Saran dan kritik dalam membentuk informasi geospasial dasar dapat dikirim ke email pgg@bakosurtanal.go.id.
Salam,
Arif Aditiya
..Indeed, Allah never changes the condition of a people until they intend to change it themselves.. (Qur'an Surah Ar-Ra'd, Ayah 11)
Perjalanan dakwah masih panjang. Salah satu faktor yang membuat kita dapat bertahan dan terus eksis di jalan dakwah adalah adanya hamasah (semangat) dan iradah (kehendak) kuat yang tertanam dalam jiwa kita.
Tidak ada dakwah tanpa kepemimpinan. Kadar tsiqah antara qiyadah dan jundiyah menjadi penentu bagi sejauh mana kekuatan sistem jamaah, kemantapan langkah-langkahnya, keberhasilan dalam mewujudkan tujuan-tujuannya, dan kemampuannya dalam mengatasi berbagai tantangan dan kesulitan.
Dan Katakanlah: "Bekerjalah kamu, Maka Allah dan Rasul-Nya serta orang-orang mukmin akan melihat pekerjaanmu itu, dan kamu akan dikembalikan kepada (Allah) yang mengetahui akan yang ghaib dan yang nyata, lalu diberitakan-Nya kepada kamu apa yang telah kamu kerjakan. (9:105)
Katakanlah: "Inilah jalanku, aku dan orang-orang yang mengikutiku mengajak (kamu) kepada Allah dengan hujjah yang nyata, Maha suci Allah, dan aku tiada Termasuk orang-orang yang musyrik". (12:108)
Biduk kebersamaan kita terus berjalan. Dia telah menembus belukar, menaiki tebing, membelah laut. Adakah di antara kita yang tersayat atau terluka ? Sayatan luka, rasa sakit, air mata adalah bagian dari tabiat jalan yang sedang kita lalui. Dan kita tak pernah berhenti menyusurinya, mengikuti arus waktu yang juga tak pernah berhenti.
December 28, 2011
August 02, 2011
Mendengar kasak-kusuk kuliah Pak Romi, jadi ingin buat oret-oretan tentang Software Engineering, khusunya di Indonesia. Istilah ini kalau dalam bahasa Indonesia artinya menjadi Rekayasa Perangkat Lunak. Sepertinya bahasa Indonesia belum cukup kaya dalam mengadopsi kata-kata yang berasal dari istilah asing. Karena ke-terwakilan kata asing menjadi kata Indonesia terkadang tidak mewakili seutuhnya maksud kata asing tersebut. Benar kata Prof. Nazir Haryanto, sebaiknya beberapa kata asing dipertahankan untuk menghindari salah paham dalam maksud yang sebenarnya. Contohnya kata knowledge jangan disempitkan dengan arti pengetahuan. Karena knowledge lebih dari kata pengetahuan. Bagaimana dengan kata Science, apa ya artinya? Di Indonesia tersedia kata Ilmu, Pengetahuan, dan Ilmu Pengetahuan. Hmmm..:) Kalau diartikan satu-satu jadinya science, knowledge, sedangkan ilmu pengetahuan bahasa inggrisnya jadinya apa? Silahkan diterjemahkan sendiri.July 22, 2011
Wahai manusia! Sungguh telah datang pada kalian bulan Allah dengan membawa berkah rahmat dan maghfirah. Bulan yang paling mulia disisi Allah. Hari-harinya adalah hari-hari yang paling utama. Malam-malamnya adalah malam-malam yang paling utama. Jam demi jamnya adalah jam-jam yang paling utama.
Inilah bulan ketika kamu diundang menjadi tamu Allah dan dimuliakan oleh-Nya. Di bulan ini nafas-nafasmu menjadi tasbih, tidurmu ibadah, amal-amalmu diterima dan doa-doamu diijabah. Bermohonlah kepada Allah Rabbmu dengan niat yang tulus dan hati yang suci agar Allah membimbingmu untuk melakukan shiyam dan membaca Kitab-Nya.
Celakalah orang yang tidak mendapat ampunan Allah di bulan yang agung ini. Kenanglah dengan rasa lapar dan hausmu di hari kiamat. Bersedekahlah kepada kaum fuqara dan masakin. Muliakanlah orang tuamu, sayangilah yang muda, sambungkanlah tali persaudaraanmu, jaga lidahmu, tahan pandanganmu dari apa yang tidak halal kamu memandangnya dan pendengaranmu dari apa yang tidak halal kamu mendengarnya. Kasihilah anak-anak yatim, niscaya dikasihi manusia anak-anak yatimmu. Bertaubatlah kepada Allah dari dosa-dosamu. Angkatlah tangan-tanganmu untuk berdoa pada waktu shalatmu karena itulah saat-saat yang paling utama ketika Allah Azza wa Jalla memandang hamba-hamba-Nya dengan penuh kasih; Dia menjawab mereka ketika mereka menyeru-Nya, menyambut mereka ketika mereka memanggil-Nya dan mengabulkan doa mereka ketika mereka berdoa kepada-Nya.
Wahai manusia! Sesungguhnya diri-dirimu tergadai karena amal-amalmu, maka bebaskanlah dengan istighfar. Punggung-punggungmu berat karena beban (dosa) mu, maka ringankanlah dengan memperpanjang sujudmu.
Ketahuilah! Allah ta’ala bersumpah dengan segala kebesaran-Nya bahwa Dia tidak akan mengazab orang-orang yang shalat dan sujud, dan tidak akan mengancam mereka dengan neraka pada hari manusia berdiri di hadapan Rabb al-alamin.
Wahai manusia! Barang siapa di antaramu memberi buka kepada orang-orang mukmin yang berpuasa di bulan ini, maka di sisi Allah nilainya sama dengan membebaskan seorang budak dan dia diberi ampunan atas dosa-dosa yang lalu. (Sahabat-sahabat lain bertanya: “Ya Rasulullah! Tidaklah kami semua mampu berbuat demikian.”
Rasulullah meneruskan: “Jagalah dirimu dari api neraka walaupun hanya dengan sebiji kurma. Jagalah dirimu dari api neraka walaupun hanya dengan seteguk air.”
Wahai manusia! Siapa yang membaguskan akhlaknya di bulan ini ia akan berhasil melewati sirathol mustaqim pada hari ketika kai-kaki tergelincir. Siapa yang meringankan pekerjaan orang-orang yang dimiliki tangan kanannya (pegawai atau pembantu) di bulan ini, Allah akan meringankan pemeriksaan-Nya di hari kiamat. Barangsiapa menahan kejelekannya di bulan ini, Allah akan menahan murka-Nya pada hari ia berjumpa dengan-Nya. Barang siapa memuliakan anak yatim di bulan ini, Allah akan memuliakanya pada hari ia berjumpa dengan-Nya. Barang siapa menyambungkan tali persaudaraan (silaturahmi) di bulan ini, Allah akan menghubungkan dia dengan rahmat-Nya pada hari ia berjumpa dengan-Nya. Barang siapa memutuskan kekeluargaan di bulan ini, Allah akan memutuskan rahmat-Nya pada hari ia berjumpa dengan-Nya. Barangsiapa melakukan shalat sunat di bulan ini, Allah akan menuliskan baginya kebebasan dari api neraka. Barangsiapa melakukan shalat fardu baginya ganjaran seperti melakukan 70 shalat fardu di bulan lain. Barangsiapa memperbanyak shalawat kepadaku di bulan ini, Allah akan memberatkan timbangannya pada hari ketika timbangan meringan. Barangsiapa di bulan ini membaca satu ayat Al-Quran, ganjarannya sama seperti mengkhatam Al-Quran pada bulan-bulan yang lain.
Wahai manusia! Sesungguhnya pintu-pintu surga dibukakan bagimu, maka mintalah kepada Tuhanmu agar tidak pernah menutupkannya bagimu. Pintu-pintu neraka tertutup, maka mohonlah kepada Rabbmu untuk tidak akan pernah dibukakan bagimu. Setan-setan terbelenggu, maka mintalah agar ia tak lagi pernah menguasaimu. Amirul mukminin k.w. berkata: “Aku berdiri dan berkata: “Ya Rasulullah! Apa amal yang paling utama di bulan ini?” Jawab Nabi: “Ya Abal Hasan! Amal yang paling utama di bulan ini adalah menjaga diri dari apa yang diharamkan Allah”.
Wahai manusia! sesungguhnya kamu akan dinaungi oleh bulan yang senantiasa besar lagi penuh keberkahan, yaitu bulan yang di dalamnya ada suatu malam yang lebih baik dari seribu bulan; bulan yang Allah telah menjadikan puasanya suatu fardhu, dan qiyam di malam harinya suatu tathawwu’.”
“Barangsiapa mendekatkan diri kepada Allah dengan suatu pekerjaan kebajikan di dalamnya, samalah dia dengan orang yang menunaikan suatu fardhu di dalam bulan yang lain.”
“Ramadhan itu adalah bulan sabar, sedangkan sabar itu adalah pahalanya surga. Ramadhan itu adalah bulan memberi pertolongan ( syahrul muwasah ) dan bulan Allah memberikan rizqi kepada mukmin di dalamnya.”
“Barangsiapa memberikan makanan berbuka seseorang yang berpuasa, adalah yang demikian itu merupakan pengampunan bagi dosanya dan kemerdekaan dirinya dari neraka. Orang yang memberikan makanan itu memperoleh pahala seperti orang yang berpuasa tanpa sedikitpun berkurang.”
Para sahabat berkata, “Ya Rasulullah, tidaklah semua kami memiliki makanan berbuka puasa untuk orang lain yang berpuasa. Maka bersabdalah Rasulullah saw, “Allah memberikan pahala kepada orang yang memberi sebutir kurma, atau seteguk air, atau sehirup susu.”
“Dialah bulan yang permulaannya rahmat, pertengahannya ampunan dan akhirnya pembebasan dari neraka. Barangsiapa meringankan beban dari budak sahaya (termasuk di sini para pembantu rumah) niscaya Allah mengampuni dosanya dan memerdekakannya dari neraka.”
“Oleh karena itu banyakkanlah yang empat perkara di bulan Ramadhan; dua perkara untuk mendatangkan keridhaan Tuhanmu, dan dua perkara lagi kamu sangat menghajatinya.”
“Dua perkara yang pertama ialah mengakui dengan sesungguhnya bahwa tidak ada Tuhan selain Allah dan mohon ampun kepada-Nya . Dua perkara yang kamu sangat memerlukannya ialah mohon surga dan perlindungan dari neraka.”
“Barangsiapa memberi minum kepada orang yang berbuka puasa, niscaya Allah memberi minum kepadanya dari air kolam-Ku dengan suatu minuman yang dia tidak merasakan haus lagi sesudahnya, sehingga dia masuk ke dalam surga.” (HR. Ibnu Huzaimah).
May 03, 2011
...................................................................Tampilan OpenJumpGIS dengan hasil Buffer dan Intersect
April 12, 2011



March 31, 2011
Kalau pagi ini kita merasa nikmat, maka itu bagian dari rahmatNya yang senantiasa dilimpahkan, baik kepada orang beriman maupun bukan. Kadang yang kita rasakan merupakan bagian dari yang tidak kita inginkan. Itulah masalah. Karena definisi masalah menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia adalah sesuatu yang tidak normal ; yang tidak diharapkan ; tidak sesuai keinginan.
Saudaraku yang dirahmati Allah SWT,
Saya ingin mengajak teman-teman berandai sejenak. Misalkan kita membeli laptop baru, dimana laptop yang baru saja dibeli mempunyai beberapa aksesoris seperti webcam, bluetooth, audio, dan sebagainya. Garansi yang diberikan dari pihak toko setahun dan garansi yang diberikan dari agen resmi 3 tahun. Itu pun dikenakan syarat jika ada claim (tuntutan) dari konsumen. Misalnya agen tidak mengganti barang yang rusak karena kecerobohan konsumen sendiri. Selain aksesoris, pihak penjual pasti memberikan manual book atau buku panduan dalam menggunakan laptop. Hal ini untuk memberikan petunjuk agar pengguna dapat memakai sesuai dengan yang diharapkan.
Analogi yang sama dengan Allah memberikan pedoman berupa Qur'an dan hadits dalam kehidupan di dunia ini. Ya, tentu saja Allah tidak tinggal diam menyuruh kita menjadi khalifah di dunia. Pasti Allah memberikan panduannya agar sukses dunia bahkan akhirat. Garansi yang diberikan pun bukan sementara, tapi life time guarantee. Tidak pakai expired date, namun tetap harus memenuhi syaratNya. Terdengar mudah kah?
Ketika hidup mengalami masalah maka kembalilah kepada aturanNya. Hidup tidak semudah yang dibayangkan dan tidak seseram yang ditakutkan. Semua berjalan proporsional. Permasalahan yang dilematis ketika idealisme berbenturan dengan realitas, mana yang bertahan hidup. Ketika menjadi mahasiswa, sikap idealisme terbentuk dengan sarapan teori terkini, makan siang dengan manhaj shahih, dan makan malam dengan tadabbur referensi orang sukses. Betapa sempurnanya idealisme yang tecipta. Standar ideal pun setiap orang pasti berbeda. Ada yang berdasar materi, ada juga yang berdasar kebahagiaan, ada pula yang berdasar pada pedoman hidup agamanya. Semua sudah tersedia, tinggaal bagaimana kita memilihnya.
Saudaraku yang dirahmati Allah SWT,
Saya teringat salah satu tulisan dosen saya bernama Pak Romi dalam situsnya yang berjudul "PNS tidak cocok untuk.."
Beliau memang punya karakter dan prinsip yang kuat dan motivator bagi kami sebagai mahasiswanya.
PNS Tidak Cocok Untuk..
Oleh Romi Satria Wahono
Menjadi PNS (Pegawai Negeri Sipil), bagi sebagian orang Indonesia adalah sebuah dambaan, meskipun bagi sebagian lagi yang lain mungkin keengganan. Menjadi dambaan banyak orang sehingga antrean pengambil formulir pendaftaran CPNS selalu membludak setiap tahun. Orang merelakan apapun yang dia miliki untuk menjadi seorang PNS, baik uang puluhan juta rupiah, harga diri, dsb. Meskipun sudah ada upaya dari pemerintah untuk memperbaiki masalah rekrutmen PNS, baik melalui hukuman dan perbaikan sistem, tapi tetap saja masalah sogok, suap, atau apalah namanya adalah fakta yang terjadi di masyarakat.
Alhamdulillah saya tidak perlu melewati itu semua, karena kebetulan saya menjadi PNS bukan lewat jalur penerimaan biasa, tapi lewat beasiswa sekolah luar negeri dalam program STAID (sebelumnya bernama OFP dan STMDP) yang diinisiasi pak Habibie. Well, meskipun saya tidak pernah bercita-cita menjadi PNS, saya harus ikhlas melaksanakan perjanjian yang dulu saya buat sebelum berangkat ke Jepang. Dan secara dewasa saya harus mengakui bahwa ini adalah jalur jalan kehidupan saya, paling tidak sampai ikatan dinas 2n+1 saya berakhir
Jujur, saat ini saya merasa fatique, penat dan bosan dengan kehidupan saya sebagai PNS. Mohon maaf bagi rekan-rekan saya sesama PNS, sekali lagi saya tidak bermasalah dengan anda semua, saya cinta anda semua dan sedang berdjoeang seperti anda-anda semua Yang saya penatkan adalah behavior, sistem dan birokrasi yang ada di dalam institusi pemerintah. Biasanya yang menentramkan saya adalah sahabat saya yang lagi nongkrong di jerman, yaitu Made Wiryana yang sering mengatakan bahwa, yang paling gampang itu memang kalau kita memilih berdjoeang di luar, bebas dan tidak terikat. Penghargaan yang besar kepada rekan-rekan yang memilih berdjoeang di dalam institusi pemerintah, membuat inovasi serta perbaikan dari dalam.
Nah saya ingin menshare suatu ide, pandangan dan referensi sebelum saudara-saudara saya tercinta di seluruh Indonesia memilih untuk menjadi PNS. Tentu yang saya sampaikan ini masih bersifat subjektif, masih hanya analisa di satu atau dua institusi pemerintah, dan perlu satu langkah diskusi, survey atau penelitian yang komprehensif sebagai upaya objetifikasi ide. Poin-poin yang saya sampaikan di bawah juga masih bisa ditambahi, dikurangi, dihapus atau bahkan diturunkan kalau muncul desakan di sana sini Mudah-mudahan ide ini bisa jadi gambaran sehingga tidak ada lagi orang yang salah jalan menempuh jalan terjal dan mendaki menjadi PNS, padahal itu sebenarnya tidak cocok untuk dirinya.
Jadi menurut saya, sekali lagi “menurut saya”, PNS tidak cocok untuk orang-orang seperti di bawah:
Orang yang ingin melakukan perubahan, perbaikan, membuat inovasi baru dan berharap itu akan terimplementasikan dalam waktu cepat. Perubahan, perbaikan berjalan lambat karena sistem (baik dalam konotasi baik maupun buruk ) sudah berjalan sangat lama dan turun temurun. Anda mau nekat? anak kemarin sore dan pahlawan kesiangan adalah gelar abadi anda
Orang yang tidak suka melihat uang dan anggaran dipermainkan, diputar-putar dan dipatgulipat. Orang yang memandang bahwa permainan anggaran, permainan perencanaan kegiatan adalah kegiatan yang salah, penuh dosa dan akan mendapatkan balasan setimpal di akherat kelak. Perlu dicatat juga bahwa banyak juga ”PNS lurus” yang tidak menyadari bahwa beberapa fasilitas dan honor yang diterima adalah hasil subsidi silang dari kesemrawutan anggaran dan realisasinya.
Orang yang tidak suka sesuatu berjalan tidak sesuai dengan rencana atau anggaran yang jauh-jauh hari telah ditetapkan. Dalam rencana anggaran tertulis beli komputer Rp. 20 juta, ternyata harga sebenarnya hanya Rp. 5 juta, dan akhirnya sisanya dipakai untuk keperluan lain yang di luar rencana (honor, tunjangan, beras atau minyak goreng untuk karyawan).
Orang yang tidak tega memalak teman-temannya yang menjadi rekanan bisnis institusinya, dengan meminta kuitansi seharga Rp. 50 juta, padahal nilai pengadaan barang/jasa sebenarnya hanya seharga Rp. 25 juta. Si rekanan bisnis ini karena marginnya kecil, jadi ngemplang pajak, karena memang dia tidak menerima duwit sebesar itu. Perusahaannya bangkrut karena nggak kuat bayar pajak, akhirnya dia buat perusahaan lagi dan ngurus jadi rekanan lagi. Muter-muter terus coi …
Anak muda yang cerdas, berwawasan dan bisa mengeluarkan dan merangkumkan ide (pendapat) yang lebih brilian dan strategis daripada eselon diatasnya (eselon 4, 3, 2, 1) atau bahkan seorang menteri. Si anak muda ini ketika bertemu dengan bos yang tidak tepat akan disebut bahwa idenya terlalu strategis dan kurang tepat dengan golongannya yang rendah dan cocok untuk permasalahan teknis
Orang yang tidak suka dirinya dan hasil kerjanya dinilai hanya dari absensi. Atau lebih lagi bagi orang yang tidak bisa kerja kalau sebelum kerja harus njeglok mesin absensi Apa yang anda perbuat, membuat proposal setebal kamus oxford, kerja lembur sampai subuh, membuat kerjasama dengan institusi atau organisasi di luar negeri, atau mengharumkan nama institusi karena anda berprestasi di luar, semua tidak akan dipandang kalau absensi anda jeblog. Kalau anda protes, maka anda akan diminta membaca UU No 43 Tahun 1999 tentang Pokok-Pokok Kepegawaian dan PP No 30 tahun 1980 tentang Peraturan Disiplin Pegawai Negeri Sipil. Kalau perlu bacanya sambil nyungsep di laut saja mas …
Orang yang merasa kurang apabila bekerja sehari hanya 4 jam. Karena kemungkinan anda akan datang jam 8 pagi, njeglok absen, sarapan pagi sambil ngobrol sampai jam 10. Istirahat siang jam 12, kembali ke kantor jam 13:15, dan adzan sholat ashar jam 15:15 merupakan bel pulang kantor.
Orang yang memiliki jiwa enterpreneur dan selalu melihat segala peluang sebagai peluang yang kemungkinan bisa menjadi bisnis. Ketika jiwa enterpreneur ini diimplementasikan di tempat yang tepat hasilnya akan positif, tetapi apabila diimplementasikan di institusi pemerintah tempat bekerja, bisa jadi sumber korupsi yang maha dahsyat dan mengerikan. Orang ini diharapkan ketika melihat berjubelnya pendaftaran PNS dan mendengar keluhan 4 juta PNS di Indonesia tentang gaji mereka yang rendah selalu berpikir untuk mempunyai perusahaan dan bisa membuka lapangan kerja baru bagi 4 juta orang di Indonesia. Mungkin posisi itu lebih tepat.
Saya yakin bahwa sebagai anak bangsa, baik posisi kita ada di dalam maupun di luar institusi pemerintah, kita ingin dan sama-sama berdjoeang membuat republik kita ini lebih baik, lebih maju, lebih sejahtera dan disegani bangsa-bangsa lain. Seperti yang sudah saya sitir diatas, kadang PNS bukanlah pelaku, tetapi sebenarnya juga menjadi korban. Masih banyak “PNS-PNS lurus” yang siap melakukan perbaikan di negeri ini. Mari kita melakukan perbaikan semampu kita, baik dengan lisan, hati maupun dengan tangan. Dan jangan lupa untuk mensyukuri segala nikmat dan keadaan yang sudah Allah berikan kepada kita.
Wallahualam bisshawab
Semoga tulisan yang sederhana ini dapat menjadi motivasi untuk terus ber-idealisme dan memperbaiki diri hingga akhir hayat. Mohon maaf jika terdapat kata yang kurang berkenan..karena ini hanya subjektifitas penulis saja.
Salam dan tetap dalam perjoeangan..!!!
December 31, 2010
Bismillaahirrohmaanirrohiim….
Saudaraku yang dirahmati Allah SWT,
Kalau saya bertanya hari ini tanggal berapa masehi, saya yakin hampir semua menjawab dengan tepat, 31 Desember 2010. Tapi bagaimana jika saya bertanya tanggal berapa hijriyah sekarang? Mungkin hampir semua dari kita tidak mengetahui bahwa sekarang 26 Muharam 1432. Mungkin bisa saja pertanyaan ini terjawab jika saya bertanya 3 pekan lalu, wajar saja karena dekat dengan tahun baru islam. Ini sekedar buat renungan sederhana dari hal yang kecil saja, saya yakin teman-teman mengerti kenapa ini bisa terjadi di negeri mayoritas muslim terbesar di dunia ini. Bagiamana islam ini mau kembali berjaya jika hal sederhana saja kita tidak begitu peduli. Padahal kalender hijriyah yang berbasis pada rotasi bulan menjadi kalender ibadahnya umat islam dunia. Tapi di dalam tulisan ini saya tidak sedang membahas masalah ini, biarlah menjadi bahan pembuka yang sederhana. Ironisnya negeri ini jika kita tidak merubahnya.
Saudaraku yang dirahmati Allah SWT,
Salah satu makhluk Allah SWT yang diciptakan sombong selain iblis adalah waktu. Dia tidak sekali-kali menoleh ke belakang, dia berjalan terus ke depan tanpa memandang taqwanya seseorang, tua atau muda, tingkat pendidikan, maupun kekayaan yang dimilikinya. Dialah waktu, yang Allah pun bersumpah dengannya. Sejenak saya ingin mengingatkan tentang surat Al Ashr (surat ke 103, Makkiyah, diturunkan setelah surat Al Insyirah)
1. Demi Masa.
2. Sesungguhnya manusia dalam kerugian.
3. Kecuali orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal shalih dan saling menasehati agar menaaati kebenaran dan saling menasihati dalam kesabaran.
Dalam tafsir Ibnu Katsir imam Syafi’i rahimahullah mengomentari surat ini dengan kalimat, ”Kalau saja umat manusia merenungkan surat ini, pastilah sudah cukup (jika tidak diturunkan surat lainnya)”.
Waktu terus berlalu mengurangi jatah kita hidup di dunia ini, jika saja kita tidak pandai mengaturnya mungkin kita termasuk golongan yang merugi. Astaghfirullohaladzhim. Tidak ada yang pantas dirayakan dari kurangnya umur kita, sepantasnya menjadi renungan dan evaluasi terhadap kinerja ibadah kita. Sudahkah tahun ini kita merasa lebih baik? Bagaimana dengan kualitas ibadah shalat kita? Bagaimana kondisi shaum kita? Apa kabar dengan tahajud kita? Belum lagi dengan kabar saudara kita di Palestina yang mungkin kita lalai mendoakan mereka. Padahal hak muslim terhadap muslim lain adalah mendoakannya.
Rasululloh SAW bersabda, ”Tidak dikatakan beriman diantara kalian sampai kalian mencintai saudaranya seperti mencintai dirinya sendiri” (HR. Bukhari)
Semoga malam ini kita dapat menggunakannya dengan muhasabah atau evaluasi diri kita, untuk kemudian melakukan perbaikan di waktu mendatang. Bukankah Rasulullah SAW mengkategorikan orang yang beruntung adalah orang yang lebih baik dari hari kemarin?
Saudaraku yang dirahmati Allah SWT,
Tadi sempat saya menonton berita bahwa tiket seharga Rp. 250.000 yang disediakan sebuah panitia club malam di Jakarta ludes terjual, padahal jumlah tiket yang dijual sekitar 3000 tiket. Saya berangan andai saja uang Rp. 750.000.000 itu digunakan untuk menyantuni kaum faqir di sekitar Jakarta, pasti tahun baru 2011 akan sangat mereka rasakan manfaatnya, atau paling tidak diberikan semacam beasiswa bagi mereka anak-anak yang seharusnya sekolah, bukan bekerja sebagai pengamen dan sebagainya. Banyak cara yang lebih bermanfaat. Setiap akhir tahun kita saksikan di berbagai tempat banyak kegiatan yang cenderung berlebihan. Tidak proporsional dalam menyikapi yang seharusnya. Hal penting menjadi tidak penting, dan hal tidak penting menjadi (seolah) penting. Saya tidak berani mengatakan kegiatan yang biasanya dilakukan seperti ramai-ramai ke pantai, puncak atau ngumpul-ngumpul dengan berkahir kembang api dan sebagainya adalah kegiatan yang sia-sia, tapi sampai saat ini saya belum bisa melihat lebih besar kebaikannya saja. Lain halnya jika kita mengikuti kajian islam, bermuhasabah, atau semisal itu, mungkin saya bisa katakan itu lebih baik. Kalau kita saksikan kemeriahan setiap akhir tahun saya khawatir ini bagian dari sifat sia-sia. Maaf, ini sekedar pendapat saya saja. Ironisnya negeri ini jika kita tidak merubahnya.
Saudaraku yang dirahmati Allah SWT,
Banyak kata bijak yang dapat kita jadikan dalam memotivasi diri, salah satunya adalah orang yang sukses adalah orang yang dapat merencanakan dengan sukses. Ini artinya perencanaan menentukan kesuksesan. Pergantian waktu menuntut kita untuk menjadi lebih baik. Salah satunya adalah mempunyai target yang akan dicapai di waktu berikutnya. Mungkin istilah ini lebih familiar dengan 'resolusi'. Berbagai macam target dapat menjadi arah dalam menuju kesuksesan. Target intelektual, target financial, target emosional, target ruhiyah, dan lain sebagainya. Saya ingin mengajak teman-teman untuk sedikit meluangkan waktu di malam pergantian tahun ini untuk menyusun target-target itu, kemudian menjadikannya nafas segar di hari pertama tahun depan. Semoga dengan menyusun target yang akan dicapai, menjadikan kita mempunyai track yang baik dalam menuju kesuksesan.
Di akhir tulisan yang sederhana ini sejenak kita berdoa,
Yaa Allah yang Maha Rahman dan Rahim,
Ampunilah segala dosa dan kelalaian kami akan waktu yang kau beri,
Yaa Allah yang Maha Pengampun,
Berikanlah kami ampunan atas dosa yang kami lakukan,
Dosa yang kian hari kian bertambah, hanya kepadaMulah kami memohon ampunan.
Yaa Allah pemilik masa,
Jadikanlah kami insan yang pandai dalam memperbaiki diri,
Jadikanlah kami insan yang pandai menata hati, menjadi pribadi yang baik.
Yaa Allah yang Maha Rahmah,
Berikanlah kami kekuatan dalam istiqomah di jalan dakwah,
Jangan biarkan kami menjadi orang yang lalai akan perintah dan larangan yang telah RasulMu sampaikan. Jangan biarkan kami menjadi orang-orang yang merugi.
Yaa Allah terimalah doa dan amal ibadah kami.
Sampaikanlah kami di RamadhanMu.
Aaamiin yaa Rabbal ‘alaamiin.
Alhamdulillah………..
Saya mohon maaf jika ada kata yang kurang berkenan. Semoga kita menjadi lebih baik dan berguna untuk umat, bangsa dan negara.
Semoga bermanfaat. Tetap dalam perjoeangan..!!!
Arif Aditiya
26 Muharam 1432 H,
31 Desember 2010 M
December 25, 2010
October 31, 2010
Saudaraku yang dirahmati Allah SWT,
Tragedi Oktober berdarah. Mungkin ini yang dapat mewakili Indonesia bulan Oktober tahun ini. Sedih memang. Saya hanya mencoba sharing dari sedikit yang bisa dilakukan. Setidaknya masih ada korelasi dengan semangat 28 Oktober untuk Indonesia.
Belum kering duka Indonesia atas bencana banjir bandang yang melanda Kabupaten Wasior, Provinsi Papua, Indonesia dikejutkan dengan gempa 7.2 (USGS mencatat 7.7) dan tsunami di Kabupaten Kepulauan Mentawai, Provinsi Sumatera Barat. Selang beberapa jam kemudian gunung Merapi tidak lagi ‘batuk’ waspada, namun merapi sudah erupsi dan memakan sedikitnya korban 30 jiwa. Di antara runtutan bencana tadi, ibukota negara, Jakarta mengalami banjir (rutin) yang terbesar selama 3 tahun terakhir ini. Semua kejadian tersebut berkaitan erat dengan alam.
Kejadian ini menuntut kita untuk evaluasi (muhasabah) terhadap apa yang telah kita lakukan. Mungkin sebagian dari kita (atau bahkan sebagian besar) menganggap bencana yang terjadi merupakan adzab Allah terhadap bangsa ini. Saya belum yakin benar jika ini merupakan adzab Allah SWT atas apa yang telah dilakukan. Karena untuk menghakimi bahwa ini adzab perlu diyakini dengan evaluasi. Ya, yang jelas ini memerlukan evaluasi. Allah mengkaruniakan nikmat kepada kita begitu banyak. Allah memberikan rahmatNya kepada hambaNya dengan ujian, cobaan, dan adzab yang diberikan. Jika ini ujian, berapa banyak orang beriman di negeri ini ? Jika ini merupakan cobaan, cobaan kepada siapa ? Dan jika ini adzab untuk bangsa Indonesia, maka dosa mana yang Allah balas ‘tunai’ beruntun di Indonesia ? Ah, rasanya jika saya menghakimi dengan adzab, saya merasa belum pantas, karena bisa jadi mereka yang menjadi korban iman dan taqwanya lebih baik dari kita.
Sekitar tahun 2007 lalu, hal serupa juga terjadi. Gunung Merapi mengalami erupsi dengan jangka waktu yang lebih lama (± 1 bulan), kemudian tak lama terjadi gempa di pantai selatan Jawa (Pangandaran, Bantul). Korban pun berjatuhan.
Sedikit cerita, tahun 2007 lalu saya sedang bertugas ke melakukan pengukuran deformasi bumi di Gn. Anak Krakatau. Waktu itu ombak begitu besar, bahkan sampai dermaga yang kami singgahi sebelumnya hancur. Saya baru tahu kalau saat itu terjadi gempa di selatan Jawa. Tahun 2009 gempa besar terjadi di Padang, dan saya ditugaskan ke Pulau Pagai, Kep. Mentawai untuk melakukan pengukuran pergeseran yang terjadi. Perjalanan panjang ditempuh ± 14 jam dengan kapal laut. Panjang dan melelahkan (juga membosankan). Ketika tiba di Pagai Selatan saya sempat ngobrol dengan turis dari Australia yang setiap tahunnya rajin ke Mentawai hanya untuk surfing. Dia mengatakan ombak disini (Mentawai, red) lebih baik dari Bali. Dan benar, saya mendapatkan data dari Dinas Administrasi Pelabuhan bahwa turis asing lebih menyukai surfing di Mentawai dibandingkan Bali. Tahun 2009 pernah ada kasus salah satu pulau di mentawai yang dijual di Internet. Disanalah tempat yang masyhur untuk surfing. Kemarin saya betugas di Sorong, Papua Barat dan mendapat informasi langsung dari pejabat yang mengunjungi bersama Presiden terkait bencana di Wasior. sungguh memilukan. Ada seorang yang bertahan di pohon namun seng atap rumah menyambarnya mengenai setengah dari badannya. Innalillahi wa inna ilayhi roji'un...
Saudaraku yang dirahmati Allah SWT,
Mungkin Allah terlalu sayang terhadap kita, sehingga musibah ini diharapkan dapat mengembalikan kita pada jalan yang benar.
”Jika penduduk negeri ini beriman dan bertaqwa, pasti akan kami berikan berkah dari bumi dan langit, tetapi mereka mendustakan (ayat-ayat kami), maka kami siksa mereka disebabkan perbuatannya. Maka apakah penduduk negeri itu merasa aman dari kedatangan siksaan kami di malam hari di waktu mereka sedang tidur ?” (Qs:Al A’raf : 96-97)
Gempa yang terjadi di Kep. Mentawai bisa jadi akan menimbulkan dampak pada gunung merapi-gunung merapi yang ada di Sumatera dan Jawa. Hal ini terjadi karena desakan akibat pergerakan lempeng bumi yang terjadi kemarin. Kita ketahui bahwa Indonesia merupakan jalur gunung terusan gunung merapi dari Eurasia. Sederhananya adalah sepanjang jalur gempa maka sepanjang itu ada gunung. Jika tidak ada gunung, entahlah seberapa seringnya kita mengalami gempa. Ya, itulah kebesaran dan kasih sayang yang Allah berikan kepada kita di Bumi. Pagi ini (30/10) kita mendengar sedikitnya 18 gunung merapi berstatus waspada, termasuk gunung Anak Krakatau.
Saya coba ambil dari bukunya The Qur’aan and Modern Science (Dr. Zakir Naik, 2000) :
“Have We not made The earth as a wide Expanse, And the mountains as pegs?”
The word awtad means stakes or pegs (like those used to anchor a tent); they are the deep foundations of geological folds.
”Bukankah gunung itu kami jadikan hamparan, Dan kami jadikan gunung sebagai pasak” (Qs:78:6-7)
Semoga setiap musibah yang terjadi menjadi ibrah (pelajaran) berharga. Khawatir kita kurang bersyukur atas nikmat yang diberikan. Khawatir kita lalai atas kewajiban yang ahrus ditunaikan. Khawatir kita lupa terhadap hak-hak kaum fakir. Khawatir kita akan kewajiban sebagai khalifah di bumi, sehingga ketika alam pun menegur, kita menjawab, “kami melakukan bagian dari perbaikan”.
“Dan ketika Rabbmu memaklumkanmu, barang siapa yang bersyukur maka akan Kutambah nikmatKu, dan barang siapa yang ingkar atas nikmatKu, sungguh adzabKu sangat pedih” (Qs:14:7)
Semoga bermanfaat dan menjadi bahan renungan kita dalam menuju perbaikan diri.
Tetap dalam perjoeangan...!!!
September 08, 2010
Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam naik ke atas mimbar kemudian berkata, “Amin, amin, amin”. Para sahabat bertanya :
“Kenapa engkau berkata ‘Amin, amin, amin, Ya Rasulullah?” Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Telah datang malaikat Jibril dan ia berkata :
‘Hai Muhammad celaka seseorang yang jika disebut nama engkau namun dia tidak bershalawat kepadamu dan katakanlah amin!’ maka kukatakan, ‘Amin’, kemudian Jibril berkata lagi, ‘celaka seseorang yang masuk bulan Ramadhan tetapi keluar dari bulan Ramadhan tidak diampuni dosanya oleh Allah dan katakanlah amin!’, maka aku berkata : ‘Amin’. Kemudian Jibril a.s berkata lagi. ‘celakalah seseorang yang mendapatkan kedua orang tuanya atau salah seorang dari keduanya masih hidup tetapi justru tidak memasukkan dia ke surga dan katakanlah amin!’ maka kukatakan, ‘Amin”.
(Hadits Riwayat Bazzar dalam Majma’uz Zawaid 10/1675-166, Hakim 4/153 dishahihkannya dan disetujui oleh Imam Adz-Dzahabi dari Ka’ab bin Ujrah, diriwayatkan juga oleh Imam Bukhari dalam Adabul Mufrad no. 644 (Shahih Al-Adabul Mufrad No. 500 dari Jabir bin Abdillah)
Dalam hadits lain yang diriwayatkan oleh Ath Thabrani
Berkata Nabi SAW, telah datang jibril dan dia berkata, Wahai Muhammad, barang siapa menemui bulan Ramadhan dan kemudian mati dan tidak diampuni (dosanya), maka dia akan dimasukkan ke dalam neraka dan Alloh akan mengabaikannya (jauh darinya ), katakan Amin, maka aku berkata Amin. [HR. Thabrani dari Jaabir]August 15, 2010
August 03, 2010

July 18, 2010

July 10, 2010
Evaluasi berasal dari bahasa inggris evaluation. Menurut stufflebeam dalam worthen dan sanders (1979 : 129) evaluasi adalah : process of delineating, obtaining and providing useful information for judging decision alternatives. Dalam evaluasi ada beberapa unsur yang terdapat dalam evaluasi yaitu : adanya sebuah proses (process), perolehan (obtaining), penggambaran (delineating), penyediaan (providing) informasi yang berguna (useful information) dan alternatif keputusan. Dalam buku yang sama (1979:1) evaluasi didefinisikan mencari sesuatu yang berharga (worth). Sesuatu yang berharga tersebut dapat berupa informasi tentang suatu program, produksi serta alternatif prosedur tertentu. Karenanya evaluasi merupakan hal baru dalam kehidupan manusia, sebab hal tersebut senantiasa mengiringi kehidupan seseorang. Seorang manusia yang telah mengerjakan suatu hal, pasti akan menilai apakah yang dilakukannya tersebut telah sesuai dengan keinginannya semula. Untuk definisi yang kedua ini saya tertarik dan menurut saya lebih tepat. Pencarian sesuatu yang berharga (valuable) dari semua proses (process) yang telah dijalani. Islam menyebutnya sebagai muhasabah (introspeksi).June 27, 2010
April 28, 2010
April 14, 2010

