December 31, 2010

December 31, 2010

Sekedar Bahan Akhir Tahun

Bismillaahirrohmaanirrohiim….

Saudaraku yang dirahmati Allah SWT,

Kalau saya bertanya hari ini tanggal berapa masehi, saya yakin hampir semua menjawab dengan tepat, 31 Desember 2010. Tapi bagaimana jika saya bertanya tanggal berapa hijriyah sekarang? Mungkin hampir semua dari kita tidak mengetahui bahwa sekarang 26 Muharam 1432. Mungkin bisa saja pertanyaan ini terjawab jika saya bertanya 3 pekan lalu, wajar saja karena dekat dengan tahun baru islam. Ini sekedar buat renungan sederhana dari hal yang kecil saja, saya yakin teman-teman mengerti kenapa ini bisa terjadi di negeri mayoritas muslim terbesar di dunia ini. Bagiamana islam ini mau kembali berjaya jika hal sederhana saja kita tidak begitu peduli. Padahal kalender hijriyah yang berbasis pada rotasi bulan menjadi kalender ibadahnya umat islam dunia. Tapi di dalam tulisan ini saya tidak sedang membahas masalah ini, biarlah menjadi bahan pembuka yang sederhana. Ironisnya negeri ini jika kita tidak merubahnya.

Saudaraku yang dirahmati Allah SWT,

Salah satu makhluk Allah SWT yang diciptakan sombong selain iblis adalah waktu. Dia tidak sekali-kali menoleh ke belakang, dia berjalan terus ke depan tanpa memandang taqwanya seseorang, tua atau muda, tingkat pendidikan, maupun kekayaan yang dimilikinya. Dialah waktu, yang Allah pun bersumpah dengannya. Sejenak saya ingin mengingatkan tentang surat Al Ashr (surat ke 103, Makkiyah, diturunkan setelah surat Al Insyirah)

1. Demi Masa.

2. Sesungguhnya manusia dalam kerugian.

3. Kecuali orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal shalih dan saling menasehati agar menaaati kebenaran dan saling menasihati dalam kesabaran.

Dalam tafsir Ibnu Katsir imam Syafi’i rahimahullah mengomentari surat ini dengan kalimat, ”Kalau saja umat manusia merenungkan surat ini, pastilah sudah cukup (jika tidak diturunkan surat lainnya)”.

Waktu terus berlalu mengurangi jatah kita hidup di dunia ini, jika saja kita tidak pandai mengaturnya mungkin kita termasuk golongan yang merugi. Astaghfirullohaladzhim. Tidak ada yang pantas dirayakan dari kurangnya umur kita, sepantasnya menjadi renungan dan evaluasi terhadap kinerja ibadah kita. Sudahkah tahun ini kita merasa lebih baik? Bagaimana dengan kualitas ibadah shalat kita? Bagaimana kondisi shaum kita? Apa kabar dengan tahajud kita? Belum lagi dengan kabar saudara kita di Palestina yang mungkin kita lalai mendoakan mereka. Padahal hak muslim terhadap muslim lain adalah mendoakannya.

Rasululloh SAW bersabda, ”Tidak dikatakan beriman diantara kalian sampai kalian mencintai saudaranya seperti mencintai dirinya sendiri” (HR. Bukhari)

Semoga malam ini kita dapat menggunakannya dengan muhasabah atau evaluasi diri kita, untuk kemudian melakukan perbaikan di waktu mendatang. Bukankah Rasulullah SAW mengkategorikan orang yang beruntung adalah orang yang lebih baik dari hari kemarin?

Saudaraku yang dirahmati Allah SWT,

Tadi sempat saya menonton berita bahwa tiket seharga Rp. 250.000 yang disediakan sebuah panitia club malam di Jakarta ludes terjual, padahal jumlah tiket yang dijual sekitar 3000 tiket. Saya berangan andai saja uang Rp. 750.000.000 itu digunakan untuk menyantuni kaum faqir di sekitar Jakarta, pasti tahun baru 2011 akan sangat mereka rasakan manfaatnya, atau paling tidak diberikan semacam beasiswa bagi mereka anak-anak yang seharusnya sekolah, bukan bekerja sebagai pengamen dan sebagainya. Banyak cara yang lebih bermanfaat. Setiap akhir tahun kita saksikan di berbagai tempat banyak kegiatan yang cenderung berlebihan. Tidak proporsional dalam menyikapi yang seharusnya. Hal penting menjadi tidak penting, dan hal tidak penting menjadi (seolah) penting. Saya tidak berani mengatakan kegiatan yang biasanya dilakukan seperti ramai-ramai ke pantai, puncak atau ngumpul-ngumpul dengan berkahir kembang api dan sebagainya adalah kegiatan yang sia-sia, tapi sampai saat ini saya belum bisa melihat lebih besar kebaikannya saja. Lain halnya jika kita mengikuti kajian islam, bermuhasabah, atau semisal itu, mungkin saya bisa katakan itu lebih baik. Kalau kita saksikan kemeriahan setiap akhir tahun saya khawatir ini bagian dari sifat sia-sia. Maaf, ini sekedar pendapat saya saja. Ironisnya negeri ini jika kita tidak merubahnya.

Saudaraku yang dirahmati Allah SWT,

Banyak kata bijak yang dapat kita jadikan dalam memotivasi diri, salah satunya adalah orang yang sukses adalah orang yang dapat merencanakan dengan sukses. Ini artinya perencanaan menentukan kesuksesan. Pergantian waktu menuntut kita untuk menjadi lebih baik. Salah satunya adalah mempunyai target yang akan dicapai di waktu berikutnya. Mungkin istilah ini lebih familiar dengan 'resolusi'. Berbagai macam target dapat menjadi arah dalam menuju kesuksesan. Target intelektual, target financial, target emosional, target ruhiyah, dan lain sebagainya. Saya ingin mengajak teman-teman untuk sedikit meluangkan waktu di malam pergantian tahun ini untuk menyusun target-target itu, kemudian menjadikannya nafas segar di hari pertama tahun depan. Semoga dengan menyusun target yang akan dicapai, menjadikan kita mempunyai track yang baik dalam menuju kesuksesan.

Di akhir tulisan yang sederhana ini sejenak kita berdoa,

Yaa Allah yang Maha Rahman dan Rahim,

Ampunilah segala dosa dan kelalaian kami akan waktu yang kau beri,

Yaa Allah yang Maha Pengampun,

Berikanlah kami ampunan atas dosa yang kami lakukan,

Dosa yang kian hari kian bertambah, hanya kepadaMulah kami memohon ampunan.

Yaa Allah pemilik masa,

Jadikanlah kami insan yang pandai dalam memperbaiki diri,

Jadikanlah kami insan yang pandai menata hati, menjadi pribadi yang baik.

Yaa Allah yang Maha Rahmah,

Berikanlah kami kekuatan dalam istiqomah di jalan dakwah,

Jangan biarkan kami menjadi orang yang lalai akan perintah dan larangan yang telah RasulMu sampaikan. Jangan biarkan kami menjadi orang-orang yang merugi.

Yaa Allah terimalah doa dan amal ibadah kami.

Sampaikanlah kami di RamadhanMu.

Aaamiin yaa Rabbal ‘alaamiin.

Alhamdulillah………..

Saya mohon maaf jika ada kata yang kurang berkenan. Semoga kita menjadi lebih baik dan berguna untuk umat, bangsa dan negara.

Semoga bermanfaat. Tetap dalam perjoeangan..!!!

Arif Aditiya

26 Muharam 1432 H,

31 Desember 2010 M

1 Comments:

blame said...

inget ma materi kultum niy...xixixi

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | Blogger Templates