March 14, 2012

March 14, 2012

Kisah Keluarga Kecil : Siti, penjual Bakso keliling

SITI, BOCAH PENJUAL BAKSO...

Sore kemarin – Selasa, 06 Maret 2012 – saya pulang kantor rada “tenggo”, jadi sampai di rumah jam 17.30-an, saya sempat nonton acara “Orang-Orang Pinggiran” di Trans7. Dada saya sesak menyaksikannya, air mata saya meleleh tanpa bisa ditahan, tak mampu berkata-kata. Siti, seorang bocah yatim yang ditinggal mati ayahnya sejak usia 2 tahun. Kini Siti berumur 7 tahun. Sehari-hari sepulang sekolah Siti masih harus berkeliling kampung menjajakan bakso. Karena ia masih anak-anak, tentu belum bisa mendorong rombong bakso. Jadi bakso dan kuahnya dimasukkan dalam termos nasi yang sebenarnya terlalu besar untuk anak seusianya. Termos seukuran itu berisi kuah tentu sangat berat.

Tangan kanan menenteng termos, tangan kiri menenteng ember plastik hitam berisi mangkok-mangkok, sendok kuah, dan peralatan lain. Dengan terseok-seok menenteng beban seberat itu, Siti harus berjalan keluar masuk kampung, terkadang jalanannya menanjak naik. Kalau ada pembeli, Siti akan meracik baksonya di mangkok yang diletakkan di lantai. Maklum ia tak punya meja. Terkadang jika ada anak yang membeli baksonya, Siti ingin bisa ikut mencicipi. Tapi ia terpaksa hanya menelan ludah, menahan keinginan itu. Setelah 4 jam berkeliling, ia mendapat upah 2000 perak saja! Kalau baksonya tak habis, upahnya hanya Rp. 1000,- saja. Lembaran seribuan lusuh berkali-kali digulung-gulungnya.

Sampai di rumah, Siti tak mendapati siapapun. Ibunya jadi buruh mencangkul lumpur di sawah milik orang lain. Tak setiap hari ia mendapat upah uang tunai. Terkadang ia hanya dijanjikan jika kelak panenan berhasil ia akan mendapatkan bagi hasilnya. Setiap hari kaki Ibunda Siti berlumur lumpur sampai setinggi paha. Ia hanya bisa berharap kelak panenan benar-benar berhasil agar bisa mendapat bayaran.

Hari itu Siti ingin bisa makan kangkung. Ia pergi ke rumah tetangganya, mengetuk pintu dan meminta ijin agar boleh mengambil kangkung. Meski sebenarnya Siti bisa saja langsung memetiknya, tapi ia selalu ingat pesan Ibunya untuk selalu minta ijin dulu pada pemiliknya. Setelah diijinkan, Siti langsung berkubang di empang untuk memetik kangkung, sebatas kebutuhannya bersama Ibunya. Petang hari Ibunya pulang. Siti menyerahkan 2000 perak yang didapatnya. Ia bangga bisa membantu Ibunya. Lalu Ibunya memasak kangkung hanya dengan garam. Berdua mereka makan di atas piring seng tua, sepiring nasi tak penuh sepiring, dimakan berdua hanya dengan kangkung dan garam. Bahkan ikan asin pun tak terbeli, kata Ibunda Siti.

Bayangkan, anak sekecil itu, pulang sekolah menenteng beban berat keliling kampung, tiba di rumah tak ada makanan. Kondisi rumahnya pun hanya sepetak ruangan berdinding kayu lapuk, atapnya bocor sana-sini. Sama sekali tak layak disebut rumah. Dengan kondisi kelelahan, dia kesepian sendiri menunggu Ibunya pulang hingga petang hari.

Sering Siti mengatakan dirinya kangen ayahnya. Ketika anak-anak lain di kampung mendapat kiriman uang dari ayah mereka yang bekerja di kota, Siti suka bertanya kapan ia dapat kiriman. Tapi kini Siti sudah paham bahwa ayahnya sudah wafat. Ia sering mengajak Ibunya ke makam ayahnya, berdoa disana. Makam ayahnya tak bernisan, tak ada uang pembeli nisan. Hanya sebatang kelapa penanda itu makam ayah Siti. Dengan rajin Siti menyapu sampah yang nyaris menutupi makam ayahnya. Disanalah Siti bersama Ibunya sering menangis sembari memanjatkan doa. Dalam doanya Siti selalu memohon agar dberi kesehatan supaya bisa tetap sekolah dan mengaji. Keinginan Siti sederhana saja : bisa beli sepatu dan tas untuk dipakai sekolah sebab miliknya sudah rusak.

Baksooo...baksoooo...suara siti menawarkan baksonya..suaranya bikin hati yg mendengarnya bagai tersayat-sayat...
Kepikiran dengan konsidi Siti, dini hari terbangun dari tidur saya buka internet dan search situs Trans7 khususnya acara Orang-Orang Pinggiran. Akhirnya saya dapatkan alamat Siti di Kampung Cipendeuy, Desa Cibereum, Cilangkahan, Banten dan nomor contact person (Pak Tono).

Usai sholat Subuh saya hubungi Pak Tono, meski agak sulit bisa tersambung. Beliau tinggal sekitar 50 km jauhnya dari kampung Siti. Pak Tono-lah yang menghubungi Trans7 agar mengangkat kisah hidup Siti di acara OOP. Menurut keterangan Pak Tono, keluarga itu memang sangat miskin, Ibunda Siti tak punya KTP. Pantas saja dia tak terjangkau bantuan resmi Pemerintah yang selalu mengedepankan persyaratan legalitas formal ketimbang fakta kemiskinan itu sendiri. Pak Tono bersedia menjemput saya di Malimping, lalu bersama-sama menuju rumah Siti, jika kita mau memberikan bantuan. Pak Tono berpesan jangan bawa mobil sedan sebab tak bakal bisa masuk dengan medan jalan yang berat.

Saya pun lalu menghubungi Rumah Zakat kota Cilegon. Saya meminta pihak Rumah Zakat sebagai aksi “tanggap darurat” agar bisa menyalurkan kornet Super Qurban agar Siti dan Ibunya bisa makan daging, setidaknya menyelamatkan mereka dari ancaman gizi buruk. Dari obrolan saya dengan Pengurus Rumah Zakat, saya sampaikan keinginan saya untuk memberi Siti dan Ibunya “kail”. Memberi “ikan” untuk tahap awal boleh-boleh saja, tapi memberdayakan Ibunda Siti agar bisa mandiri secara ekonomi tentunya akan lebih bermanfaat untuk jangka panjang. Saya berpikir alangkah baiknya memberi modal pada Ibunda Siti untuk berjualan makanan dan buka warung bakso, agar kedua ibu dan anak itu tidak terpisah seharian. Siti juga tak perlu berlelah-lelah seharian, dia bisa bantu Ibunya berjualan sambil belajar.

Mengingat untuk memberi “kail” tentu butuh dana tak sedikit, pagi ini saya menulis kisah Siti dan memforward ke grup-grup BBM yang ada di kontak BB saya. Juga melalui Facebook. Alhamdulillah sudah ada beberapa respon positif dari beberapa teman saya. Bahkan ada yang sudah tak sabar ingin segera diajak ke Malimping untuk menemui Siti dan memeluknya. Bukan hanya bantuan berupa uang yang saya kumpulkan, tapi jika ada teman-teman yang punya putri berusia 7-8 tahun, biasanya bajunya cepat sesak meski masih bagus, alangkah bermanfaat kalau diberikan pada Siti.

Adapula teman yang menawarkan jadi orang tua asuh Siti dan mengajak Siti dan Ibunya tinggal di rumahnya. Semua itu akan saya sampaikan kepada Pak Tono dan Ibunda Siti kalau saya bertemu nanti. Saya menulis artikel ini bukan ingin menjadikan Siti seperti Darsem, TKW yang jadi milyarder mendadak dan kemudian bermewah-mewah dengan uang sumbangan donatur pemirsa TV sehingga pemirsa akhirnya mensomasi Darsem. Jika permasalahan Siti telah teratasi kelak, uang yang terkumpul akan saya minta kepada Rumah Zakat untuk disalurkan kepada Siti-Siti lain yang saya yakin jumlahnya ada beberapa di sekitar kampung Siti.

Mengetuk hati penguasa formal, mungkin sudah tak banyak membantu. Saya menulis shout kepada Ibu Atut sebagai “Ratu” penguasa Banten ketika kejadian jembatan ala Indiana Jones terekspose, tapi toh tak ada respon. Di media massa juga tak ada tanggapan dari Gubernur Banten meski kisah itu sudah masuk pemberitaan media massa internasional. Tapi dengan melalui grup BBM, Facebook dan Kompasiana, saya yakin masih ada orang-rang yang terketuk hatinya untuk berbagi dan menolong. Berikut saya tampilkan foto-foto Siti yang saya ambil dari FB Orang-Orang Pinggiran.

Semoga menyentuh hati nurani kita semua.

(Dikutip dari milis)

INFO TAMBAHAN :
Jika ada yang ingin langsung bertemu Siti, anda bisa menghubungi Pak Tono yang akan mengantar ke lokasi kampung Siti. No HP Pak Tono 0858 1378 8136, alamat lengkap : Kampung Cibobos 02/05, Desa Karangkamulyan, Kec. Cihara, Kabupaten Lebak, Banten Selatan. Kode pos 42391.

Semua kiriman paket, wesel, dll melalui Pak Tono, sebab Siti tidak bisa mengambil karena Ibunya tak punya KTP dan identitas diri lainnya sebagai bukti persyaratan pengambilan.

(info didapat dari milis yg memuat cerita ini, saya bantu meneruskan.. ^_^)
---------------------------
- Saatnya kita merenungkan, bersyukur & membuka pintu hati utk sebentuk kehidupan yg jauh kurang beruntung dr kita.
- Jika ingin berderma, sedikitpun sangat membantu, namun jika mampu, lebih baik memberikan "kail" daripada "ikan"-nya.

TAMBAHAN:
Jika ada yang ingin langsung bertemu Siti, anda bisa menghubungi Pak Tono yang akan mengantar ke lokasi kampung Siti. No HP Pak Tono 0858 1378 8136, alamat lengkap : Kampung Cibobos 02/05, Desa Karangkamulyan, Kec. Cihara, Kabupaten Lebak, Banten Selatan. Kode pos 42391.

Semua kiriman paket, wesel, dll melalui Pak Tono, sebab Siti tidak bisa mengambil karena Ibunya tak punya KTP dan identitas diri lainnya sebagai bukti persyaratan pengambilan.

Demikian info tambahannya.

(info didapat dari milis yg memuat cerita ini, saya bantu meneruskan dr note seorang sahabat.. ^_^)



January 09, 2012

January 09, 2012

DATA MINING 2 : Introduction Tool RapidMiner

Saya coba melanjutkan tutorial dari Data Mining sebelumnya, dalam slide berikut ini mengenalkan salah satu 'the powerful' tool data mining yaitu RapidMiner



Tetap dalam Perjoeangan..!!!

DATA MINING 1 : Introduction Concept and Technique

Pada riset Data Mining banyak mahasiswa yang belum mengerti konsep dasarnya, apalagi tekniknya. Berikut ini slide yang menjelaskan tentang Data Mining tentang Konsep, Teknik, dan beberapa tool data mining yang dapat diguanakan. Jadi, jika ingin skripsi, tesis atau pun disertasi jangan karena "keren" saja, tapi pahamilah..pahamilah..

January 02, 2012

January 02, 2012

Problematika, Tantangan, dan Peluang Remaja Islam




Bagi yang ingin mendapatkan materinya silahkan mendownload disini..

Semoga bermanfaat..!!!

December 28, 2011

December 28, 2011

Prof. Hasanuddin Z. Abidin : Geodesi Masa Depan

Bagi teman-teman Rakortek Geodesi Geodinamika Bakosurtanal tahun 2011 yang ingin mendapatkan file presentasi Pak Hasan dapat download disini dan materi presentasi pembicara lainnya, silahkan klik disini untuk mendapatkannya.

Saran dan kritik dalam membentuk informasi geospasial dasar dapat dikirim ke email pgg@bakosurtanal.go.id.


Salam,

Arif Aditiya

August 02, 2011

August 02, 2011

Software Engineering dan Jurusan IT di Indonesia

Mendengar kasak-kusuk kuliah Pak Romi, jadi ingin buat oret-oretan tentang Software Engineering, khusunya di Indonesia. Istilah ini kalau dalam bahasa Indonesia artinya menjadi Rekayasa Perangkat Lunak. Sepertinya bahasa Indonesia belum cukup kaya dalam mengadopsi kata-kata yang berasal dari istilah asing. Karena ke-terwakilan kata asing menjadi kata Indonesia terkadang tidak mewakili seutuhnya maksud kata asing tersebut. Benar kata Prof. Nazir Haryanto, sebaiknya beberapa kata asing dipertahankan untuk menghindari salah paham dalam maksud yang sebenarnya. Contohnya kata knowledge jangan disempitkan dengan arti pengetahuan. Karena knowledge lebih dari kata pengetahuan. Bagaimana dengan kata Science, apa ya artinya? Di Indonesia tersedia kata Ilmu, Pengetahuan, dan Ilmu Pengetahuan. Hmmm..:) Kalau diartikan satu-satu jadinya science, knowledge, sedangkan ilmu pengetahuan bahasa inggrisnya jadinya apa? Silahkan diterjemahkan sendiri.

Bicara Software Engineering :

IEEE mendefinisikan Software Engineering dengan redaksi ;

"Software is programs, procedures, and possibly associated documentation and data pertaining to the operation of a computer system".

Terkadang (bahkan sering), istilah software engineering (SE) atau rekayasa perangkat lunak di dunia pendidikan IT di Indonesia hanya berfokus pada satu atau dua macam bahasa pemrograman saja. Padahal ditinjau dari standar IEEE di atas, SE meliputi algorithm, data structure, hingga dokumentasi seperti manual guide dan riwayat software. Saya tidak terlalu berani menyalahkan instansi perguruan tinggi IT yang notabene-nya banyak para pakar IT disana, namun kalau melihat kiblat IT kita, saya dengan tegas mengatakan bahwa di Indonesia ini banyak yang salah IT-nya. Kenapa? Lihat saja, berdasarkan COmputing Curricula ACM (Association for Computing Machine) Software Engineering mempunyai strata yang sama dengan Computer Science (prodi Ilmu Komputer/Teknik Informatika), tetapi realitanya di Indonesia ini software engineering malah menjadi minat atau konsentrasi, bahkan menjadi jurusan di SMK. Weleh..wele..

Ada 2 buku yang menurut saya (dan menurut sebagian besar para pakar bidang SE) menjadi "kitab suci" dan penginspirasi buku-buku bidang SE. Pertama, Buku Roger S. Pressman : Software Engineering A Practitioner's Approach dan kedua adalah buku Ian Summerville : Software Engineering.


Saya agak heran dengan sistem pendidikan IT di Indonesia, dari jenjang D3 sampai ke S3. Contoh sederhana, di suatu perguruan tinggi terkenal bidang Komputer di Bandung, menawarkan S1 Manajemen Informatika. Padahal kalau dilihat dari standar computing curricula yang dikeluarkan ACM, management of informatics tidak tersedia dalam 5 core bidang IT. 5 Core bidang IT terdiri dari Computer Engineering, Computer Science, Information System, Information Technology, dan Software Engineering. Lucunya lagi, di Gunadarma yang notabene-nya Universitasnya yang sudah 25 tahun menyelenggarakan pendidikan IT, menyediakan program pasca sarjana Magister Manajemen Sistem Informasi (M.MSI). Aneh..lha kok bisa nyeleneh..


Fakta lain, di UI, IPB, UGM ada S1 Ilmu Komputer (Computer Science), maka di STMIK Eresha ada S1 dan S2 Teknik Informatika. Pada prinsipnya Ilmu Komputer dan Teknik Informatika adalah ilmu yang dapat dikatakan sama, kalaupun ada perbedaan bukan pada yang pokoknya. Hal ini muncul karena kiblat belajarnya berbeda. Istilah Computer Science muncul di benua Amerika, sedangkan istilah Teknik Informatika banyak muncul di Eropa. Di Eresha M.Kom-nya juga Teknik Informatika, hal ini diakui oleh DIKTI. Hal seperti ini menjadi ambigu di industri pendidikan IT di Indonesia. Seharusnya DIKTI bersama APTIKOM menjadi pengatur hal seperti ini. Semua berstandar International. Jangan asal buka jurusan. Memang kalau dilihat semua jurusan hampir sama isinya, wajib programming.


Jayalah Terus ICT Indonesia....!!!

Tetap dalam perjoeangan...!!!



July 22, 2011

July 22, 2011

Dengarlah, Khutbah Rasulullah SAW menjelang Ramadhan

Wahai manusia! Sungguh telah datang pada kalian bulan Allah dengan membawa berkah rahmat dan maghfirah. Bulan yang paling mulia disisi Allah. Hari-harinya adalah hari-hari yang paling utama. Malam-malamnya adalah malam-malam yang paling utama. Jam demi jamnya adalah jam-jam yang paling utama.

Inilah bulan ketika kamu diundang menjadi tamu Allah dan dimuliakan oleh-Nya. Di bulan ini nafas-nafasmu menjadi tasbih, tidurmu ibadah, amal-amalmu diterima dan doa-doamu diijabah. Bermohonlah kepada Allah Rabbmu dengan niat yang tulus dan hati yang suci agar Allah membimbingmu untuk melakukan shiyam dan membaca Kitab-Nya.

Celakalah orang yang tidak mendapat ampunan Allah di bulan yang agung ini. Kenanglah dengan rasa lapar dan hausmu di hari kiamat. Bersedekahlah kepada kaum fuqara dan masakin. Muliakanlah orang tuamu, sayangilah yang muda, sambungkanlah tali persaudaraanmu, jaga lidahmu, tahan pandanganmu dari apa yang tidak halal kamu memandangnya dan pendengaranmu dari apa yang tidak halal kamu mendengarnya. Kasihilah anak-anak yatim, niscaya dikasihi manusia anak-anak yatimmu. Bertaubatlah kepada Allah dari dosa-dosamu. Angkatlah tangan-tanganmu untuk berdoa pada waktu shalatmu karena itulah saat-saat yang paling utama ketika Allah Azza wa Jalla memandang hamba-hamba-Nya dengan penuh kasih; Dia menjawab mereka ketika mereka menyeru-Nya, menyambut mereka ketika mereka memanggil-Nya dan mengabulkan doa mereka ketika mereka berdoa kepada-Nya.

Wahai manusia! Sesungguhnya diri-dirimu tergadai karena amal-amalmu, maka bebaskanlah dengan istighfar. Punggung-punggungmu berat karena beban (dosa) mu, maka ringankanlah dengan memperpanjang sujudmu.

Ketahuilah! Allah ta’ala bersumpah dengan segala kebesaran-Nya bahwa Dia tidak akan mengazab orang-orang yang shalat dan sujud, dan tidak akan mengancam mereka dengan neraka pada hari manusia berdiri di hadapan Rabb al-alamin.

Wahai manusia! Barang siapa di antaramu memberi buka kepada orang-orang mukmin yang berpuasa di bulan ini, maka di sisi Allah nilainya sama dengan membebaskan seorang budak dan dia diberi ampunan atas dosa-dosa yang lalu. (Sahabat-sahabat lain bertanya: “Ya Rasulullah! Tidaklah kami semua mampu berbuat demikian.”

Rasulullah meneruskan: “Jagalah dirimu dari api neraka walaupun hanya dengan sebiji kurma. Jagalah dirimu dari api neraka walaupun hanya dengan seteguk air.”

Wahai manusia! Siapa yang membaguskan akhlaknya di bulan ini ia akan berhasil melewati sirathol mustaqim pada hari ketika kai-kaki tergelincir. Siapa yang meringankan pekerjaan orang-orang yang dimiliki tangan kanannya (pegawai atau pembantu) di bulan ini, Allah akan meringankan pemeriksaan-Nya di hari kiamat. Barangsiapa menahan kejelekannya di bulan ini, Allah akan menahan murka-Nya pada hari ia berjumpa dengan-Nya. Barang siapa memuliakan anak yatim di bulan ini, Allah akan memuliakanya pada hari ia berjumpa dengan-Nya. Barang siapa menyambungkan tali persaudaraan (silaturahmi) di bulan ini, Allah akan menghubungkan dia dengan rahmat-Nya pada hari ia berjumpa dengan-Nya. Barang siapa memutuskan kekeluargaan di bulan ini, Allah akan memutuskan rahmat-Nya pada hari ia berjumpa dengan-Nya. Barangsiapa melakukan shalat sunat di bulan ini, Allah akan menuliskan baginya kebebasan dari api neraka. Barangsiapa melakukan shalat fardu baginya ganjaran seperti melakukan 70 shalat fardu di bulan lain. Barangsiapa memperbanyak shalawat kepadaku di bulan ini, Allah akan memberatkan timbangannya pada hari ketika timbangan meringan. Barangsiapa di bulan ini membaca satu ayat Al-Quran, ganjarannya sama seperti mengkhatam Al-Quran pada bulan-bulan yang lain.

Wahai manusia! Sesungguhnya pintu-pintu surga dibukakan bagimu, maka mintalah kepada Tuhanmu agar tidak pernah menutupkannya bagimu. Pintu-pintu neraka tertutup, maka mohonlah kepada Rabbmu untuk tidak akan pernah dibukakan bagimu. Setan-setan terbelenggu, maka mintalah agar ia tak lagi pernah menguasaimu. Amirul mukminin k.w. berkata: “Aku berdiri dan berkata: “Ya Rasulullah! Apa amal yang paling utama di bulan ini?” Jawab Nabi: “Ya Abal Hasan! Amal yang paling utama di bulan ini adalah menjaga diri dari apa yang diharamkan Allah”.

Wahai manusia! sesungguhnya kamu akan dinaungi oleh bulan yang senantiasa besar lagi penuh keberkahan, yaitu bulan yang di dalamnya ada suatu malam yang lebih baik dari seribu bulan; bulan yang Allah telah menjadikan puasanya suatu fardhu, dan qiyam di malam harinya suatu tathawwu’.”

“Barangsiapa mendekatkan diri kepada Allah dengan suatu pekerjaan kebajikan di dalamnya, samalah dia dengan orang yang menunaikan suatu fardhu di dalam bulan yang lain.”

“Ramadhan itu adalah bulan sabar, sedangkan sabar itu adalah pahalanya surga. Ramadhan itu adalah bulan memberi pertolongan ( syahrul muwasah ) dan bulan Allah memberikan rizqi kepada mukmin di dalamnya.”

“Barangsiapa memberikan makanan berbuka seseorang yang berpuasa, adalah yang demikian itu merupakan pengampunan bagi dosanya dan kemerdekaan dirinya dari neraka. Orang yang memberikan makanan itu memperoleh pahala seperti orang yang berpuasa tanpa sedikitpun berkurang.”

Para sahabat berkata, “Ya Rasulullah, tidaklah semua kami memiliki makanan berbuka puasa untuk orang lain yang berpuasa. Maka bersabdalah Rasulullah saw, “Allah memberikan pahala kepada orang yang memberi sebutir kurma, atau seteguk air, atau sehirup susu.”

“Dialah bulan yang permulaannya rahmat, pertengahannya ampunan dan akhirnya pembebasan dari neraka. Barangsiapa meringankan beban dari budak sahaya (termasuk di sini para pembantu rumah) niscaya Allah mengampuni dosanya dan memerdekakannya dari neraka.”

“Oleh karena itu banyakkanlah yang empat perkara di bulan Ramadhan; dua perkara untuk mendatangkan keridhaan Tuhanmu, dan dua perkara lagi kamu sangat menghajatinya.”

“Dua perkara yang pertama ialah mengakui dengan sesungguhnya bahwa tidak ada Tuhan selain Allah dan mohon ampun kepada-Nya . Dua perkara yang kamu sangat memerlukannya ialah mohon surga dan perlindungan dari neraka.”

Barangsiapa memberi minum kepada orang yang berbuka puasa, niscaya Allah memberi minum kepadanya dari air kolam-Ku dengan suatu minuman yang dia tidak merasakan haus lagi sesudahnya, sehingga dia masuk ke dalam surga.” (HR. Ibnu Huzaimah).

May 03, 2011

May 03, 2011

Desktop Open Source GIS : OpenJump GIS

Perkembangan akan kebutuhan informasi geospasial semaki meningkat. Menurut hasil penelitian, 80% semua bidang riset membutuhkan informasi geospasial. Hal ini tentunya memacu untuk terus mengembangkan aplikasi di bidang geospasial, baik yang berlicence maupun under GPL. Kali ini saya coba sekedar oret-oretan memperkenalkan Desktop Open Source GIS yang kebetulan pernah nyicipin. Untuk tulisan kali ini saya mau bahas OpenJump GIS. Untuk lebih lengkapnya tentang Desktop Open Source GIS yang ada saat ini bisa dilihat di Wikipedia.

OpenJump GIS merupakan aplikasi desktop open source GIS yang berbasis pada pemrograman Java. Aplikasi OpenJump GIS ini dapat diinstal di multi platform (Windows, Unix, MacOS). Latest rilis adalah versi 1.4.0.3. Aplikasi ini tidak terlalu besar memakan space dalam harddisk kita. Terbukti hanya 13.1 MB saja. Dengan kemajuan teknologi saat ini, aplikasi GIS ini terbilang ringan. Kemampuan yang dimiliki memang tidak seperti software GIS seperti ArcView atau ArcGIS, namun untuk beberapa fungsi GIS terbilang cukup. Terbukti dengan adanya fasilitas yang diberikan seperti intersect, buffer, Join Atribut Spatial, Spatial Query, dan sebagainya. Untuk hasil yang diberikan dapat di-export ke format SVG ( scalable vector graphic) dan raster (png, jpg). Untuk format vector tersedia format ESRI (shp). Aplikasi ini juga tersedia dalam format portable yang ditujukan jika para user hanya ingin menggunakan suatu ketika dan tidak perlu menginstalnya di laptop/ PC. Aplikasi ini juga mampu berintegrasi dengan spatial database postgresql (dengan extention postgis) untuk meng-capture data yang ingin ditampilkan dengan langkah di menu bar Layer - Run Data Store Query.


...................................................................Tampilan OpenJumpGIS dengan hasil Buffer dan Intersect


Kesimpulan

Software OpenJump GIS dirasakan cukup untuk memenuhi fungsi standar GIS dengan beberapa tambahan fungsi geoprocessing-nya.

Bagi teman-teman yang ingin mencoba aplikasi ini, dapat mendownload di sini.
Jika menginginkan sample data OpenJump (bukan format shp, tapi format OpenJump .jml) bisa didownload di sini juga.

InsyaAllah tulisan berikutnya akan membahas aplikasi Desktop Open Source GIS lainnya (uDIG).

Semoga bermanfaat..

Tetap dalam perjoeangan...!!!

April 12, 2011

April 12, 2011

Membuat Buffer di ArcView

Salam Geospasial,

Sudah 1 bulan saya menjanjikan membuat oret-oretan untuk membuat buffer di Arcview. Mudah-mudahan tulisan ini bermanfaat buat adik kelas yang mau skripsi topik GIS. Disini saya coba menggunakan data yang disediakan dari arcview ketika kita menginstalnya. C:\ESRI\AV_GIS30\AVTUTOR\ARCVIEW\qstart.apr

Silahkan artikel saya bisa didownload disini
Semoga bermanfaat.

1. Buka program ArcView GIS 3.x

2. Buka contoh project file qstart.apr (
C:\ESRI\AV_GIS30\AVTUTOR\ARCVIEW\qstart.apr)

3. Pilih View yang akan ditampilkan, contoh Atlanta. Kemudian pilih theme yang akan dibuat buffer, contoh highways



4. Pilih menu bar Theme – Create Buffers


5. Setelah muncul dialog wizard Create Buffer, pilih tipe buffer yang diinginkan. Pilihan pertama atau paling atas memberikan nilai pada shape file yang akan di-buffer. Pilihan kedua berdasarkan atribut di dalam table. Pilihan ketiga jika kita ingin menggunakan berbagai ring buffer. Biasanya pilihan ketiga digunakan dalam kasus dampak kerusakan bencana X, daerah wabah X, dan lain sebagainya.

6. Dalam tutorial ini saya pilih yang paling atas,. Kemudian diisi dengan nilai 3. Jangan mengisi dibawah nilai 3 karena kan muncul peringatan seperti di bawah ini.


7. Kemudian muncul wizard selanjutnya sepeerti di bawah ini. Pilihan pertama as graphic in the view adalah hanya menampilkan sebagai view, tidak untuk disimpan. Pilihan kedua in existing theme adalah tampilan hasil buffer bergabung dengan shape file yang ada. Pilihan ketiga, hasil buffer disimpan dalam file yang kita tentukan nama dan tempat penyimpanannya. Saya coba pilih yang ketiga dengan menyimpan di C:/ dengan nama contoh_buffer.shp, kemudian klik Finish.




8. Proses buffer sedang dilakukan dan muncul loading windows seperti di bawah ini.


9. Hasil dari buffer akan muncul dengan nama buffer 1 of Highways. Agar hasil buffer dapat terlihat, klik 2 kali pada theme buffer 1 of Highways, kemudian klik 2x pada symbol dan ubah model transparan kemudian klik Apply. Bisa dilihat seperti gambar di bawah ini.

10. Gambar di bawah ini adalah hasil akhir dari proses buffer pada shape file Highways dengan jarak 3 meter (1,5 m ke kiri dan 1,5 ke kanan)



Bagi yang mau format pdf bisa mendownload disini.

Tetap dalam perjoeangan...!!!

March 31, 2011

March 31, 2011

Catatan Perjalanan : Ketika Idealisme Bertahan 'Hidup'

Kalau pagi ini kita merasa nikmat, maka itu bagian dari rahmatNya yang senantiasa dilimpahkan, baik kepada orang beriman maupun bukan. Kadang yang kita rasakan merupakan bagian dari yang tidak kita inginkan. Itulah masalah. Karena definisi masalah menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia adalah sesuatu yang tidak normal ; yang tidak diharapkan ; tidak sesuai keinginan.


Saudaraku yang dirahmati Allah SWT,

Saya ingin mengajak teman-teman berandai sejenak. Misalkan kita membeli laptop baru, dimana laptop yang baru saja dibeli mempunyai beberapa aksesoris seperti webcam, bluetooth, audio, dan sebagainya. Garansi yang diberikan dari pihak toko setahun dan garansi yang diberikan dari agen resmi 3 tahun. Itu pun dikenakan syarat jika ada claim (tuntutan) dari konsumen. Misalnya agen tidak mengganti barang yang rusak karena kecerobohan konsumen sendiri. Selain aksesoris, pihak penjual pasti memberikan manual book atau buku panduan dalam menggunakan laptop. Hal ini untuk memberikan petunjuk agar pengguna dapat memakai sesuai dengan yang diharapkan.

Analogi yang sama dengan Allah memberikan pedoman berupa Qur'an dan hadits dalam kehidupan di dunia ini. Ya, tentu saja Allah tidak tinggal diam menyuruh kita menjadi khalifah di dunia. Pasti Allah memberikan panduannya agar sukses dunia bahkan akhirat. Garansi yang diberikan pun bukan sementara, tapi life time guarantee. Tidak pakai expired date, namun tetap harus memenuhi syaratNya. Terdengar mudah kah?

Ketika hidup mengalami masalah maka kembalilah kepada aturanNya. Hidup tidak semudah yang dibayangkan dan tidak seseram yang ditakutkan. Semua berjalan proporsional. Permasalahan yang dilematis ketika idealisme berbenturan dengan realitas, mana yang bertahan hidup. Ketika menjadi mahasiswa, sikap idealisme terbentuk dengan sarapan teori terkini, makan siang dengan manhaj shahih, dan makan malam dengan tadabbur referensi orang sukses. Betapa sempurnanya idealisme yang tecipta. Standar ideal pun setiap orang pasti berbeda. Ada yang berdasar materi, ada juga yang berdasar kebahagiaan, ada pula yang berdasar pada pedoman hidup agamanya. Semua sudah tersedia, tinggaal bagaimana kita memilihnya.

Saudaraku yang dirahmati Allah SWT,

Saya teringat salah satu tulisan dosen saya bernama Pak Romi dalam situsnya yang berjudul "PNS tidak cocok untuk.."

Beliau memang punya karakter dan prinsip yang kuat dan motivator bagi kami sebagai mahasiswanya.

PNS Tidak Cocok Untuk..

Oleh Romi Satria Wahono

Menjadi PNS (Pegawai Negeri Sipil), bagi sebagian orang Indonesia adalah sebuah dambaan, meskipun bagi sebagian lagi yang lain mungkin keengganan. Menjadi dambaan banyak orang sehingga antrean pengambil formulir pendaftaran CPNS selalu membludak setiap tahun. Orang merelakan apapun yang dia miliki untuk menjadi seorang PNS, baik uang puluhan juta rupiah, harga diri, dsb. Meskipun sudah ada upaya dari pemerintah untuk memperbaiki masalah rekrutmen PNS, baik melalui hukuman dan perbaikan sistem, tapi tetap saja masalah sogok, suap, atau apalah namanya adalah fakta yang terjadi di masyarakat.

Alhamdulillah saya tidak perlu melewati itu semua, karena kebetulan saya menjadi PNS bukan lewat jalur penerimaan biasa, tapi lewat beasiswa sekolah luar negeri dalam program STAID (sebelumnya bernama OFP dan STMDP) yang diinisiasi pak Habibie. Well, meskipun saya tidak pernah bercita-cita menjadi PNS, saya harus ikhlas melaksanakan perjanjian yang dulu saya buat sebelum berangkat ke Jepang. Dan secara dewasa saya harus mengakui bahwa ini adalah jalur jalan kehidupan saya, paling tidak sampai ikatan dinas 2n+1 saya berakhir

Jujur, saat ini saya merasa fatique, penat dan bosan dengan kehidupan saya sebagai PNS. Mohon maaf bagi rekan-rekan saya sesama PNS, sekali lagi saya tidak bermasalah dengan anda semua, saya cinta anda semua dan sedang berdjoeang seperti anda-anda semua Yang saya penatkan adalah behavior, sistem dan birokrasi yang ada di dalam institusi pemerintah. Biasanya yang menentramkan saya adalah sahabat saya yang lagi nongkrong di jerman, yaitu Made Wiryana yang sering mengatakan bahwa, yang paling gampang itu memang kalau kita memilih berdjoeang di luar, bebas dan tidak terikat. Penghargaan yang besar kepada rekan-rekan yang memilih berdjoeang di dalam institusi pemerintah, membuat inovasi serta perbaikan dari dalam.

Nah saya ingin menshare suatu ide, pandangan dan referensi sebelum saudara-saudara saya tercinta di seluruh Indonesia memilih untuk menjadi PNS. Tentu yang saya sampaikan ini masih bersifat subjektif, masih hanya analisa di satu atau dua institusi pemerintah, dan perlu satu langkah diskusi, survey atau penelitian yang komprehensif sebagai upaya objetifikasi ide. Poin-poin yang saya sampaikan di bawah juga masih bisa ditambahi, dikurangi, dihapus atau bahkan diturunkan kalau muncul desakan di sana sini Mudah-mudahan ide ini bisa jadi gambaran sehingga tidak ada lagi orang yang salah jalan menempuh jalan terjal dan mendaki menjadi PNS, padahal itu sebenarnya tidak cocok untuk dirinya.

Jadi menurut saya, sekali lagi “menurut saya”, PNS tidak cocok untuk orang-orang seperti di bawah:

  1. Orang yang ingin melakukan perubahan, perbaikan, membuat inovasi baru dan berharap itu akan terimplementasikan dalam waktu cepat. Perubahan, perbaikan berjalan lambat karena sistem (baik dalam konotasi baik maupun buruk ) sudah berjalan sangat lama dan turun temurun. Anda mau nekat? anak kemarin sore dan pahlawan kesiangan adalah gelar abadi anda

  2. Orang yang tidak suka melihat uang dan anggaran dipermainkan, diputar-putar dan dipatgulipat. Orang yang memandang bahwa permainan anggaran, permainan perencanaan kegiatan adalah kegiatan yang salah, penuh dosa dan akan mendapatkan balasan setimpal di akherat kelak. Perlu dicatat juga bahwa banyak juga ”PNS lurus” yang tidak menyadari bahwa beberapa fasilitas dan honor yang diterima adalah hasil subsidi silang dari kesemrawutan anggaran dan realisasinya.

  3. Orang yang tidak suka sesuatu berjalan tidak sesuai dengan rencana atau anggaran yang jauh-jauh hari telah ditetapkan. Dalam rencana anggaran tertulis beli komputer Rp. 20 juta, ternyata harga sebenarnya hanya Rp. 5 juta, dan akhirnya sisanya dipakai untuk keperluan lain yang di luar rencana (honor, tunjangan, beras atau minyak goreng untuk karyawan).

  4. Orang yang tidak tega memalak teman-temannya yang menjadi rekanan bisnis institusinya, dengan meminta kuitansi seharga Rp. 50 juta, padahal nilai pengadaan barang/jasa sebenarnya hanya seharga Rp. 25 juta. Si rekanan bisnis ini karena marginnya kecil, jadi ngemplang pajak, karena memang dia tidak menerima duwit sebesar itu. Perusahaannya bangkrut karena nggak kuat bayar pajak, akhirnya dia buat perusahaan lagi dan ngurus jadi rekanan lagi. Muter-muter terus coi …

  5. Anak muda yang cerdas, berwawasan dan bisa mengeluarkan dan merangkumkan ide (pendapat) yang lebih brilian dan strategis daripada eselon diatasnya (eselon 4, 3, 2, 1) atau bahkan seorang menteri. Si anak muda ini ketika bertemu dengan bos yang tidak tepat akan disebut bahwa idenya terlalu strategis dan kurang tepat dengan golongannya yang rendah dan cocok untuk permasalahan teknis

  6. Orang yang tidak suka dirinya dan hasil kerjanya dinilai hanya dari absensi. Atau lebih lagi bagi orang yang tidak bisa kerja kalau sebelum kerja harus njeglok mesin absensi Apa yang anda perbuat, membuat proposal setebal kamus oxford, kerja lembur sampai subuh, membuat kerjasama dengan institusi atau organisasi di luar negeri, atau mengharumkan nama institusi karena anda berprestasi di luar, semua tidak akan dipandang kalau absensi anda jeblog. Kalau anda protes, maka anda akan diminta membaca UU No 43 Tahun 1999 tentang Pokok-Pokok Kepegawaian dan PP No 30 tahun 1980 tentang Peraturan Disiplin Pegawai Negeri Sipil. Kalau perlu bacanya sambil nyungsep di laut saja mas …

  7. Orang yang merasa kurang apabila bekerja sehari hanya 4 jam. Karena kemungkinan anda akan datang jam 8 pagi, njeglok absen, sarapan pagi sambil ngobrol sampai jam 10. Istirahat siang jam 12, kembali ke kantor jam 13:15, dan adzan sholat ashar jam 15:15 merupakan bel pulang kantor.

  8. Orang yang memiliki jiwa enterpreneur dan selalu melihat segala peluang sebagai peluang yang kemungkinan bisa menjadi bisnis. Ketika jiwa enterpreneur ini diimplementasikan di tempat yang tepat hasilnya akan positif, tetapi apabila diimplementasikan di institusi pemerintah tempat bekerja, bisa jadi sumber korupsi yang maha dahsyat dan mengerikan. Orang ini diharapkan ketika melihat berjubelnya pendaftaran PNS dan mendengar keluhan 4 juta PNS di Indonesia tentang gaji mereka yang rendah selalu berpikir untuk mempunyai perusahaan dan bisa membuka lapangan kerja baru bagi 4 juta orang di Indonesia. Mungkin posisi itu lebih tepat.

Saya yakin bahwa sebagai anak bangsa, baik posisi kita ada di dalam maupun di luar institusi pemerintah, kita ingin dan sama-sama berdjoeang membuat republik kita ini lebih baik, lebih maju, lebih sejahtera dan disegani bangsa-bangsa lain. Seperti yang sudah saya sitir diatas, kadang PNS bukanlah pelaku, tetapi sebenarnya juga menjadi korban. Masih banyak “PNS-PNS lurus” yang siap melakukan perbaikan di negeri ini. Mari kita melakukan perbaikan semampu kita, baik dengan lisan, hati maupun dengan tangan. Dan jangan lupa untuk mensyukuri segala nikmat dan keadaan yang sudah Allah berikan kepada kita.

Wallahualam bisshawab

Semoga tulisan yang sederhana ini dapat menjadi motivasi untuk terus ber-idealisme dan memperbaiki diri hingga akhir hayat. Mohon maaf jika terdapat kata yang kurang berkenan..karena ini hanya subjektifitas penulis saja.

Salam dan tetap dalam perjoeangan..!!!

December 31, 2010

December 31, 2010

Sekedar Bahan Akhir Tahun

Bismillaahirrohmaanirrohiim….

Saudaraku yang dirahmati Allah SWT,

Kalau saya bertanya hari ini tanggal berapa masehi, saya yakin hampir semua menjawab dengan tepat, 31 Desember 2010. Tapi bagaimana jika saya bertanya tanggal berapa hijriyah sekarang? Mungkin hampir semua dari kita tidak mengetahui bahwa sekarang 26 Muharam 1432. Mungkin bisa saja pertanyaan ini terjawab jika saya bertanya 3 pekan lalu, wajar saja karena dekat dengan tahun baru islam. Ini sekedar buat renungan sederhana dari hal yang kecil saja, saya yakin teman-teman mengerti kenapa ini bisa terjadi di negeri mayoritas muslim terbesar di dunia ini. Bagiamana islam ini mau kembali berjaya jika hal sederhana saja kita tidak begitu peduli. Padahal kalender hijriyah yang berbasis pada rotasi bulan menjadi kalender ibadahnya umat islam dunia. Tapi di dalam tulisan ini saya tidak sedang membahas masalah ini, biarlah menjadi bahan pembuka yang sederhana. Ironisnya negeri ini jika kita tidak merubahnya.

Saudaraku yang dirahmati Allah SWT,

Salah satu makhluk Allah SWT yang diciptakan sombong selain iblis adalah waktu. Dia tidak sekali-kali menoleh ke belakang, dia berjalan terus ke depan tanpa memandang taqwanya seseorang, tua atau muda, tingkat pendidikan, maupun kekayaan yang dimilikinya. Dialah waktu, yang Allah pun bersumpah dengannya. Sejenak saya ingin mengingatkan tentang surat Al Ashr (surat ke 103, Makkiyah, diturunkan setelah surat Al Insyirah)

1. Demi Masa.

2. Sesungguhnya manusia dalam kerugian.

3. Kecuali orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal shalih dan saling menasehati agar menaaati kebenaran dan saling menasihati dalam kesabaran.

Dalam tafsir Ibnu Katsir imam Syafi’i rahimahullah mengomentari surat ini dengan kalimat, ”Kalau saja umat manusia merenungkan surat ini, pastilah sudah cukup (jika tidak diturunkan surat lainnya)”.

Waktu terus berlalu mengurangi jatah kita hidup di dunia ini, jika saja kita tidak pandai mengaturnya mungkin kita termasuk golongan yang merugi. Astaghfirullohaladzhim. Tidak ada yang pantas dirayakan dari kurangnya umur kita, sepantasnya menjadi renungan dan evaluasi terhadap kinerja ibadah kita. Sudahkah tahun ini kita merasa lebih baik? Bagaimana dengan kualitas ibadah shalat kita? Bagaimana kondisi shaum kita? Apa kabar dengan tahajud kita? Belum lagi dengan kabar saudara kita di Palestina yang mungkin kita lalai mendoakan mereka. Padahal hak muslim terhadap muslim lain adalah mendoakannya.

Rasululloh SAW bersabda, ”Tidak dikatakan beriman diantara kalian sampai kalian mencintai saudaranya seperti mencintai dirinya sendiri” (HR. Bukhari)

Semoga malam ini kita dapat menggunakannya dengan muhasabah atau evaluasi diri kita, untuk kemudian melakukan perbaikan di waktu mendatang. Bukankah Rasulullah SAW mengkategorikan orang yang beruntung adalah orang yang lebih baik dari hari kemarin?

Saudaraku yang dirahmati Allah SWT,

Tadi sempat saya menonton berita bahwa tiket seharga Rp. 250.000 yang disediakan sebuah panitia club malam di Jakarta ludes terjual, padahal jumlah tiket yang dijual sekitar 3000 tiket. Saya berangan andai saja uang Rp. 750.000.000 itu digunakan untuk menyantuni kaum faqir di sekitar Jakarta, pasti tahun baru 2011 akan sangat mereka rasakan manfaatnya, atau paling tidak diberikan semacam beasiswa bagi mereka anak-anak yang seharusnya sekolah, bukan bekerja sebagai pengamen dan sebagainya. Banyak cara yang lebih bermanfaat. Setiap akhir tahun kita saksikan di berbagai tempat banyak kegiatan yang cenderung berlebihan. Tidak proporsional dalam menyikapi yang seharusnya. Hal penting menjadi tidak penting, dan hal tidak penting menjadi (seolah) penting. Saya tidak berani mengatakan kegiatan yang biasanya dilakukan seperti ramai-ramai ke pantai, puncak atau ngumpul-ngumpul dengan berkahir kembang api dan sebagainya adalah kegiatan yang sia-sia, tapi sampai saat ini saya belum bisa melihat lebih besar kebaikannya saja. Lain halnya jika kita mengikuti kajian islam, bermuhasabah, atau semisal itu, mungkin saya bisa katakan itu lebih baik. Kalau kita saksikan kemeriahan setiap akhir tahun saya khawatir ini bagian dari sifat sia-sia. Maaf, ini sekedar pendapat saya saja. Ironisnya negeri ini jika kita tidak merubahnya.

Saudaraku yang dirahmati Allah SWT,

Banyak kata bijak yang dapat kita jadikan dalam memotivasi diri, salah satunya adalah orang yang sukses adalah orang yang dapat merencanakan dengan sukses. Ini artinya perencanaan menentukan kesuksesan. Pergantian waktu menuntut kita untuk menjadi lebih baik. Salah satunya adalah mempunyai target yang akan dicapai di waktu berikutnya. Mungkin istilah ini lebih familiar dengan 'resolusi'. Berbagai macam target dapat menjadi arah dalam menuju kesuksesan. Target intelektual, target financial, target emosional, target ruhiyah, dan lain sebagainya. Saya ingin mengajak teman-teman untuk sedikit meluangkan waktu di malam pergantian tahun ini untuk menyusun target-target itu, kemudian menjadikannya nafas segar di hari pertama tahun depan. Semoga dengan menyusun target yang akan dicapai, menjadikan kita mempunyai track yang baik dalam menuju kesuksesan.

Di akhir tulisan yang sederhana ini sejenak kita berdoa,

Yaa Allah yang Maha Rahman dan Rahim,

Ampunilah segala dosa dan kelalaian kami akan waktu yang kau beri,

Yaa Allah yang Maha Pengampun,

Berikanlah kami ampunan atas dosa yang kami lakukan,

Dosa yang kian hari kian bertambah, hanya kepadaMulah kami memohon ampunan.

Yaa Allah pemilik masa,

Jadikanlah kami insan yang pandai dalam memperbaiki diri,

Jadikanlah kami insan yang pandai menata hati, menjadi pribadi yang baik.

Yaa Allah yang Maha Rahmah,

Berikanlah kami kekuatan dalam istiqomah di jalan dakwah,

Jangan biarkan kami menjadi orang yang lalai akan perintah dan larangan yang telah RasulMu sampaikan. Jangan biarkan kami menjadi orang-orang yang merugi.

Yaa Allah terimalah doa dan amal ibadah kami.

Sampaikanlah kami di RamadhanMu.

Aaamiin yaa Rabbal ‘alaamiin.

Alhamdulillah………..

Saya mohon maaf jika ada kata yang kurang berkenan. Semoga kita menjadi lebih baik dan berguna untuk umat, bangsa dan negara.

Semoga bermanfaat. Tetap dalam perjoeangan..!!!

Arif Aditiya

26 Muharam 1432 H,

31 Desember 2010 M

December 25, 2010

December 25, 2010

ERwin

Dalam merancang database, diperlukan suatu metode yang dapat memudahkan dalam pengerjaannya. Selain itu saat ini banyak tools yang digunakan dalam membantu merancang database. Salah satunya adalah software ERwin. Software ini termasuk berbayar (licenced software). Software ini dikatakan cukup ampuh di kalangan database analyst, baik dalam merancang struktur, relasi, hingga pemilahan redudansi.


Bagi teman-teman yang membutuhkan software (versi crack) ini bisa download disini...

October 31, 2010

October 31, 2010

Apakah ini adzab, ujian atau cobaan ?

Saudaraku yang dirahmati Allah SWT,

Tragedi Oktober berdarah. Mungkin ini yang dapat mewakili Indonesia bulan Oktober tahun ini. Sedih memang. Saya hanya mencoba sharing dari sedikit yang bisa dilakukan. Setidaknya masih ada korelasi dengan semangat 28 Oktober untuk Indonesia.

Belum kering duka Indonesia atas bencana banjir bandang yang melanda Kabupaten Wasior, Provinsi Papua, Indonesia dikejutkan dengan gempa 7.2 (USGS mencatat 7.7) dan tsunami di Kabupaten Kepulauan Mentawai, Provinsi Sumatera Barat. Selang beberapa jam kemudian gunung Merapi tidak lagi ‘batuk’ waspada, namun merapi sudah erupsi dan memakan sedikitnya korban 30 jiwa. Di antara runtutan bencana tadi, ibukota negara, Jakarta mengalami banjir (rutin) yang terbesar selama 3 tahun terakhir ini. Semua kejadian tersebut berkaitan erat dengan alam.

Kejadian ini menuntut kita untuk evaluasi (muhasabah) terhadap apa yang telah kita lakukan. Mungkin sebagian dari kita (atau bahkan sebagian besar) menganggap bencana yang terjadi merupakan adzab Allah terhadap bangsa ini. Saya belum yakin benar jika ini merupakan adzab Allah SWT atas apa yang telah dilakukan. Karena untuk menghakimi bahwa ini adzab perlu diyakini dengan evaluasi. Ya, yang jelas ini memerlukan evaluasi. Allah mengkaruniakan nikmat kepada kita begitu banyak. Allah memberikan rahmatNya kepada hambaNya dengan ujian, cobaan, dan adzab yang diberikan. Jika ini ujian, berapa banyak orang beriman di negeri ini ? Jika ini merupakan cobaan, cobaan kepada siapa ? Dan jika ini adzab untuk bangsa Indonesia, maka dosa mana yang Allah balas ‘tunai’ beruntun di Indonesia ? Ah, rasanya jika saya menghakimi dengan adzab, saya merasa belum pantas, karena bisa jadi mereka yang menjadi korban iman dan taqwanya lebih baik dari kita.

Sekitar tahun 2007 lalu, hal serupa juga terjadi. Gunung Merapi mengalami erupsi dengan jangka waktu yang lebih lama (± 1 bulan), kemudian tak lama terjadi gempa di pantai selatan Jawa (Pangandaran, Bantul). Korban pun berjatuhan.

Sedikit cerita, tahun 2007 lalu saya sedang bertugas ke melakukan pengukuran deformasi bumi di Gn. Anak Krakatau. Waktu itu ombak begitu besar, bahkan sampai dermaga yang kami singgahi sebelumnya hancur. Saya baru tahu kalau saat itu terjadi gempa di selatan Jawa. Tahun 2009 gempa besar terjadi di Padang, dan saya ditugaskan ke Pulau Pagai, Kep. Mentawai untuk melakukan pengukuran pergeseran yang terjadi. Perjalanan panjang ditempuh ± 14 jam dengan kapal laut. Panjang dan melelahkan (juga membosankan). Ketika tiba di Pagai Selatan saya sempat ngobrol dengan turis dari Australia yang setiap tahunnya rajin ke Mentawai hanya untuk surfing. Dia mengatakan ombak disini (Mentawai, red) lebih baik dari Bali. Dan benar, saya mendapatkan data dari Dinas Administrasi Pelabuhan bahwa turis asing lebih menyukai surfing di Mentawai dibandingkan Bali. Tahun 2009 pernah ada kasus salah satu pulau di mentawai yang dijual di Internet. Disanalah tempat yang masyhur untuk surfing. Kemarin saya betugas di Sorong, Papua Barat dan mendapat informasi langsung dari pejabat yang mengunjungi bersama Presiden terkait bencana di Wasior. sungguh memilukan. Ada seorang yang bertahan di pohon namun seng atap rumah menyambarnya mengenai setengah dari badannya. Innalillahi wa inna ilayhi roji'un...

Saudaraku yang dirahmati Allah SWT,

Mungkin Allah terlalu sayang terhadap kita, sehingga musibah ini diharapkan dapat mengembalikan kita pada jalan yang benar.

Jika penduduk negeri ini beriman dan bertaqwa, pasti akan kami berikan berkah dari bumi dan langit, tetapi mereka mendustakan (ayat-ayat kami), maka kami siksa mereka disebabkan perbuatannya. Maka apakah penduduk negeri itu merasa aman dari kedatangan siksaan kami di malam hari di waktu mereka sedang tidur ?” (Qs:Al A’raf : 96-97)

Gempa yang terjadi di Kep. Mentawai bisa jadi akan menimbulkan dampak pada gunung merapi-gunung merapi yang ada di Sumatera dan Jawa. Hal ini terjadi karena desakan akibat pergerakan lempeng bumi yang terjadi kemarin. Kita ketahui bahwa Indonesia merupakan jalur gunung terusan gunung merapi dari Eurasia. Sederhananya adalah sepanjang jalur gempa maka sepanjang itu ada gunung. Jika tidak ada gunung, entahlah seberapa seringnya kita mengalami gempa. Ya, itulah kebesaran dan kasih sayang yang Allah berikan kepada kita di Bumi. Pagi ini (30/10) kita mendengar sedikitnya 18 gunung merapi berstatus waspada, termasuk gunung Anak Krakatau.

Saya coba ambil dari bukunya The Qur’aan and Modern Science (Dr. Zakir Naik, 2000) :

Have We not made The earth as a wide Expanse, And the mountains as pegs?”

The word awtad means stakes or pegs (like those used to anchor a tent); they are the deep foundations of geological folds.

”Bukankah gunung itu kami jadikan hamparan, Dan kami jadikan gunung sebagai pasak” (Qs:78:6-7)

Semoga setiap musibah yang terjadi menjadi ibrah (pelajaran) berharga. Khawatir kita kurang bersyukur atas nikmat yang diberikan. Khawatir kita lalai atas kewajiban yang ahrus ditunaikan. Khawatir kita lupa terhadap hak-hak kaum fakir. Khawatir kita akan kewajiban sebagai khalifah di bumi, sehingga ketika alam pun menegur, kita menjawab, “kami melakukan bagian dari perbaikan”.

Dan ketika Rabbmu memaklumkanmu, barang siapa yang bersyukur maka akan Kutambah nikmatKu, dan barang siapa yang ingkar atas nikmatKu, sungguh adzabKu sangat pedih” (Qs:14:7)

Semoga bermanfaat dan menjadi bahan renungan kita dalam menuju perbaikan diri.

Tetap dalam perjoeangan...!!!

September 08, 2010

September 08, 2010

Makna dan Pesan Ramadhan

Saudaraku yang dirahmati Allah SWT,

Detik demi detik terus berjalan, terus melangkah menunjukan waktu yang kian berlalu dan tak akan kembali lagi. Itulah salah satu makhluk Allah yang 'diciptakan' sombong karena sesekali tak akan menoleh sedetik pun. Ramadhan 1431 H sebentar lagi akan meninggalkan kita. Ya, akan meninggalkan kita. Tidak ada satu makhluk pun di dunia ini yang dapat memberikan jaminan kepada kita untuk bisa bertemu di Ramadhan berikutnya. Mendengar kalimat ini hati menjadi gemetar, karena begitu besarnya fadhail atau keutamaan syahrul Ramadhan. Walau kita tangisi Ramadhan tetap akan berlalu, karena Ramadhan tidak membutuhkan tangisan kita, tidak butuh penyesalan kita, yang dia butuhkan adalah apa yang telah diberikannya diaplikasikan dalam kehidupan kita untuk menjadi pribadi taqwa.

Saudaraku yang dirahmati Allah SWT,

Sudah berkali-kali kita diberikan kesempatan dalam menjalani Ramadhan, tapi apakah kita sudah menjalani apa yang diinginkan Allah SWT dalam Ramadhan ini ? Tentunya yang dapat menjawab hanyalah diri kita. Optimalkah waktu kita ? Jika ini adalah kesempatan terakhir yang Allah berikan, siapkah kita menjemput kematian yang sekalipun engkau berlindung pada benteng yang kokoh tetap akan terkejar. Astaghfirulloh yaa Robb.

Hari ini adalah hari ke-29 Ramadhan 1431 H (8 Sept, 2010). Sudah sejauh mana ibadah kita, cukupkah dengan khatamnya tadarus Qur'an kita ? bagaimana dengan tadabbur, tafsir, dan amalannya ? Bukankah Allah akan bertanya apa yang kau baca ?.

Saudaraku yang dirahmati Allah SWT,

Mungkin sekedar mengingatkan di penghujung Ramadhan ini, ada hadits Rasululloh SAW yang mengingatkankita tentang makna dan pesan yang terkandung dalam Ramadhan.


Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam naik ke atas mimbar kemudian berkata, “Amin, amin, amin”. Para sahabat bertanya :

“Kenapa engkau berkata ‘Amin, amin, amin, Ya Rasulullah?” Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Telah datang malaikat Jibril dan ia berkata :

‘Hai Muhammad celaka seseorang yang jika disebut nama engkau namun dia tidak bershalawat kepadamu dan katakanlah amin!’ maka kukatakan, ‘Amin’, kemudian Jibril berkata lagi, ‘celaka seseorang yang masuk bulan Ramadhan tetapi keluar dari bulan Ramadhan tidak diampuni dosanya oleh Allah dan katakanlah amin!’, maka aku berkata : ‘Amin’. Kemudian Jibril a.s berkata lagi. ‘celakalah seseorang yang mendapatkan kedua orang tuanya atau salah seorang dari keduanya masih hidup tetapi justru tidak memasukkan dia ke surga dan katakanlah amin!’ maka kukatakan, ‘Amin”.

(Hadits Riwayat Bazzar dalam Majma’uz Zawaid 10/1675-166, Hakim 4/153 dishahihkannya dan disetujui oleh Imam Adz-Dzahabi dari Ka’ab bin Ujrah, diriwayatkan juga oleh Imam Bukhari dalam Adabul Mufrad no. 644 (Shahih Al-Adabul Mufrad No. 500 dari Jabir bin Abdillah)

Dalam hadits lain yang diriwayatkan oleh Ath Thabrani

Berkata Nabi SAW, telah datang jibril dan dia berkata, Wahai Muhammad, barang siapa menemui bulan Ramadhan dan kemudian mati dan tidak diampuni (dosanya), maka dia akan dimasukkan ke dalam neraka dan Alloh akan mengabaikannya (jauh darinya ), katakan Amin, maka aku berkata Amin. [HR. Thabrani dari Jaabir]


Saudaraku yang dirahmati Allah SWT,

Di penghujung waktu Ramadhan yang mustajab ini, marilah kita berdoa kepada Allah SWT agar kita disampaikan kembali kepada Ramadhan berikutnya. Baarakallohulakum. Taqobbalallohu minna wa minkum.



Tetap dalam perjoeangan...!!!

August 15, 2010

August 15, 2010

Tahajud dalam bulan Ramadhan

Bulan Ramadhan adalah bulan tempat kita menangguk pahala yang sedemikian besar. Pahala itu kita dapatkan dengan melakukan beragam bentuk ibadah, baik ritual formal (mahdhah) ataupun bentuk-bentuk lain. Tentunya, semakin banyak kita bisa melakukan beragam ibadah, akan semakin besar pahala yang akan didapat.Salah satu ibadah yang paling favorit untuk dikerjakan di bulan Ramadhan adalah shalat malam. Baik berupa shalat tarawih maupun shalat tahajjud.

Secara khusus Al-Qur'an Al-Karim telah menganjurkan kita untuk melakukan shalat tahajjud. "Dan pada sebahagian malam hari bersembahyang tahajudlah kamu sebagai suatu ibadah tambahan bagimu; mudah-mudahan Tuhan-mu mengangkat kamu ke tempat yang terpuji."(QS Al-Isra': 79) Dari Abi Hurairah ra. berkata bahwa Rasulullah SAW bersabda,"Shalat yang paling utama setelah shalat fardhu adalah shalat malam".(HR Muslim) Rasulullah SAW ditanyakan tentang shalat yang paling utama setelah shalat maktubah (shalat wajib 5 waktu), beliau SAW menjawab,"Shalat di tengah malam.".(HR Jamaah kecuali Bukhari) Dari Amru bin Abasah ra. berkata bahwa Rasulullah SAW bersabda,"Jarak paling dekat antara Tuhan dengan hamba-Nya pada saat malam di bagian akhir. Bila kamu mampu menjadi salah satu diantara orang yang mengingat Allah pada saat itu, maka lakukanlah.".(HR Tirmizy dan beliau menshahihkannya).

Maka bila di malam-malam di luar Ramadhan, shalat tahajjud di malam hari sangat disunnahkan, apalagi bila di dalam bulan Ramadhan. Tentu lebih dianjurkan lagi. Sayang sekali bila malam-malam Ramadhan itu terlewat begitu saja dengan tidur. Seharusnya kita memanfaatkannya dengan shalat malam, sebagaimana dalil-dalil di atas. Pengertian Shalat Witir Sebagai Penutup Shalat Adapun tentang shalat witir yang merupakan shalat penutup untuk seluruh shalat malam, memang ada hadits yang menyebutkan demikan. Diantaranya adalah hadits berikut ini: Dari Ibni Umar ra. berkata bahwa Rasulullah SAW bersabda,"Jadikanlah shalatmu yang terakhir pada malam hari shalat witir (ganjil)".(HR Muttafaq 'alaihi)

Namun pernyataan bahwa shalat witir adalah penutup shalat, bukan berarti bahwa siapa saja yang telah terlanjur melakukan shalat witir saat shalat tarawih, menjadi tidak boleh melakukan shalat tahajjud di malam harinya. Hadits di atas menjadi salah satu hujjah yang kuat, bahwa meski seseorang telah melakukan shalat witir sebelumnya, dia masih diperkenankan untuk tetap melakukan shalat lagi di malam itu. Dan setelah itu tidak perlu lagi melakukan shalat witir. Sebab dia sudah melakukan shalat witir sebelumnya, padahal tidak ada dua kali shalat witir dalam satu malam. Dari Qais bin Thalq Ra, ia berkata, "Thalq bin Ali pernah mengunjungi kami di suatu hari di bulam Ramadhan. Ia tinggal bersama kami sampai saatnya berbuka, kemudia ia melaksanakan shalat Qiyam Ramadhan bersama kami pada malam itu dan serta menutupnya dengan shalat witir. Kemudian ia pulang ke masjidnya dan melaksanakan shalat bersama sahabat-sahabatnya. Ketika tiba saatnya untuk melaksanakan shalat witir ia menyuruh salah seorang untuk maju. Ia berkata, "Laksanakan shalat witir bersama sahabat-sahabatmu karena aku mendengar bahwa Rasulullah SAW bersabda, "Tidak ada dua witir pada satu malam"(Shahih Abi Daud, Shahih Tirmidzy , Shahih Ibnu Majah).

Dan diperkuat lagi dengan hadits lainnya yang menerangkan bahwa Rasulullah SAW pernah melakukan shalat witir, namun setelah itu beliau masih melakukan lagi shalat sunnah. Dari Abi Salamah ra. dari Aisyah ra. berkata bahwa Rasulullah SAW melakukan shalat malam dua rakaat setelah witir, beliau melakukannya dalam keadaan duduk. (HR Muslim) Ini adalah pendapat kebanyakan ulama, sebagaimana disebutkan oleh Asy-Syaukani di dalam kitab Nalul Authar bab Shalat At-Tathawwu'. Ketika Ibnu Umar ra. ditanyakan tentang masalah ini, beliau memberikan jalan keluar, yaitu bila seseorang bisa memastikan bahwa menjelang akhir malam bisa bangun untuk shalat tahajjud, sebaiknya pada saat tarawih tidak melakukan shalat witir terlebih dahulu. Namun bila tidak mampu bangun malam dan takut terlewat witirnya, boleh baginya shalat witir di saat shalat tarawih.

Namun dalam kenyataannya, di dalam bulan Ramadhan kita terbiasa bangun sebelum shubuh untuk melakukan sahur. Bahkan banyak diantara kita yang bangun terlalu awal, beberapa jam sebelum shubuh. Maka manfaatkanlah kesempatan bangun sahur itu untuk melakukan shalat witir, agar bisa memposisikan shalat witir itu sebagai shalat yang paling akhir dari rangkaian shalat malam kita.

Semoga bermanfaat.

August 03, 2010

August 03, 2010

Judul Skripsi IT


Spesial untuk orang (mahasiswa) IT (dengan background jurusan Teknik Informatika, Manajemen Informatika, Sistem Informasi, Teknik Komputer, Teknik Elektro maupun jurusan-jurusan lain yang minatnya mengarah ke dunia teknologi informasi / IT). Kadang untuk mendapatkan ide judul skripsi yang relevan dengan kemauan, minat, bakat mengalami kesulitan. Yang mempunyai minta saja sulit apalagi bagi yang tidak punya bayangan sama sekali, ckckckc ciloko iki... Bagi yang sering mondar-mandir ke perpustakaan kampus mungkin agak terbuka wawasannya dengan melihat-lihat judul skripsi para kakak kelas. Paling tidak jika bagi mahasiswa yang belum waktunya untuk mengambil skripsi maka sebaiknya sudah punya kuda-kuda untuk judul skripsi yang akan dibuat next time. Berikut ini ada beberapa judul-judul skripsi jurusan Teknik Informatika, teknik komputer jaringan,Manajemen Informatika, Sistem Informasi dan sebagainya, yang bisa dijadikan sebagai acuan untuk menentukan judul skripsi/tugas akhir nanti.

Semoga file yang diunduh dapat memberikan inspirasi dan motivasi dalam menyelesaikan skripsinya. Ingat, tidak boleh membajak karya yang sudah ada, silahkan memodifikasinya dengan tetap menghargai karya orang lain. Be your self..

Download File 500 Judul Skripsi IT

Tetap dalam perjoeangan...!!!

July 29, 2010

July 29, 2010

Web GIS Usability

July 18, 2010

July 18, 2010

Share eBook IT

Langsung saja...

Setelah mencari sana sini dan sempat kesasar ke sana, akhirnya dapat juga informasi yang dicari. Alhamdulillah, dapat oleh-oleh ebook untuk para penggiat di bidang IST (information system technology). Ini saya berikan daftar isinya ;

1. Engineering Software - Applied Object Oriented Analysis and Design Using the UML
2. DSS For Managing
3. DSS For IST Academic Information (untuk yang ini studi kasus DSS)
4. Data Mining

Bagi yang berminat silahkan saja download filenya di sini..
Semoga bermanfaat.


Tetap dalam perjoeangan...!!!

July 10, 2010

July 10, 2010

Evaluasi

Evaluasi berasal dari bahasa inggris evaluation. Menurut stufflebeam dalam worthen dan sanders (1979 : 129) evaluasi adalah : process of delineating, obtaining and providing useful information for judging decision alternatives. Dalam evaluasi ada beberapa unsur yang terdapat dalam evaluasi yaitu : adanya sebuah proses (process), perolehan (obtaining), penggambaran (delineating), penyediaan (providing) informasi yang berguna (useful information) dan alternatif keputusan. Dalam buku yang sama (1979:1) evaluasi didefinisikan mencari sesuatu yang berharga (worth). Sesuatu yang berharga tersebut dapat berupa informasi tentang suatu program, produksi serta alternatif prosedur tertentu. Karenanya evaluasi merupakan hal baru dalam kehidupan manusia, sebab hal tersebut senantiasa mengiringi kehidupan seseorang. Seorang manusia yang telah mengerjakan suatu hal, pasti akan menilai apakah yang dilakukannya tersebut telah sesuai dengan keinginannya semula. Untuk definisi yang kedua ini saya tertarik dan menurut saya lebih tepat. Pencarian sesuatu yang berharga (valuable) dari semua proses (process) yang telah dijalani. Islam menyebutnya sebagai muhasabah (introspeksi).

Birthday, milad, hari lahir, adalah momen dimana setiap manusia mengalami penambahan dari segi pengalaman (experience), ilmu (knowledge), maturity (kedewasaan), dan bijaksana dalam mengambil dan menyikapi suatu masalah (wisdom). Di sisi lain momen tersebut dapat berarti mengurangi kuantitas usia, mengurangi fungsionalitas tubuh (biasanya untuk fase manula), dan mengurangi mobilitas. Setiap orang mengalami hal yang berbeda, kembali kepada setiap individunya.

Proses evaluasi akan menghasilkan produk berupa solusi, resolusi, nilai, kebijaksanaan, ketetapan, atau hal yang akan dicapai selanjutnya. Ya, sederhananya adalah bagiamana mengahasilkan sesuatu yang lebih baik lagi.

"Sesungguhnya Allah tidak akan merubah nasib suatu kaum hingga mereka (berusaha) mengubah nasib mereka sendiri" (Qs: Ar Ra'du:11)

Mungkin satu hal yang saya share adalah suatu proses akan berjalan baik jika dimulai dari akhir yang baik, seperti kata pepatah let's begin from the last. Dimana akhir adalah hal yang akan dicapai. Evaluasi menjadi hal mutlak dalam proses kehidupan , organisasi, sampai kenegaraan. Berbagai cara dilakukan dalam evaluasi seperti dengan motivasi, renungan, kesendirian, belajar dari orang lain, membaca, atau dengan hal lain dimana kita dapat menemukan hal yang terbaik.
Semoga kita dapat memanfaatkan setiap evaluasi dalam kehidupan untuk memperbaiki dan mencapai yang terbaik.







Specially momen for my milad : I have to know that my age was not young.
(July 10, 1987 - July 10, 2010)



June 27, 2010

June 27, 2010

Examination CCNA 1 Exploration

Bagi teman-teman seperjuangan yang mau download soal CCNA chapter 2, silahkan klik disini.

It's special one for our CNAP friends in Brainmatics....

Repository

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | Blogger Templates