370909, 370909 Pes. 128
SERUAN MAJELIS ULAMA DAERAH KHUSUS IBUKOTA JAKARTA
Kepada Ummat Islam Daerah Khusus Ibukota Jakarta
Dalam menghadapi Hari Natal

Memperhatikan pertanyaan-pertanyaan dan permintaan fatwa dari masyarakat kepada Majelis Ulama Daerah Khusus Ibukota Jakarta dalam rangka memantapkan pelaksanaan P-4, khususnya Sila pertama serta guna memelihara aqidah Ummat Islam, dengan berdasarkan kepada ketentuan Al-Qur’an dan As-Sunnah serta Surat Edaran Menteri Agama Republik Indonesia Nomor: MMA/432/1981 perihal Penyelenggaraan Peringatan Hari-Hari Besar Keagamaan tanggal 2 September 1981, maka dengan bertawwaqal kepada Allah SWT. Majelis Ulama Daerah Khusus Ibukota Jakarta menyampaikan Seruan kepada Ummat Islam Ibukota dalam menghadapi peringatan hari Natal sebagai berikut:
Peringatan hari Natal adalah termasuk hari besar keagamaan bagi agama Kristen (Protestan) dan Katholik. Oleh karena itu, peringatan hari Natal hanya diselenggarakan dan dihadiri oleh para pemeluk agama yang bersangkutan.
Dalam rangka menghormati pemeluk agama Kristen (Protestan) dan Katholik dalam merayakan hari Natal, hendaknya Ummat Islam dapat tetap memelihara aqidah/ajaran agama Islam, dengan menghindari dari perbuatan-perbuatan/ tindakan-tindakan yang bertentangan dengan aqidah/ajaran agama Islam.
Ummat Islam tidak dapat dibenarkan mengikuti peringatan hari Natal, atau ikut serta dalam pelaksanaannya sepanjang didalamnya ada unsur peribadatan seperi pujian/nyanyian/paduan suara, do’a, pembacaan Al-kitab, Khotbah/renungan, dan lain-lain.
Ummat Islam hendaknya dapat memelihara dan membantu terwujudnya Progam Pemerintah mengenai "tiga kerukunan Ummat beragama" yakni kerukunan intern ummat beragama, kerukunan antar ummat beragama, dan kerukunan antara ummat beragama dengan Pemerintah, dengan tetap memelihara aqidah/ajaran agama Islam.
Untuk menghindari terjadinya hal-hal yang tidak kita inginkan bersama dan untuk memurnikan pelaksanaan kerukunan ummat beragama serta memelihara persatuan dan kesatuan bangsa, kami ingatkan akan pesan/petunjuk Nabi Muhammad SAW, dalam hadits yang diriwayatkan oleh Imam Bukhori dan Imam Muslim, sebagai berikut:

"Bergaullah dengan segala manusia dengan budi pekerti yang baik walaupun dengan orang kafir, pasti engkau masuk (surga) bersama orang-orang yang baik".

"Bergaullah dengan segala manusia, tapi agamamu jangan dirusakkan:.
Semoga Allah SWT, senantiasa memelihara keimanan kita dan memberikan taufiq dan hidayahNya kepada kita bersama.
Amien.

November 20, 2008

November 20, 2008

Polemik Wafatnya Amrozi, Muklas dan Samudra



Tiada kata yang terucap melainkan kalimat takbir, Allahu Akbar, atas kondisi jenasah ketiga syuhada Bali. Betapa tidak, ketiga syuhada tersebut sangat jelas menampakkan tanda-tanda sebagai syahid seperti yang biasa ditemui di kancah peperangan, meski mereka 'tidak sedang berperang' melawan musuh Islam.

Setelah beberapa lama menunggu, akhirnya Kantor Berita Islam Muslimdaily.net mendapat ijin dari pihak keluarga, yang diwakili oleh Bp. Ali Fauzi, untuk mempublikasikan photo dua mujahid Bali yakni Amrozi dan Ust. Mukhlas. Bp Ali Fauzi berpesan agar photo ini disebarluaskan untuk memberikan bukti nyata atas misteri dan polemik yang terjadi ke atas Mujahid Bali, terutama Syuhada Tenggulun, terkait status mereka, apakah mati syahid atau tidak. Disamping itu memberikan hikmah nyata kepada seluruh kaum Muslimin bahwa perjuangan Islam yang mereka lakukan benar-benar ikhlas untuk tingginya kalimat Allah, dan bukan sekedar untuk aksi pamer.

Sebagaimana syuhada yang gugur dalam medan jihad, photo kedua syuhada Tenggulun terlihat tersenyum dengan barisan gigi yang terlihat rapi. Apalagi yang terjadi dengan Amrozi. Senyuman khas "The Smiling Bomber" yang seiring dengan kedua mata yang terbuka, terlihat seakan-akan bertemu dengan sesuatu yang membuat kagum. Mungkin sepasang bidadari yang menyambut ramah.

Kondisi tak jauh berbeda terjadi dengan jenasah Ust. Mukhlas. Ulama yang jago berorasi ini memperlihatkan senyuman dengan mata yang juga terbuka. Wajah bersih pun menjadi pertanda yang lain. Wajah bersih yang juga dimiliki oleh sang "Mujahid Hacker," Imam Samudera alias Abdul Azis. Imam memperlihatkan wajah tampan dan bersih, persis dengan kondisi Ust. Mukhlas.

Disamping analisis photo ketiga Mujahid Bali tersebut, keterangan dari lapangan makin memperkuat bukti bahwa ketiga pelaku aksi jihad tersebut adalah para Mujahidin, mereka telah memiliki niat yang tulus dan menemui kematian sebagai seorang syuhada. Berikut adalah bukti dan persaksian dari lapangan.

1. Salah satu pelayat yang kebetulan ikut hadir di kediaman Hj. Tariyem adalah Ust. Abdul Rachim Ba'asyir. Menyaksikan bahwa ketika keranda jenasah masuk dan kain penutup keranda dibuka, sontak tercium bau wangi yang menyebar ke seluruh ruangan. Kejadian ini sempat membuat keheranan para pelayat, karena didalam ruangan yang sempit tersebut udara sangat pengap dan pengunjung berjubel dalam satu ruangan. Bila merupakan wangi dari minyak wangi, tak akan mampu mengalahkan bau badan para pengunjung dan tidak akan dapat memberikan aroma dengan kadar wangi yang sama." Allahu Akbar. Itu bukan bau minyak wangi. Bukan. Tapi bau wangi dari asy syahid," kata beliau.
2. Selain itu, masih menurut Ust, Abdul Rachim, ketika kain penutup wajah dari Ust. Mukhlas di buka, terlihat jelas bulir-bulir keringat menempel di bagian muka. Kondisi yang sama yang terjadi dengan mereka yang masih hidup dan dalam kondisi kegerahan. Seakan Ust. Mukhlas merasakan kegerahan yang sama yang dengan kegerahan yang dialami oleh para pelayat beliau.
3. Sebagaimana dilansir oleh beberapa media nasional, seperti detik.com, nampak jelas terlihat fenomena datangnya tiga burung hitam di atas kediaman syuhada. Ketiga burung ini jelas bukan burung Gagak seperti yang banyak diberitakan di media, karena memiliki leher yang panjang. Mereka datang begitu saja berputar-putar selama kurang lebih tujuh menit, dan kemudian pergi berpencar. Dua burung hitam terbang ke arah Timur, mereka merepresentasikan diterimanya amalan jihad Ust Mukhlas dan Amrozi, dan satu burung hitam terbang ke Barat, sebagai pertanda syahid atas diri 'Mujahid Hacker' Imam Samudera. Fenomena datangnya burung hitam ini sempat membuat suasana haru dengan teriakan takbir para pelayat.
4. Seperti penuturan adik kandung Imam Samudera, Lulu Jamaludin, kakaknya menampakkan keanehan ketika akan dimasukkan dalam liang lahat. Bau wangi juga tercium dari jenasah Imam. Selain itu luka bekas tembakan peluru tajam terus menerus mengalirkan darah segar. Aliran darah ini keluar seperti yang terjadi dengan seseorang yang masih hidup ketika terluka. Masih menurut Lulu juga, wajah kakaknya lebih bersih dan tampan dari biasanya.
5. Kabar terakhir baru saja diterima oleh salah satu kru muslimdaily.net. Beberapa hari yang lalu, tepatnya tiga hari setelah pemakaman Amrozi dan Ust. Mukhlas, keluarga Hj. Tariyem meminta beberapa orang untuk menjaga makam. Hal ini dilakukan untuk menghindari dan menjaga hal-hal yang tidak diinginkan. Beberapa diantara mereka yang ikut jaga adalah Sumarno, Baror, Rosyidin, Mashudi dan beberapa santri pondok Al Islam Tenggulun Lamongan. Mereka mengatakan mencium bau wangi keluar dari dalam kubur (makam). Bau wangi yang sama saat mereka pertama kali membuka kain penutup jenasah syuhada. Namun, bau wangi ini bukan seperti bau dari minyak wangi yang biasa mereka pakai atau dipakai oleh orang kebanyakan.

Jelas sudah keterangan yang diberikan Allah s.w.t. lewat kebesaran-Nya. Meski banyak pihak yang membantah, memberikan suara sumbang, dan menggalang opini massa untuk memojokkan status para Mujahid Bali, serta membuat makar melalui kaki tangan aparat pemerintah, namun Allah berkehendak lain.

"Dan merekapun merencanakan makar dengan sungguh-sungguh dan Kami merencanakan makar (pula), sedang mereka tidak menyadari" (Qs:27:50)

October 30, 2008

October 30, 2008

Polemik Pernikahan Syaikh Puji

Akhir-akhir ini muncul berita yang kurang berkenan untuk umat islam, baik di Indonesia maupun di dunia. Syaikh Puji, seorang muslim yang kaya menikahi seorang muslimah 12 tahun menjadi bulan-bulanan media yang kembali menyatukan hukum logika dengan islam. Mereka menghukumi seseorang hanya dengan akal bukan kepada hukum agama yang sempurna. Saya disini tidak mau memihak kemana tetapi kita luruskan dulu akar masalahnya kemudian kita mengetahui keputusannya. Dalam islam pernikahan kepada lawan jenis (dalam hal ini adalah wanita) yang sudah mengalami baligh adalah sah. Tetapi jika kita berkiblat pada aturan yang ada di Indonesia maka menjadi tidak sah karena masih di bawah 17 tahun. Kemudian ada kaitannya pernikahan syaikh Puji dengan mencontoh pernikahan Rasululloh SAW dengan Aisyah r.a. Bagaimana sebenarnya yang terjadi? Mari kita simak uraian berikut ini yang saya curi dari email saya.

Meluruskan Riwayat Pernikahan Rasulullah SAW-Aisyah r.a.

Berita Syekh Puji menikahi gadis berusia 12 tahun cukup membuat resah banyak kalangan. Di media dia beralasan salah satunya karena mencontoh Rasulullah yang menikahi Aisyah ketika Aisyah berusia 6 tahun. Sehingga jika Rasulullah menikahi Aisyah yang 6 tahun, tidak bersalah dong kalau dirinya menikahi gadis yang berusia 12 tahun.

Tulisan ini mencoba meluruskan riwayat pernikahan Rasulullah dengan Aisyah ra. yang telah berabad-abad lamanya diyakini secara tidak rasional. Dan efeknya, orientalis Barat pun memanfaatkan celah argumen data pernikahan ini sebagai alat tuduh terhadap Rasulullah dengan menganggapnya fedofilia. Mari kita buktikan. Secara keseluruhan data-data yang dipaparkan tulisan ini diambil dari hasil riset Dr. M. Syafii Antonio dalam bukunya, Muhammad SAW The Super Leader Super Manager (2007).

Kualitas Hadits
Alasan pertama. Hadits terkait umur Aisyah saat menikah tergolong problematis alias dho'if. Beberapa riwayat yang menerangkan tentang pernikahan Aisyah dengan Rasulullah yang bertebaran dalam kitab-kitab Hadits hanya bersumber pada satu-satunya rowi yakni Hisyam bin 'Urwah yang didengarnya sendiri dari ayahnya. Mengherankan mengapa Hisyam saja satu-satunya yang pernah menyuarakan tentang umur pernikahan 'Aisyah r.a tersebut. Bahkan tidak oleh Abu Hurairah ataupun Malik bin Anas. Itu pun baru diutarakan Hisyam tatkala telah bermukim di iraq. Hisyam pindah bermukim ke negeri itu dalam umur 71 tahun.
Mengenai Hisyam ini, Ya'qub bin Syaibah berkata: "Apa yang dituturkan oleh Hisyam sangat terpercaya, kecuali yang disebutkannya tatkala ia sudah pindah ke Iraq." Syaibah menambahkan, bahwa Malik bin Anas menolak penuturan Hisyam yang dilaporkan oleh penduduk Iraq. (Ibn Hajar Al-Asqalani, Tahzib al-Tahzib. Dar Ihya al-Turats al-Islami, Jilid II, hal. 50) Termaktub pula dalam buku tentang sketsa kehidupan para perawi Hadits, bahwa tatkala Hisyam berusia lanjut ingatannya sangat menurun (Al-Maktabah Al-Athriyah, Jilid 4, hal. 301). Alhasil, riwayat umur pernikahan Aisyah yang bersumber dari Hisyam ibn 'Urwah, tertolak.

Urutan Peristiwa Kronologis
Alasan kedua. Terlebih dahulu perlu diketahui peristiwa-peristiwa penting secara kronologis ini:

Pra-610 M : Zaman Jahiliyah
610 M : Permulaan Wahyu turun
610 M : Abu Bakar r.a. masuk Islam
613 M : Nabi Muhammad SAW mulai menyiarkan Islam secara terbuka
615 M : Umat Islam hijrah I ke Habsyah
616 M : Umar bin al-Khattab masuk Islam
620 M : Aisyah r.a dinikahkan
622 M : Hijrah ke Madinah
623/624 M : Aisyah serumah sebagai suami isteri dengan Nabi Muhammad SAW.

Menurut Al-Thabari, keempat anak Abu Bakar ra. dilahirkan oleh isterinya pada zaman Jahiliyah. Artinya sebelum 610 M.
Jika 'Aisyah dinikahkan dalam umur 6 tahun berarti 'Aisyah lahir tahun 613 M. Padahal menurut Al-Thabari semua keempat anak Abu Bakar ra. lahir pada zaman Jahiliyah, yaitu sebelum tahun 610. Jadi kalau Aisyah ra. dinikahkan sebelum 620 M, maka beliau dinikahkan pada umur di atas 10 tahun dan hidup sebagai suami isteri dengan Nabi Muhammad SAW dalam umur di atas 13 tahun. Kalau di atas 13 tahun, dalam umur berapa pastinya beliau dinikahkan dan serumah? untuk itu kita perlu menengok kepada kakak perempuan Aisyah ra. yaitu Asma.

Perhitungan Usia Aisyah
Menurut Abdurrahman ibn Abi Zannad, "Asma 10 tahun lebih tua dari 'Aisyah ra." (At-Thabari, Tarikh Al-Mamluk, Jilid 4, hal. 50. Tabari meninggal 922 M) Menurut Ibnu Hajar Al-Asqalani, Asma hidup hingga usia 100 tahun dan meninggal tahun 73 atau 74 Hijriyah (Al-Asqalani, Taqrib al-Tahzib, hal. 654). Artinya, apabila Asma meninggal dalam usia 100 tahun dan meninggal pada tahun 73 atau 74 Hijriyah, maka Asma berumur 27 atau 28 tahun pada waktu Hijrah, sehingga Aisyah berumur (27 atau 28) - 10 = 17 atau 18 tahun pada waktu Hijriyah. Dengan demikian berarti Aisyah mulai hidup berumah tangga dengan Nabi Muhammad SAW pada waktu berumur sekitar 19 atau 20 tahun.
Allohu a'lam bishshawab.

Rijalul Imam
Direktur ISCDIC
(Indonesian Students Community for Development of Islamic Civilization)

October 24, 2008

October 24, 2008

Mau jadi Apa?

Akhir-akhir ini negara kita Indonesia sedang hangat-hangatnya membicarakan tentang Rancangan Undang-Undang Pornografi (RUU-APP) yang kelak akan disahkan DPR tahun ini. Namun itu tidaklah mudah bagi sang wakil rakyat, terbukti dengan adanya penundaan dari waktu yang telah dijadwalkan. 23 September adalah rencana waktu pengesahan RUU-APP tetapi hal itu urung dilakukan melihat adanya berbagai desakan segelintir orang yang menurutkan nafsu mereka untuk dilegalkan. Terhitung 2 Provinsi yaitu Bali dan Sulawesi Utara yang menolak disahkannya RUU-APP. Kemudian disusul dengan perlawanan sekelompok wakil rakyat dari PDIP dan PDS yang juga meng-amini tuntutan tersebut.
Indonesia ini mau jadi apa? Ketika suara kebenaran sudah disalahkan, ketika hukum agama ditegakkan, ketika moral dikalahkan dengan adat dan ketika kejahatan sudah dianggap kebenaran.
Indonesia mau jadi apa? Mungkin inilah yang menjadi mayoritas penduduk berakal manusia Indonesia dalam melihat panggung moral negaranya. Saya tidak tahu harus membahasakannya seperti apa terhadap para pendukung kemaksiatan yang kian santer menolak RUU-APP ini. Saya mengutip data dari Mapolda Metro Jaya tentang angka kriminalitas selalu sebanding dengan tingkat pertumbuhan penduduk. Tahun 2006 angka kriminalitas di Jakarta saja 59.376, kemudian tahun 2007 meningkat 2,71% menjadi 60.983 dan bagaimana dengan tahun ini dimana perekonomian Indonesia kian hari kian sulit dan terlebih lagi mengalami kenaikan harga BBM yang berdampak langsung pada rakyat kecil. Rata-rata risiko tindak kejahatan terhadap per 100 ribu penduduk juga meningkat, dari 310 menjadi 317, yang berarti terjadi peningkatan sebesar 2,25 persen. Jika mereka (para penolak RUU-APP) hanya membicarakan seputar hak berekspresi mereka atau dengan dalih menjaga tradisi yang sudah ada maka mereka adalah kelompok yang tidak memperdulikan hak asasi mayoritas orang. Jika kelompok minoritas menginginkan haknya maka mereka pun dituntut dengan kewajiban yang lebih besar dalam menghormati kelompok mayoritas. Perlu diingat kelompok mayoritas di Indonesia bukan hanya umat islam saja tetapi mayoritas orangg yang menginginkan perlindungan, perbaikan dan pencegahan dari bahaya kiamat kubro moral Indonesia.
Mau jadi apa Indonesia?
Sebagai umat islam kita pun sadar bahwa sebenarnya RUU-APP tidak disahkan pun tidak apa-apa karena Islam adalah din (agama) yang mencakup semua aspek secara universal dan berlaku dalam kondisi apapun dan bersifat global dimana saja. Tapi karena status kita sebagai umat islam yang ada di Indonesia (BUKAN orang Indonesia yang beragama islam) maka kita terpaksa mengikuti rule of the games yang ada di Indonesia yakni melalui jalur hukum yang telah disediakan. Saya tidak yakin 100% jika para penentang RUU-APP ini sudah membaca draft yang ada RUU-APP alias hanya korban pemikiran dan ajakan saja. Untukmu kader dakwah, inilah salah satu peperangan kita dalm ber-ghazwul fikr. Silahkan bagi yang ingin men-download draft RUU-APP klik disini. Semoga kita tetap istiqomah dalam menegakkan din-Nya.

October 10, 2008

October 10, 2008

Lowongan CPNS 2008

Departemen Kehutanan (Deadline 15 Oct) Siap ditempatkan di seluruh Indonesia

Departemen Pekerjaan Umum (Deadline 17 Oct)

Departemen Hukum & HAM (Deadline 15 Oct)

Departemen ESDM (Deadline 13 Oct) Siap ditempatkan di seluruh Indonesia

Badan Tenaga Nuklir Nasional (Deadline 23 Oct)

October 06, 2008

October 06, 2008

RUU Anti Pornografi dan Pornoaksi (APP)

Dewan Perwakilan Rakyat hendak mengeluarkan Undang-Undang tentang Pornografi dan Pornoaksi namun tampaknya tidak begitu mudah mereka (baca :DPR) mengesahkannya. Mungkin kita bertanya dalam hati kita kenapa sulit sekali menegakkan kebenaran yang telah jelas? Sampai detik ini penegakkan syariat islam mengalami kesulitan yang luar biasa. Kesulitan terbesar adalah segolongan orang islam yang tidak menginginkan islam tegak. RUU APP yang pada dasarnya dibutuhkan bangsa ini dalam melindungi moral malah dianggap sebagai penghalang dalam berkreatifitas. Mereka yang tidak menyukainya berdalih dengan Hak Asasi Manusia dalam berekspresi. Mari kita bertanya ketika mereka berekspresi apakah mereka menghargai orang melakukan ekspresi terhadap islam? Apakah ini adil? Semua dalih yang mereka sebutkan hanya didasari oleh nafsu belaka. Mari kita lihat detil RUU APP baru bicara tentang HAM. Bagi yang mau download silahkan klik disini.
Semoga bermanfaat.

Syawal, Rapor Nyata Ramadhan

Alhamdulillah kita disampaikan dengan Syawal dimana secara bahasa adalah peningkatan dari segala aktifitas baik Ubudi'ah maupun ghairu ubudi'ah. Segala amal yang telah dilakukan selama bulan Ramadhan menjadi nilai latihan yang tidak hanya dipertahankan namun ditingkatkan sesuai dengan maksud bulan Syawal.Dalam bulan ini kita akan mengetahui sejauh mana sesungguhnya ibadah kita setelah Ramadhan berlalu. Kita juga mengetahui sejauh mana nilai taqwa yang menjadi tujuan shaum melekat paada diri kita. Semoga Allah SWT memberikan kekuatan iman dan petunjukNya pada kita dalam menjalankan kehidupan yang tersisa ini. Mendengar nama Syawal orang selalu mengidentikkan dengan suasana lebaran atau moment silaturahmi. Beberapa waktu lalu lazimnya kita mendapatkan serangkaian pesan singkat atau berbagai jenis Greeting Card yang menyajikan aneka pilihan kata-kata mutiara. "Minal 'Aidin wal Faidzin" sebuah kalimat yang sering terucap oleh setiap insan muslim di tanah air kita. Tapi apakah kita tahu apa makna sebenarnya? Sebuah kalimat yang tidak hanya mengandung makna namun harapan terhadap diri kita. Minal 'Aidin wal Faidzin berarti "Dari Hati (yang telah fitri) dan (mendapatkan) Kemenangan (hakiki)". Umumnya di Indonesia kalimat ini disambung dengan ucapan Mohon Maaf Lahir dan Batin. Kedengarannya seperti pantun. Rasululloh SAW dalam haditsnya menjelaskan ucapan ketika 'Idul Fitri ataupun bulan Syawal adalah Taqobalallohu Minna Wa Minkum (Semoga Allah SWT menerima amal ibadah kami dan kalian).



Do'a Rasululloh Muhammad SAW



Suatu ketika Rasululloh SAW menaiki mimbar hendak menyampaikan khutbahnya,
Pada tangga pertama Rasululloh SAW mengucapkan "Aamin" dan shahabat r.a bingung,
Pada tangga kedua Rasululloh SAW mengucapkan "Aamin" dan kembali shahabat heran,
Pada tangga ketiga (terakhir) Rasululloh SAW mengucapkan "Aamin".
Setelah beliau SAW menyampaikan khutbahnya para shahabat segera menanyakan kepada Rasululloh SAW tentang perkataan "Aamin" ketika beliau naik ke mimbar. Kemudian Rasululloh SAW bersabda : "Ketika aku naik mimbar malaikat Jibril a.s datang kepadaku dan berdoa,
1. Celakalah dan merugilah barang siapa yang hidup di bulan Ramadhan tetapi dosanya tidak terampuni, Ya Muhammad katakan Aamin, kemudian aku mengatakan Aamin.
2. Celakalah dan merugilah barang siapa yang pernah hidup dengan orangtua tetapi tidak masuk surga, Ya Muhammad katakan Aamin, kemudian akupun mengatakan Aamin.
3. Celakalah dan merugilah barang siapa yang mendengar namamu disebut tetapi tidak bersholawat kepadamu, Ya Muhammad katakan Aamin, kemudian akupun mengatakan Aamin.
(HR. Ahmad)

September 25, 2008

September 25, 2008

Catatan kecilku

Kalau saya ditanya tentang apakah Islam akan berkembang dan bangkit di negeri ini maka saya dengan pede menjawab "Yes, I'm sure". Sekedar cerita dari daerah Sumatera Barat tepatnya di Solok. Waktu itu saya hendak menunaikan shalat ashar di sebuah masjid di depan SMP negeri. Di dalamnya terdapat seorang ibu -yang terbilang sudah layak jika disebut dengan panggilan nenek- yang meminta kepada pengurus masjid untuk diizinkan tinggal sebelum dan selama Ramadhan. Mungkin dalam benak hati kita bertanya kenapa si Ibu ini mau tinggal di masjid? Sendirian tanpa ditemani anak ataupun cucunya pula. Ibu itu lantas menjelaskan bahwa saya tidak ingin ketinggalan 1 raka'at pun dalam pelaksanaan shalat berjama'ah. Subhanalloh. Tahukah Anda bahwa ibu ini mempunyai kekurangan pada kakinya sehingga berjalan pun sangat sulit sehingga dibantu oleh orang yang berada di sekitarnya. Ehm...bagaimana dengan kita yang diberi kesehatan sempurna? Mungkin kita baru tahu tentang keutamaan shalat berjama'ah tapi belum seperti Ibu yang sudah memahami shalat berjama'ah. Saya sempat menanyakan kepada beliau kenapa tinggal sendirian (padahal beliau sulit berdiri)? Ibu itu menjawab tanpa ada keraguan sedikit pun yaitu di kubur nanti saya pun sendirian dan saya tidak mau merepotkan selagi mampu. Semoga setelah melewati bulan tarbiyah ini kita dapat tetap istiqomah.

sebuah harapan yang ingin saya sampaikan adalah terbesit di bawah ini.

September 01, 2008

September 01, 2008

One Day be4 Ramadhan


Kegiatan Sabtu tepatnya sehari menjelang Ramadhan 1429 hijriah tiba saya awali dengan main futsal di kantor, sekalian mempersiapkan fisik memasuki bulan shaum. Tapi tak lama bermain karena gawang yang sudah seperti puzzle hingga akhirnya bermain dengan gawang kecil, 4 on 4 walau demikian tetap berkeringat dan mengasyikkan..huih…..wush. Pukul 8 di jam tangan mulai berdetak dan saya pun segera menuju ke rumah untuk bersiap memulai acara dengan ikhwah. Ah indahnya kebersamaam itu, semoga kan abadi hingga akhirat nanti. Aamin. Sebelum pulang saya pun tak lupa melakukan ritual pekanan yakni beli koran dan ngobrol bareng pengusaha koran di pinggir gapura depan. Mengasyikkan bagi saya bicara dengan orang yang tahu tentang refleksi kehidupan masyarakat terlebih lagi ngobrol tentang pilkada sekarang...mak nyuz…...
Dan sampailah di rumah jam 9 kurang dikit..(^_^) kemudian mandi untuk bersiap ke kota Bogor dengan 1001 angkotnya yang ademm banyak pohon. Janjinya sih jam 9 berangkat tapi baru terlaksana jam 10, maklum Indonesian bad habit. Kami menuju Book Fair di PPIB dekat Masjid Raya Bogor. Selama di perjalanan ada moment yang kami bicarakan salah satunya adalah yang terfoto yaitu kurangnya kepedulian pemerintah terhadap anak-anak jalanan. Mana janjimu dalam pasal 34 UUD '45??
Tepat di tugu ada beberapa peristiwa yang sempat kami jepret.


Gambar diatas saya jepret ketika lewat di depan kampus IPB baranang siang yang tiada lain memperlihatkan para senior sedang mengospek. Sampai sekarang saya belum tahu kelengkapan akronim dari ospek itu apa...hiks..hiks. Kemudian kami lanjutkan perjalanan di sekitar tugu yang sedikitnya ada 2 peristiwa. Pertama, tentang syiar (bukan demostrasi lho) oleh HASMI untuk memerangi maksiat dan mengajak untuk menutup aurat. Memang sih di Indonesia ini budaya tutup aurat masih sangat kecil terlebih lagi dengan serangan "pendidikkan" dari TV maupun berbagai media lainnya. Weleh..weleh...


Subhanalloh, semoga banyak yang tergerak hatinya untuk menutup aurat. Saya ingat salah satu hadits Rasululloh SAW bahwa Aku tidak pernah melihat 2 golongan penghuni neraka ini sebelumnya (ketika mi'raj) yaitu pertama golongan orang yang mencambuk manusia lain dan golongan kedua orang yang berpakaian namun telanjang. Mudah-mudahan Allah SWT memberikan kita petunjuk. Tidak hanya itu ada juga syiar dari Hisbut Tahrir yang syi'ar dalam menyambut Ramadhan. Setelah dari Tugu Kujang kami bertolak menuju PPIB dan sholat dzuhur di masjid raya. Buku yang dicari tidak ada malah beli buku cerita tapi ga apalah toh berguna juga. (^_^) Akhirnya..perjalanan kami diselesaikan setelah mendapat buku di Eka Lokasari Plaza. Tiba di rumah sekitar jam 4 sore kemudian jadwal saya selanjutnya adalah mengisi acara di daerah Dino Land Cisarua..hush..wuih..very exhausted.. Tapi kewajiban ilmu harus tersampaikan dan dengan ke-BT-an macet akhirnya tibalah di Cisarua sekitar pukul 8 malam. Dan langsung show kemudian tanya jawab terus kelenger tidurrrrrrr... untuk ngisi ba'da shubuhnya.. Kemudian jam 6 pagi saya beranjak kembali pulang untuk bergabung pawai tarhib Ramadhan dengan ikhwah PKS di Gapura Pemda Kabupaten Bogor.



Ini salah satu ciptaan Allah SWT yang menjadi "shahabat" bisuku sejak Elementary School.

August 29, 2008

August 29, 2008

Ramadhan Dengan Ilmu


Alhamdulillah Ramadhan di 1429 H datang, sekarang tinggal bagaimana kita mempersiapkannya. Persiapan Ramadhan tidak cukup sekedar dengan rasa senang, namun lebih dari itu yakni ilmu yang harus kita kuasai sehingga konsekuensi pasca Ramadhan akan berdampak pada kehidupan kita. Sebelumnya ada baiknya kita tahu tentang bagaimana sifat Rasululloh SAW dalam kehidupan sehari-harinya dan kehidupan beliau dalam bulan Ramadhan. Selengkapnya silahkan di download sifat shaum Rasululloh SAW. Setelah mengerti sifat shaum Rasululloh SAW maka sempurnakan amaliyah Ramaadhan kita dengan mendirikan Shalat tarawih. Disini ana bukan mau membahas mana shalat tarawih yang benar, apakah 8 raka'at atau 20 raka'at tetapi mencoba untuk mengerti tentang sifat shalat tarawih Rasululloh SAW. Selengkapnya..
Sebelum melaksanakan sholat jangan lupa untuk sempurnakan wudhu kita tentunya dengan ilmu.
Mudah-mudahan ini bermanfaat.

July 14, 2008

July 14, 2008

Sadarkah Kita..?

Mencoba memahami Qs. Al Ma'un

1. Tahukah kamu (orang) yang mendustakan agama?
2. Itulah orang yang menghardik anak yatim,
3. Dan tidak menganjurkan memberi makan orang miskin.
4. Maka kecelakaanlah bagi orang-orang yang shalat,
5. (yaitu) orang-orang yang lalai dari shalatnya,
6. Orang-orang yang berbuat riya[1603],
7. Dan enggan (menolong dengan) barang berguna

Sewaktu saya bermalam (mabit) di desa sebelah, salah seorang temanku bercerita tentang pengalamannya akhir-akhir ini. Sebut saja dia adalah Hasan karena memang dia akhlaknya sangat baik. Suatu ketika teman Hasan berkata ,”Untung ya disini di daerah kita tidak ada yang kelaparan hingga meninggal seperti di kampung Pak Wapres”. Kemudian Hasan berkata,”Betul Pak, kita memang tidak mengalami seperti itu tapi ada yang lebih dari itu”. Teman itu terheran dengan perkataan Hasan. “Maksud Hasan apa?” tanya teman. “Tidak jauh dari kita bahkan sangat dekat Pak” jawab Hasan. Beberapa hari yang lalu saya dibisikan sebuah kalimat oleh seorang Kyai pimpinan ponpes sederhana di depan kantor kerja saya. Tahukah apa yang dibisikan pada saya? Pak, baru saja 60 orang ibu coba dimurtadkan oleh pihak gereja dekat kita. Astaghfirullohaladzim.. Tahukah dengan apa mereka dimurtadkan? Sebungkus sembako yang harganya kian mencekik warga. Ya Allah ampunilah dosa kami yang lalai ini dan semoga para pemimpin kami terbuka matanya hingga mereka tidak buta dalam mengambil kebijakan.

60 adalah angka yang besar tetapi bukan angka 60 yang jadi permasalahan. Sembako yang naik adalah berarti bagi mereka, tetapi bukan sebungkus sembako yang jadi kebutuhan mereka. Mereka butuhkan adalah tangan saudara seiman. Sadarkah kita bahwa kita lengah dan tercuri. Ya…tercuri dan bahkan lebih dari tercuri harta karena ini adalah harta yang sesungguhnya hidup di dunia. Semoga kita tidak termasuk orang-orang yang lalai sholatnya dimana sholat yang tidak menambah atau tidak mendorong kepekaan sosial sesama muslim sebagaimana dalam tafsir Al Ma’un diatas.

"Orang-orang beriman itu Sesungguhnya bersaudara.... "Qs:49

Baru saja mendapatkan tafsir dari Al Ma’un siangnya dan malamnya itu terjadi di hadapan saya sendiri. Apa yang dapat kita katakan pada Allah ketika kita ditanya kenapa saudaramu bisa tergadai akidahnya? Ah betapa indahnya kepemimpinan sang khalifah Umar r.a yang kala itu dilaporkan padanya seorang pencuri dan beliau berkata pada pencuri itu, “Sebutkan saudara kanan-kirimu yang mampu?” Sang khalifah tidak serta merta menghukum si pencuri tetapi dengan bijaksananya Umar r.a menganalisa sebab-sebab dia bisa mencuri hingga ia menghukun tetangganya yang lalai tidak memperhatikan tetangganya yang terpaksa mencuri. Sungguh negeri ini memerlukan sosok seperti Umar al Faruq.

Disebutkan dalam Fiqih akhlak terhadap sesama saudara sebuah hadist Rasulloh Saw,

“Tidak beriman seseorang hingga ia mencintai saudaranya seperti mencintai dirinya sendiri” HR. Bukhari

Dan ada sebuah hadist lagi tetapi saya tidak tahu tentang ke-shahih-annya bahkan masuk dalam hadist maudhu karena saya mengetahui hadist ini dalam buku Hadits-Hadits Bermasalah

“Kefakiran itu dekat dengan kekafiran dan kedengkian itu hampir mendahului takdir”

Terlepas dari status hadits tersebut saya merasakan ada benarnya jika kefakiran dapat digunakan senjata bagi kaum non-muslim yang mempunyai misi tidak baik. Perlu diingat bahwa bukan hanya kristenisasi yang ada tetapi musuh-musuh islam akan terus memusuhi till the end of time. Peristiwa tsunami 24 Desember 4 tahun silam menjadi salah satu cara-cara mereka yang coba merekrut dengan dalih menolong. Ya tentunya ini bukan yang pertama dan juga bukan yang terakhir dan saya percaya jika kita terus istiqomah dalam dinNya Dia pun kan membantu.
Hai orang-orang mukmin, jika kamu menolong (agama) Allah, niscaya dia akan menolongmu dan meneguhkan kedudukanmu. Qs.47:7
Indahnya kebersamaan, huh..memang persis seperti judul acaranya Aa Gym. Dan kunanti indahnya kebersamaan itu. Dan benar kata Ibnu Al Munkadir tentang 3 kenikmatan dunia tersisa; qiyamul-layl, berjumpa dengan ikhwah, dan sholat jama’ah. Dan kita percaya bahwa kemenangan dakwah pasti dekat, ya kurasakan dekat..Walau bukan sekarang pasti akan datang. Ah ingin rasanya saya berada pada saat itu. Aaamiin

1. Demi masa.
2. Sesungguhnya manusia itu benar-benar dalam kerugian,
3. Kecuali orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal saleh dan nasehat menasehati supaya mentaati kebenaran dan nasehat menasehati supaya menetapi kesabaran.

July 09, 2008

July 09, 2008

Syukur

Dalam kata pengantar Saksikan "Bahwa Aku Seorang Muslim", Salim A. Fillah mengatakan syukur sebagai sebuah kata yang selangkah lebih maju dibanding dengan terima kasih. Syukur, sebuah makna yang tidak hanya dituntut diucapkan namun menuntut aplikasi nyata dalam hati, pikiran serta perbuatan. Jika kita diberi sesuatu oleh ikhwah maka syukron tidak cukup dalam memaknai suatu pemberian tersebut. Jazakumulloh khoiron katsiron, tidak hanya syukron akhi tapi jug disertai do'a yang mengalir dari saudara kita. Ah indahnya persaudaraan mu'min itu, dimana pertemuannya mengobati sakit kita, dimana kata-katanya penyejuk hati di kala resah. Dalam Tazkiyatun anNafs, Ibn Al Munkadir mengatakan bahwa kenikmatan di dunia hanya tersisa 3 hal yaitu ; qiyamul lail, berjumpa dengan ikhwah Ah indahnya dan sholat berjama'ah.jadi mu'min itu, ketika ni'mat itu datang kemudian bersyukur maka Allah pun menambahkannya dan tak hanya Dia pun memasukkan hambaNya yang beriman. Tatkala mushibah datang maka bagi mu'min kesabaran menjadi penyembuhnya.
"Dan (ingatlah juga), tatkala Tuhanmu memaklumkan; "Sesungguhnya jika kamu bersyukur, pasti Kami akan menambah (nikmat) kepadamu, dan jika kamu mengingkari (nikmat-Ku), maka sesungguhnya azab-Ku sangat pedih" (Qs.14:7)

Persepsi Syukur

Islam memandang syukur dengan penuh kemuliaan, sebagai contoh bahwa Islam memurnikan syukur dengan ikhlas. Umumnya kecenderungan masyarakat di sekitar menyelami rasa syukur dengan acara makan-makan, jalan-jalan atau lain sebagainya. Afwan jiddan saudaraku, jangan kau nodai pemaknaan Islam ini dengan budaya jahiliyyah pemborosan. Wallohi, Alloh menuntut kita dalam menjaga amanah ni'mat yang dititipkan pada kita untuk kemaslahatan ummat. Saya pernah membaca pengertian dari zuhud adalah menjauhi atau meninggalkan segala urusan dunia. Afwan akhi/Ukhti, Zuhud disini perlu diluruskan, bahwa segala fasilitas yang Allah SWT titipkan pada kita adalah untuk digunakan dalam kepentingan ummat. Semoga Allah SWT menguatkan iman dan taqwa kita dalam mengamalkan kata syukur ini. Wallohu'alam bi showab

June 13, 2008

June 13, 2008

Indonesia di bulan Mei

Assalamu'alaykum Wr. Wb.

Setidaknya ada 4 peristiwa yang saya catat dalam catatan saya di bulan Mei 2008. Indonesia mungkin menurut saya layaknya sinetron panjang yang terulang dimana selalu berganti aktor dan sutradara. Awal Mei kita sudah diguncangkan dengan penodaan Islam dengan Ahmadiyah yang notaben-nya telah difatwa sesat lebih 25 tahun silam oleh MUI. Kemudian selang beberapa hari kita sejenak dihibur dengan Piala Thomas yang di-Uber. Alhamdulillah Timnas Putri melebihi target yang dicanangkan. Tidak lama kemudian digelarlah ritual akbar 100 tahun kebangkitan nasional negara Indonesia. Wah..agak aneh terdengar, di tengah harga dolar yang turun naik di kelas 9000, Pemerintah kita malah menginfakkan anggaran untuk melakukan ritual pemborosan seperti itu. Saya rasa masih banyak cara untuk memperingati 100 tahun seperti perlombaan ilmiah, beasiswa pendidikan atau acara yang bersifat memelihara kebudayaan asli Indonesia yang mana sudah dibajak negara tetangga. Tidak berhenti sampai disitu, Pemerintah pun memberikan "kado" di penghujung Mei dengan kembali menaikkan haarga bahan bakar minyak (BBM). Rakyat menjerit dan sakit. Tapi jangan khawatir, diprediksikan angka kemiskinan akan turun. Bagaimana tidak, setiap warga negara yang menyandang label miskin, akan mengalami dampak yang jelas. Bisa jadi dengan tidak makan akan mengurangi frekuensi makan dan lambat laun akan meninggal. Tuh kan benar juga anggapan angka kemiskinan akan turun. Awal Juni, bentrokan antara kelompok yang menyatakan Kebebasan beragama mengorasikan agar Ahmadiyah tidak dibubarkan dengan dalih Hak Asasi Manusia (HAM). Ah..saya jadi bingung, HAM yang mana yang dilanggar. Islam kan dengan jelas mengakui Rasululloh Muhammad SAW sebagai Rasul dan Nabi terakhir kenapa ada "model" lain lagi? Bukankah ini yang melanggar? Semoga ini membuat kita terbuka tentang "embel-embel" HAM di Indonesia khususnya. Campur tangan asing sebagai investor (masalah) menjadi faktor yang penting dalam mengungkap sinetron Indonesia di bulan Mei 2008. Bentrokan FPI dengan AKKBB bukan hanya semata-maata "kebetulan" tetapi grand skenario yang baik. Memang sudah dikatakan jelas bahwa Protokol Zionis tetap tertanam dalam jiwa Yahudi untuk melawan Islam dengan segala cara dan segala bentuknya. Semoga Allah SWT memberikan kita kekuatan istiqomah untuk berjuang menegakkan din-Nya. Wallohu'alam

Wassalamu'alaykum Wr. Wb.

February 08, 2008

February 08, 2008

Misteri dari film misteri

Indonesia adalah negara penghasil film yang neko-neko nan nyeleneh. Betapa tidak, banyaknya potensi pemain film dari artis muda baru sampai setan baru. Apakah mereka (para sutradara) sudah kehabisan nikmat kreativitas sehingga mereka menggarap film yang bodoh. Setidaknya ada 2 kebodohan yang jelas pada setiap kemunculan film misteri.
1. Pembodohan Iman.
Manusia adalah makhluk Allah SWT yang diciptakan sebagai khalifah di dunia untuk memakmurkannya tentu dengan ilmu. Setelah ilmu itu ada maka ilmu menuntut untuk diaplikasikan dalam kehidupan. Dan ilmu itu fitrahnya adalah menghayati serta menambah iman dan takwa manusia kepada sang pencipta Allah SWT. Manusia adalah makhluk Allah dengan sebaik-baik bentuk (At-Tin :4). Sangat jelas bahwa pembodohan melalui film akan sangat mempengaruhi masa depan generasi bangsa. Mereka (Production House) tidak mau ambil pusing karena profit yang mereka kejar.

2. Pembodohan Akal
Tidak lain diciptakan bumi, langit dan isinya adalah untuk orang-orang yang berakal. (Al Imron:190-191) Maka sangat disayangkan kalau remaja banyak menonton film yang bersifat menimbulkan tahayul kemudian terbayang dalam kehidupan. Jelas akal akan terbodohi dengan cara seperti ini. Islam adalah agama yang mengajarkan pemeluknya untuk belajar memahami kebesaranNya.

Wallohu'alam

January 03, 2008

January 03, 2008

exact1_05@yahoo.co.id

Asslamu'alaikum Wr. Wb.

Salam sejahtera untuk kita semua....peace n LoVe

Mari kita galang persatuan dan kesatuan dalam membangun peradaban yang sejahtera. Jangan bercerai-berai dan jangan lupa terhadapNya.

CP : 081806444908 (Wiwin)
081368751262 (Arif)

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | Blogger Templates