Hamasah di Jalan Da'wah
Perjalanan dakwah masih panjang. Salah satu faktor yang membuat kita dapat bertahan dan terus eksis di jalan dakwah adalah adanya hamasah (semangat) dan iradah (kehendak) kuat yang tertanam dalam jiwa kita.
Jama'ah Penuh Berkah
Tidak ada dakwah tanpa kepemimpinan. Kadar tsiqah antara qiyadah dan jundiyah menjadi penentu bagi sejauh mana kekuatan sistem jamaah, kemantapan langkah-langkahnya, keberhasilan dalam mewujudkan tujuan-tujuannya, dan kemampuannya dalam mengatasi berbagai tantangan dan kesulitan.
Bekerja untuk Indonesia
Dan Katakanlah: "Bekerjalah kamu, Maka Allah dan Rasul-Nya serta orang-orang mukmin akan melihat pekerjaanmu itu, dan kamu akan dikembalikan kepada (Allah) yang mengetahui akan yang ghaib dan yang nyata, lalu diberitakan-Nya kepada kamu apa yang telah kamu kerjakan. (9:105)
Inilah Jalan Kami
Katakanlah: "Inilah jalanku, aku dan orang-orang yang mengikutiku mengajak (kamu) kepada Allah dengan hujjah yang nyata, Maha suci Allah, dan aku tiada Termasuk orang-orang yang musyrik". (12:108)
Biduk Kebersamaan
Biduk kebersamaan kita terus berjalan. Dia telah menembus belukar, menaiki tebing, membelah laut. Adakah di antara kita yang tersayat atau terluka ? Sayatan luka, rasa sakit, air mata adalah bagian dari tabiat jalan yang sedang kita lalui. Dan kita tak pernah berhenti menyusurinya, mengikuti arus waktu yang juga tak pernah berhenti.
October 09, 2013
October 08, 2013
October 08, 2013
Melihat Informasi Hardware dan Software
September 02, 2013
September 02, 2013
Share Materi Seminar Makanan Pendamping ASI (MPASI)
May 31, 2013
January 28, 2013
November 09, 2012
November 09, 2012
How to Automatically Forward Incoming Mail Messages in Zimbra Webmail
2) At the top row of tabs, Click on Preferences.
3) Click on Mail on the Left Pane.
4) Scroll down to the section called Receiving Messages.
5) In the field Forward a copy to:, key in the email address that you would want the mails to be forwarded to.
6) Click on Save at the top and click Ok.
![]() |
| Display Zimbra Webmail |
August 15, 2012
July 05, 2012
July 05, 2012
Lowongan CPNS BMKG 2012
Kamis, 5 Juli 2012 Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) membuka kesempatan menjadi Calon Pegawai Negeri Sipil di lingkungan BMKG. Berdasarkan Keputusan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Nomor: R/39/M.PAN-RB/04/2012 tanggal 25 April 2012 dan No.16/2012 tentang Formasi PNS BMKG pada Tahun Anggaran 2012 membuka kesempatan bagi putra putri terbaik Bangsa yang memiliki integritas dan komitmen tinggi untuk menjadi Pegawai BMKG melalui Penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil Golongan II dan Golongan III.Silahkan di-download pengumuman berikut :
1. Pengumuman CPNS BMKG 2012
2. Formulir Pendaftaran
3. Lokasi Tes CPNS
Tips sukses menjadi PNS adalah istiqomah dalam berusaha dan berdoa. Setelah itu istiqomah-lah..!!
Tetap dalam perjoeangan..!!!
Sumber : BMKG
May 07, 2012
May 07, 2012
Kesehatan : Urine berwarna kuning ?
Apakah ikterus ini sama dengan penyakit kuning yang sering disebut masyarakat itu ?
Memang yang dimaksud sakit kuning yaitu ikterus tadi (penyakit pada organ hati atau sakit liver ). Sedangkan menurut opini masyarakat, sakit liver adalah penyakit hati yang sudah berat atau tingkat akhir.
Kadar bilirubin yang meningkat dapat disebabkan oleh karena produksi yang meningkat (pada keadaan dimana pemecahan sel darah merah/erytrocite yang berlebihan), adanya gangguan fungsi hati, dan gangguan pengeluaran bilirubin. Penyebab paling banyak adalah gangguan fungsi hati contohnya Hepatitis, Sirosis hati, Perlemakan hati, Kanker hati, dan gangguan lainnya. Penyebab lainnya adalah sumbatan pada saluran empedu (bisa oleh batu atau tumor), sehingga bilirubin tidak bisa keluar dan mengakibatkan kadar bilirubin meningkat.
Hepatitis adalah penyebab terbanyak ikterus/jaundice. Hepatitis sendiri adalah keadaan peradangan pada hati yang dapat disebabkan oleh berbagai hal. Misalnya infeksi virus, keracunan obat, dan alkohol. Peradangan ini membuat fungsi hati menurun dan salah satu akibatnya adalah jaundice.
Gejala Hepatitis meliputi :
Mual sampai muntah, lemah -lesu, dan kadang kadang ada demam, penurunan nafsu makan, terasa nyeri di ulu hati kanan atas, juga gejala yang telah disebutkan diatas tadi yaitu warna kencing yang seperti teh, kulit dan putih mata kuning tadi.
Tetapi pada keadaan tertentu hepatitis tidak disertai jaundice atau gejala diatas tadi, ini lebih berbahaya karena sukar untuk mengetahui gejalanya.
Untuk memastikan dapat diperiksakan kadar bilirubin, tes fungsi hati ( SGOT/SGPT ), dan pada keadaan tertentu diperlukan pemeriksaan USG.
Pengobatan pada hepatitis ditujukan untuk memulihkan fungsi hati yang terganggu. Jadi penderita sebaiknya menjaga kondisi badannya agar tidak terlampau letih, makan teratur, istirahat cukup agar daya tahan tubuh cukup kuat untuk mencegah infeksi oleh virus. Beberapa obat yang sering digunakan adalah Hepasil, Curcuma, Hp Pro, Methicol, Lesichol, dll.
May 01, 2012
May 01, 2012
IT Trends 2012
2. Marketing technology revolution
3. Network and wireless built out
4. Advanced communications
5. Business intelligence and big data
6.IT aims for revenuegrowth
7.Development of thecustomized cloud
8.Security investments remain strong
9. Consumerism of IT
10. Hardware investment continues
March 14, 2012
March 14, 2012
Kisah Keluarga Kecil : Siti, penjual Bakso keliling
Sore kemarin – Selasa, 06 Maret 2012 – saya pulang kantor rada “tenggo”, jadi sampai di rumah jam 17.30-an, saya sempat nonton acara “Orang-Orang Pinggiran” di Trans7. Dada saya sesak menyaksikannya, air mata saya meleleh tanpa bisa ditahan, tak mampu berkata-kata. Siti, seorang bocah yatim yang ditinggal mati ayahnya sejak usia 2 tahun. Kini Siti berumur 7 tahun. Sehari-hari sepulang sekolah Siti masih harus berkeliling kampung menjajakan bakso. Karena ia masih anak-anak, tentu belum bisa mendorong rombong bakso. Jadi bakso dan kuahnya dimasukkan dalam termos nasi yang sebenarnya terlalu besar untuk anak seusianya. Termos seukuran itu berisi kuah tentu sangat berat.
Tangan kanan menenteng termos, tangan kiri menenteng ember plastik hitam berisi mangkok-mangkok, sendok kuah, dan peralatan lain. Dengan terseok-seok menenteng beban seberat itu, Siti harus berjalan keluar masuk kampung, terkadang jalanannya menanjak naik. Kalau ada pembeli, Siti akan meracik baksonya di mangkok yang diletakkan di lantai. Maklum ia tak punya meja. Terkadang jika ada anak yang membeli baksonya, Siti ingin bisa ikut mencicipi. Tapi ia terpaksa hanya menelan ludah, menahan keinginan itu. Setelah 4 jam berkeliling, ia mendapat upah 2000 perak saja! Kalau baksonya tak habis, upahnya hanya Rp. 1000,- saja. Lembaran seribuan lusuh berkali-kali digulung-gulungnya.
Sampai di rumah, Siti tak mendapati siapapun. Ibunya jadi buruh mencangkul lumpur di sawah milik orang lain. Tak setiap hari ia mendapat upah uang tunai. Terkadang ia hanya dijanjikan jika kelak panenan berhasil ia akan mendapatkan bagi hasilnya. Setiap hari kaki Ibunda Siti berlumur lumpur sampai setinggi paha. Ia hanya bisa berharap kelak panenan benar-benar berhasil agar bisa mendapat bayaran.
Hari itu Siti ingin bisa makan kangkung. Ia pergi ke rumah tetangganya, mengetuk pintu dan meminta ijin agar boleh mengambil kangkung. Meski sebenarnya Siti bisa saja langsung memetiknya, tapi ia selalu ingat pesan Ibunya untuk selalu minta ijin dulu pada pemiliknya. Setelah diijinkan, Siti langsung berkubang di empang untuk memetik kangkung, sebatas kebutuhannya bersama Ibunya. Petang hari Ibunya pulang. Siti menyerahkan 2000 perak yang didapatnya. Ia bangga bisa membantu Ibunya. Lalu Ibunya memasak kangkung hanya dengan garam. Berdua mereka makan di atas piring seng tua, sepiring nasi tak penuh sepiring, dimakan berdua hanya dengan kangkung dan garam. Bahkan ikan asin pun tak terbeli, kata Ibunda Siti.
Bayangkan, anak sekecil itu, pulang sekolah menenteng beban berat keliling kampung, tiba di rumah tak ada makanan. Kondisi rumahnya pun hanya sepetak ruangan berdinding kayu lapuk, atapnya bocor sana-sini. Sama sekali tak layak disebut rumah. Dengan kondisi kelelahan, dia kesepian sendiri menunggu Ibunya pulang hingga petang hari.
Sering Siti mengatakan dirinya kangen ayahnya. Ketika anak-anak lain di kampung mendapat kiriman uang dari ayah mereka yang bekerja di kota, Siti suka bertanya kapan ia dapat kiriman. Tapi kini Siti sudah paham bahwa ayahnya sudah wafat. Ia sering mengajak Ibunya ke makam ayahnya, berdoa disana. Makam ayahnya tak bernisan, tak ada uang pembeli nisan. Hanya sebatang kelapa penanda itu makam ayah Siti. Dengan rajin Siti menyapu sampah yang nyaris menutupi makam ayahnya. Disanalah Siti bersama Ibunya sering menangis sembari memanjatkan doa. Dalam doanya Siti selalu memohon agar dberi kesehatan supaya bisa tetap sekolah dan mengaji. Keinginan Siti sederhana saja : bisa beli sepatu dan tas untuk dipakai sekolah sebab miliknya sudah rusak.
Baksooo...baksoooo...suara siti menawarkan baksonya..suaranya bikin hati yg mendengarnya bagai tersayat-sayat...
Kepikiran dengan konsidi Siti, dini hari terbangun dari tidur saya buka internet dan search situs Trans7 khususnya acara Orang-Orang Pinggiran. Akhirnya saya dapatkan alamat Siti di Kampung Cipendeuy, Desa Cibereum, Cilangkahan, Banten dan nomor contact person (Pak Tono).

Usai sholat Subuh saya hubungi Pak Tono, meski agak sulit bisa tersambung. Beliau tinggal sekitar 50 km jauhnya dari kampung Siti. Pak Tono-lah yang menghubungi Trans7 agar mengangkat kisah hidup Siti di acara OOP. Menurut keterangan Pak Tono, keluarga itu memang sangat miskin, Ibunda Siti tak punya KTP. Pantas saja dia tak terjangkau bantuan resmi Pemerintah yang selalu mengedepankan persyaratan legalitas formal ketimbang fakta kemiskinan itu sendiri. Pak Tono bersedia menjemput saya di Malimping, lalu bersama-sama menuju rumah Siti, jika kita mau memberikan bantuan. Pak Tono berpesan jangan bawa mobil sedan sebab tak bakal bisa masuk dengan medan jalan yang berat.
Saya pun lalu menghubungi Rumah Zakat kota Cilegon. Saya meminta pihak Rumah Zakat sebagai aksi “tanggap darurat” agar bisa menyalurkan kornet Super Qurban agar Siti dan Ibunya bisa makan daging, setidaknya menyelamatkan mereka dari ancaman gizi buruk. Dari obrolan saya dengan Pengurus Rumah Zakat, saya sampaikan keinginan saya untuk memberi Siti dan Ibunya “kail”. Memberi “ikan” untuk tahap awal boleh-boleh saja, tapi memberdayakan Ibunda Siti agar bisa mandiri secara ekonomi tentunya akan lebih bermanfaat untuk jangka panjang. Saya berpikir alangkah baiknya memberi modal pada Ibunda Siti untuk berjualan makanan dan buka warung bakso, agar kedua ibu dan anak itu tidak terpisah seharian. Siti juga tak perlu berlelah-lelah seharian, dia bisa bantu Ibunya berjualan sambil belajar.
Mengingat untuk memberi “kail” tentu butuh dana tak sedikit, pagi ini saya menulis kisah Siti dan memforward ke grup-grup BBM yang ada di kontak BB saya. Juga melalui Facebook. Alhamdulillah sudah ada beberapa respon positif dari beberapa teman saya. Bahkan ada yang sudah tak sabar ingin segera diajak ke Malimping untuk menemui Siti dan memeluknya. Bukan hanya bantuan berupa uang yang saya kumpulkan, tapi jika ada teman-teman yang punya putri berusia 7-8 tahun, biasanya bajunya cepat sesak meski masih bagus, alangkah bermanfaat kalau diberikan pada Siti.
Adapula teman yang menawarkan jadi orang tua asuh Siti dan mengajak Siti dan Ibunya tinggal di rumahnya. Semua itu akan saya sampaikan kepada Pak Tono dan Ibunda Siti kalau saya bertemu nanti. Saya menulis artikel ini bukan ingin menjadikan Siti seperti Darsem, TKW yang jadi milyarder mendadak dan kemudian bermewah-mewah dengan uang sumbangan donatur pemirsa TV sehingga pemirsa akhirnya mensomasi Darsem. Jika permasalahan Siti telah teratasi kelak, uang yang terkumpul akan saya minta kepada Rumah Zakat untuk disalurkan kepada Siti-Siti lain yang saya yakin jumlahnya ada beberapa di sekitar kampung Siti.
Mengetuk hati penguasa formal, mungkin sudah tak banyak membantu. Saya menulis shout kepada Ibu Atut sebagai “Ratu” penguasa Banten ketika kejadian jembatan ala Indiana Jones terekspose, tapi toh tak ada respon. Di media massa juga tak ada tanggapan dari Gubernur Banten meski kisah itu sudah masuk pemberitaan media massa internasional. Tapi dengan melalui grup BBM, Facebook dan Kompasiana, saya yakin masih ada orang-rang yang terketuk hatinya untuk berbagi dan menolong. Berikut saya tampilkan foto-foto Siti yang saya ambil dari FB Orang-Orang Pinggiran.
Semoga menyentuh hati nurani kita semua.
(Dikutip dari milis)
INFO TAMBAHAN :
Jika ada yang ingin langsung bertemu Siti, anda bisa menghubungi Pak Tono yang akan mengantar ke lokasi kampung Siti. No HP Pak Tono 0858 1378 8136, alamat lengkap : Kampung Cibobos 02/05, Desa Karangkamulyan, Kec. Cihara, Kabupaten Lebak, Banten Selatan. Kode pos 42391.
Semua kiriman paket, wesel, dll melalui Pak Tono, sebab Siti tidak bisa mengambil karena Ibunya tak punya KTP dan identitas diri lainnya sebagai bukti persyaratan pengambilan.
(info didapat dari milis yg memuat cerita ini, saya bantu meneruskan.. ^_^)
---------------------------
- Saatnya kita merenungkan, bersyukur & membuka pintu hati utk sebentuk kehidupan yg jauh kurang beruntung dr kita.
- Jika ingin berderma, sedikitpun sangat membantu, namun jika mampu, lebih baik memberikan "kail" daripada "ikan"-nya.
TAMBAHAN:
Jika ada yang ingin langsung bertemu Siti, anda bisa menghubungi Pak Tono yang akan mengantar ke lokasi kampung Siti. No HP Pak Tono 0858 1378 8136, alamat lengkap : Kampung Cibobos 02/05, Desa Karangkamulyan, Kec. Cihara, Kabupaten Lebak, Banten Selatan. Kode pos 42391.
Semua kiriman paket, wesel, dll melalui Pak Tono, sebab Siti tidak bisa mengambil karena Ibunya tak punya KTP dan identitas diri lainnya sebagai bukti persyaratan pengambilan.
Demikian info tambahannya.
(info didapat dari milis yg memuat cerita ini, saya bantu meneruskan dr note seorang sahabat.. ^_^)
January 09, 2012
January 09, 2012
DATA MINING 2 : Introduction Tool RapidMiner
Tetap dalam Perjoeangan..!!!
DATA MINING 1 : Introduction Concept and Technique
January 02, 2012
January 02, 2012
Problematika, Tantangan, dan Peluang Remaja Islam
December 28, 2011
December 28, 2011
Prof. Hasanuddin Z. Abidin : Geodesi Masa Depan
Saran dan kritik dalam membentuk informasi geospasial dasar dapat dikirim ke email pgg@bakosurtanal.go.id.
Salam,
Arif Aditiya
August 02, 2011
August 02, 2011
Software Engineering dan Jurusan IT di Indonesia
Mendengar kasak-kusuk kuliah Pak Romi, jadi ingin buat oret-oretan tentang Software Engineering, khusunya di Indonesia. Istilah ini kalau dalam bahasa Indonesia artinya menjadi Rekayasa Perangkat Lunak. Sepertinya bahasa Indonesia belum cukup kaya dalam mengadopsi kata-kata yang berasal dari istilah asing. Karena ke-terwakilan kata asing menjadi kata Indonesia terkadang tidak mewakili seutuhnya maksud kata asing tersebut. Benar kata Prof. Nazir Haryanto, sebaiknya beberapa kata asing dipertahankan untuk menghindari salah paham dalam maksud yang sebenarnya. Contohnya kata knowledge jangan disempitkan dengan arti pengetahuan. Karena knowledge lebih dari kata pengetahuan. Bagaimana dengan kata Science, apa ya artinya? Di Indonesia tersedia kata Ilmu, Pengetahuan, dan Ilmu Pengetahuan. Hmmm..:) Kalau diartikan satu-satu jadinya science, knowledge, sedangkan ilmu pengetahuan bahasa inggrisnya jadinya apa? Silahkan diterjemahkan sendiri.Bicara Software Engineering :
"Software is programs, procedures, and possibly associated documentation and data pertaining to the operation of a computer system".
Terkadang (bahkan sering), istilah software engineering (SE) atau rekayasa perangkat lunak di dunia pendidikan IT di Indonesia hanya berfokus pada satu atau dua macam bahasa pemrograman saja. Padahal ditinjau dari standar IEEE di atas, SE meliputi algorithm, data structure, hingga dokumentasi seperti manual guide dan riwayat software. Saya tidak terlalu berani menyalahkan instansi perguruan tinggi IT yang notabene-nya banyak para pakar IT disana, namun kalau melihat kiblat IT kita, saya dengan tegas mengatakan bahwa di Indonesia ini banyak yang salah IT-nya. Kenapa? Lihat saja, berdasarkan COmputing Curricula ACM (Association for Computing Machine) Software Engineering mempunyai strata yang sama dengan Computer Science (prodi Ilmu Komputer/Teknik Informatika), tetapi realitanya di Indonesia ini software engineering malah menjadi minat atau konsentrasi, bahkan menjadi jurusan di SMK. Weleh..wele..
Ada 2 buku yang menurut saya (dan menurut sebagian besar para pakar bidang SE) menjadi "kitab suci" dan penginspirasi buku-buku bidang SE. Pertama, Buku Roger S. Pressman : Software Engineering A Practitioner's Approach dan kedua adalah buku Ian Summerville : Software Engineering.
Saya agak heran dengan sistem pendidikan IT di Indonesia, dari jenjang D3 sampai ke S3. Contoh sederhana, di suatu perguruan tinggi terkenal bidang Komputer di Bandung, menawarkan S1 Manajemen Informatika. Padahal kalau dilihat dari standar computing curricula yang dikeluarkan ACM, management of informatics tidak tersedia dalam 5 core bidang IT. 5 Core bidang IT terdiri dari Computer Engineering, Computer Science, Information System, Information Technology, dan Software Engineering. Lucunya lagi, di Gunadarma yang notabene-nya Universitasnya yang sudah 25 tahun menyelenggarakan pendidikan IT, menyediakan program pasca sarjana Magister Manajemen Sistem Informasi (M.MSI). Aneh..lha kok bisa nyeleneh..
Fakta lain, di UI, IPB, UGM ada S1 Ilmu Komputer (Computer Science), maka di STMIK Eresha ada S1 dan S2 Teknik Informatika. Pada prinsipnya Ilmu Komputer dan Teknik Informatika adalah ilmu yang dapat dikatakan sama, kalaupun ada perbedaan bukan pada yang pokoknya. Hal ini muncul karena kiblat belajarnya berbeda. Istilah Computer Science muncul di benua Amerika, sedangkan istilah Teknik Informatika banyak muncul di Eropa. Di Eresha M.Kom-nya juga Teknik Informatika, hal ini diakui oleh DIKTI. Hal seperti ini menjadi ambigu di industri pendidikan IT di Indonesia. Seharusnya DIKTI bersama APTIKOM menjadi pengatur hal seperti ini. Semua berstandar International. Jangan asal buka jurusan. Memang kalau dilihat semua jurusan hampir sama isinya, wajib programming.
Jayalah Terus ICT Indonesia....!!!
Tetap dalam perjoeangan...!!!
July 22, 2011
July 22, 2011
Dengarlah, Khutbah Rasulullah SAW menjelang Ramadhan
Wahai manusia! Sungguh telah datang pada kalian bulan Allah dengan membawa berkah rahmat dan maghfirah. Bulan yang paling mulia disisi Allah. Hari-harinya adalah hari-hari yang paling utama. Malam-malamnya adalah malam-malam yang paling utama. Jam demi jamnya adalah jam-jam yang paling utama.
Inilah bulan ketika kamu diundang menjadi tamu Allah dan dimuliakan oleh-Nya. Di bulan ini nafas-nafasmu menjadi tasbih, tidurmu ibadah, amal-amalmu diterima dan doa-doamu diijabah. Bermohonlah kepada Allah Rabbmu dengan niat yang tulus dan hati yang suci agar Allah membimbingmu untuk melakukan shiyam dan membaca Kitab-Nya.
Celakalah orang yang tidak mendapat ampunan Allah di bulan yang agung ini. Kenanglah dengan rasa lapar dan hausmu di hari kiamat. Bersedekahlah kepada kaum fuqara dan masakin. Muliakanlah orang tuamu, sayangilah yang muda, sambungkanlah tali persaudaraanmu, jaga lidahmu, tahan pandanganmu dari apa yang tidak halal kamu memandangnya dan pendengaranmu dari apa yang tidak halal kamu mendengarnya. Kasihilah anak-anak yatim, niscaya dikasihi manusia anak-anak yatimmu. Bertaubatlah kepada Allah dari dosa-dosamu. Angkatlah tangan-tanganmu untuk berdoa pada waktu shalatmu karena itulah saat-saat yang paling utama ketika Allah Azza wa Jalla memandang hamba-hamba-Nya dengan penuh kasih; Dia menjawab mereka ketika mereka menyeru-Nya, menyambut mereka ketika mereka memanggil-Nya dan mengabulkan doa mereka ketika mereka berdoa kepada-Nya.
Wahai manusia! Sesungguhnya diri-dirimu tergadai karena amal-amalmu, maka bebaskanlah dengan istighfar. Punggung-punggungmu berat karena beban (dosa) mu, maka ringankanlah dengan memperpanjang sujudmu.
Ketahuilah! Allah ta’ala bersumpah dengan segala kebesaran-Nya bahwa Dia tidak akan mengazab orang-orang yang shalat dan sujud, dan tidak akan mengancam mereka dengan neraka pada hari manusia berdiri di hadapan Rabb al-alamin.
Wahai manusia! Barang siapa di antaramu memberi buka kepada orang-orang mukmin yang berpuasa di bulan ini, maka di sisi Allah nilainya sama dengan membebaskan seorang budak dan dia diberi ampunan atas dosa-dosa yang lalu. (Sahabat-sahabat lain bertanya: “Ya Rasulullah! Tidaklah kami semua mampu berbuat demikian.”
Rasulullah meneruskan: “Jagalah dirimu dari api neraka walaupun hanya dengan sebiji kurma. Jagalah dirimu dari api neraka walaupun hanya dengan seteguk air.”
Wahai manusia! Siapa yang membaguskan akhlaknya di bulan ini ia akan berhasil melewati sirathol mustaqim pada hari ketika kai-kaki tergelincir. Siapa yang meringankan pekerjaan orang-orang yang dimiliki tangan kanannya (pegawai atau pembantu) di bulan ini, Allah akan meringankan pemeriksaan-Nya di hari kiamat. Barangsiapa menahan kejelekannya di bulan ini, Allah akan menahan murka-Nya pada hari ia berjumpa dengan-Nya. Barang siapa memuliakan anak yatim di bulan ini, Allah akan memuliakanya pada hari ia berjumpa dengan-Nya. Barang siapa menyambungkan tali persaudaraan (silaturahmi) di bulan ini, Allah akan menghubungkan dia dengan rahmat-Nya pada hari ia berjumpa dengan-Nya. Barang siapa memutuskan kekeluargaan di bulan ini, Allah akan memutuskan rahmat-Nya pada hari ia berjumpa dengan-Nya. Barangsiapa melakukan shalat sunat di bulan ini, Allah akan menuliskan baginya kebebasan dari api neraka. Barangsiapa melakukan shalat fardu baginya ganjaran seperti melakukan 70 shalat fardu di bulan lain. Barangsiapa memperbanyak shalawat kepadaku di bulan ini, Allah akan memberatkan timbangannya pada hari ketika timbangan meringan. Barangsiapa di bulan ini membaca satu ayat Al-Quran, ganjarannya sama seperti mengkhatam Al-Quran pada bulan-bulan yang lain.
Wahai manusia! Sesungguhnya pintu-pintu surga dibukakan bagimu, maka mintalah kepada Tuhanmu agar tidak pernah menutupkannya bagimu. Pintu-pintu neraka tertutup, maka mohonlah kepada Rabbmu untuk tidak akan pernah dibukakan bagimu. Setan-setan terbelenggu, maka mintalah agar ia tak lagi pernah menguasaimu. Amirul mukminin k.w. berkata: “Aku berdiri dan berkata: “Ya Rasulullah! Apa amal yang paling utama di bulan ini?” Jawab Nabi: “Ya Abal Hasan! Amal yang paling utama di bulan ini adalah menjaga diri dari apa yang diharamkan Allah”.
Wahai manusia! sesungguhnya kamu akan dinaungi oleh bulan yang senantiasa besar lagi penuh keberkahan, yaitu bulan yang di dalamnya ada suatu malam yang lebih baik dari seribu bulan; bulan yang Allah telah menjadikan puasanya suatu fardhu, dan qiyam di malam harinya suatu tathawwu’.”
“Barangsiapa mendekatkan diri kepada Allah dengan suatu pekerjaan kebajikan di dalamnya, samalah dia dengan orang yang menunaikan suatu fardhu di dalam bulan yang lain.”
“Ramadhan itu adalah bulan sabar, sedangkan sabar itu adalah pahalanya surga. Ramadhan itu adalah bulan memberi pertolongan ( syahrul muwasah ) dan bulan Allah memberikan rizqi kepada mukmin di dalamnya.”
“Barangsiapa memberikan makanan berbuka seseorang yang berpuasa, adalah yang demikian itu merupakan pengampunan bagi dosanya dan kemerdekaan dirinya dari neraka. Orang yang memberikan makanan itu memperoleh pahala seperti orang yang berpuasa tanpa sedikitpun berkurang.”
Para sahabat berkata, “Ya Rasulullah, tidaklah semua kami memiliki makanan berbuka puasa untuk orang lain yang berpuasa. Maka bersabdalah Rasulullah saw, “Allah memberikan pahala kepada orang yang memberi sebutir kurma, atau seteguk air, atau sehirup susu.”
“Dialah bulan yang permulaannya rahmat, pertengahannya ampunan dan akhirnya pembebasan dari neraka. Barangsiapa meringankan beban dari budak sahaya (termasuk di sini para pembantu rumah) niscaya Allah mengampuni dosanya dan memerdekakannya dari neraka.”
“Oleh karena itu banyakkanlah yang empat perkara di bulan Ramadhan; dua perkara untuk mendatangkan keridhaan Tuhanmu, dan dua perkara lagi kamu sangat menghajatinya.”
“Dua perkara yang pertama ialah mengakui dengan sesungguhnya bahwa tidak ada Tuhan selain Allah dan mohon ampun kepada-Nya . Dua perkara yang kamu sangat memerlukannya ialah mohon surga dan perlindungan dari neraka.”
“Barangsiapa memberi minum kepada orang yang berbuka puasa, niscaya Allah memberi minum kepadanya dari air kolam-Ku dengan suatu minuman yang dia tidak merasakan haus lagi sesudahnya, sehingga dia masuk ke dalam surga.” (HR. Ibnu Huzaimah).


4:04:00 PM
Araditiya



